Pelaksanaan Continuity Of Care Pada Neonatus Dan Bayi Di Era Pandemi Covid-19 Di Wilayah Puskesmas Banjarmasin Indah Tahun 2022
DOI:
https://doi.org/10.71456/adc.v1i1.32Keywords:
Continuity Of Care, Neonatus, Bayi, Puskesmas Banjarmasin IndahAbstract
Continuity of care merupakan hal yang mendasar dalam model praktik kebidanan untuk memberikan asuhan yang holistik, membangun kemitraan yang berkelanjutan untuk memberikan dukungan, dan membina hubungan saling percaya antara bidan dengan klien. Pelaksanaan asuhan Continuity of Care (COC) ini didalamnya secara tidak langsung akan memperkuat rasa kepercayaan antara bidan dan juga klien, karena asuhan yang diberikan berlangsung dalam waktu yang intens dan berkelanjutan. Selain itu, menurut berbagai penelitian yang telah dilakukan, asuhan Continuity of Care ini terbukti bermanfaat bagi wanita melalui pengurangan intervensi yang dilakukan dan penurunan angka morbiditas ibu dan bayi baru lahir. Dengan dilakukannya pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat mendeteksi secara dini gejala Covid-19 terhadap Neonatus dan Bayi melalui pelaksanaan Continuity Of Care dan meningkatkan angka derajat kesehatan yang lebih baik pada bayi, sehat fisik dan tumbuh serta berkembang secara normal di era pandemi covid-19.
References
Astuti, H. P. 2017. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Ibu I (Kehamilan). Yogyakarta: Rohima Press.
Cummins AM, Denney W, Homer CSE. 2015. The Experiences of New Graduate Midwifes Working in Midwifery Continuity of Care Models in Australia. Elsevier 31(4) : 438 – 444.
Gugus Tugas COVID-19. 2020. Pedoman Penanganan Cepat Medis dan Kesehatan Masyarakat COVID-19 Di Indonesia. Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 : Jakarta
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia/Kemenkes RI.(a). 2020. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID-19) Revisi ke-4. Direktorat Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI : Jakarta
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia/Kemenkes RI.(b). 2020. Pedoman Bagi Ibu Hamil, Ibu Nifas dan Bayi Baru Baru Lahir Selama Social Distancing. Sub Direktorat Kesehatan Maternal dan Neonatal, Direktorat Kesehatan Keluarga, Direktorat Jendral Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI : Jakarta
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia/Kemenkes RI.(c). 2020. Pedoman Bagi Ibu Hamil, Ibu Nifas dan Bayi Baru Baru Lahir Di Era Pandemi COVID-19. Direktorat Kesehatan Keluarga, Direktorat Jendral Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI : Jakarta
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia/Kemenkes RI.(d). 2016. Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Kementerian Kesehatan RI dan Japan International Cooperation Agency/JICA : Jakarta
Kementerian Kesehatan RI,. 2020. Pedoman Bagi Ibu Hamil, Bersalin, Nifasm dan Bayi Baru Lahir di Era Pandemi Covid-19. Dirjen Kesehatan Keluarga: Kemenkes RI
Kementrian Kesehatan RI. 2015. InfoDATIN. Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI. Situasi Kesehatan Kerja. Jakarta: Kemenkes RI
Kim, S. Y. 2017. Continuity of Care. Korean Journal Family Medicine 38:241
Kristiyanasari Weni. S. Kep. Ns. Asuhan Keperawatan Neonatus Dan Anak.Yogyakarta: Nuha Medika; 2011. H. 71.
Kumalasari, Intan & Andhyantoro (2018). Kesehatan Reproduksi Untuk Mahasiswa Kebidanan & Keperawatan. Jakarta : Selemba Medika
Marmi, dkk. Asuhan Neonatus Bayi, Balita, dan Anak Prasekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2012.
Periman N, Deborah LD, Sally F. 2018. What Woman Value in Midwifery Continuity of Care Model: A Systematic Review With Meta-Synthesis. Elsevier 62: 220-229.
Sandall, J. 2017. The Contribution Of Continuity Of Midwifery Care To High Quality Maternity Care. Royal College of Midwives (RCM) 1-11
Syaifuddin, Abdul Bari. 2006. Pelayanan Kesehatan Maternal Dan Neonatal. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Syahrida Wahyu Utami, Nur Cahyani Ari Lestari, Latifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





