EduCurio: Education Curiosity https://yptb.org/index.php/educurio <div style="text-align: justify;"><strong>EduCurio</strong>: <strong>Education Curiosity<em> </em></strong>[p-ISSN: <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2964-6146" target="_blank" rel="noopener"><strong>2964-6146</strong></a> | e-ISSN: <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2963-0339" target="_blank" rel="noopener"><strong>2963-0339</strong></a>] menerbitkan artikel tentang bidang Pendidikan dan Pembelajaran secara umum. Berisi artikel yang merupakan hasil penelitian yang ditulis oleh para ahli, ilmuwan, praktisi, guru, dosen dan reviewer di bidang Pendidikan dan Pembelajaran. Jurnal ini terbit 3 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Jan-April, Mei-Agustus, Sept-Desember. Jurnal ini diterbitkan oleh ...[<a href="https://yptb.org/index.php/educurio/about">Baca Selengkapnya Klik Disini</a>] | <strong>Terakreditasi SINTA 4 SK. terlampir [<a href="https://drive.google.com/file/d/1rdCegbYkqB7lf-rhqLbrWdQzT42-sPeB/view" target="_blank" rel="noopener">Klik Di Sini</a>].</strong></div> <div style="text-align: justify;"> <div style="text-align: justify;"> <div align="left"> <div align="justify"><hr /></div> <div align="left"> <table style="width: 100%; background-color: #e2f1f0; height: 225px;"> <tbody> <tr> <td style="width: 20%;"> Nama Jurnal</td> <td style="width: 80%;">: EduCurio: Education Curiosity</td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> Inisial</td> <td style="width: 80%;">: ecu</td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> Frekuensi</td> <td style="width: 40%;">: 3 Terbitan per tahun (Januari, Mei dan September)</td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> Prefix DOI</td> <td style="width: 80%;">: <a href="https://doi.org/10.71456/ecu">https://doi.org/10.71456/ecu</a></td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> Print ISSN</td> <td style="width: 80%;">: <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2964-6146" target="_blank" rel="noopener">2964-6146</a></td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> Online ISSN </td> <td style="width: 80%;">: <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2963-0339" target="_blank" rel="noopener">2963-0339</a></td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> OAI Jurnal</td> <td style="width: 80%;">: <a href="https://yptb.org/index.php/educurio/oai" target="_blank" rel="noopener"><small>https://yptb.org/index.php/educurio/oai</small></a></td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> Editor-in-chief</td> <td style="width: 80%;">: Nadya Huda, M.Pd </td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> Publisher</td> <td style="width: 80%;">: Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian</td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> Indeksasi</td> <td style="width: 80%;">: <a href="https://scholar.google.com/citations?hl=id&amp;user=_lXme1QAAAAJ" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a> | <a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&amp;order=relevance&amp;and_facet_source_title=jour.1489543" target="_blank" rel="noopener">Dimensions</a> | <a href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/39839" target="_blank" rel="noopener">Garuda</a>| <a href="https://journals.indexcopernicus.com/search/journal/issue?issueId=393467&amp;journalId=132360" target="_blank" rel="noopener">Copernicus</a> | <a href="https://search.crossref.org/search/works?q=2963-0339&amp;from_ui=yes" target="_blank" rel="noopener">Crossreff</a> | <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/17571" target="_blank" rel="noopener">Sinta 4</a></td> </tr> </tbody> </table> <div style="text-align: justify;"> <div style="text-align: justify;"> <div align="left"> <div align="justify"><hr /></div> </div> </div> </div> </div> </div> </div> </div> Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian en-US EduCurio: Education Curiosity 2964-6146 <h3>License and Copyright Agreement</h3> <ol> <li class="show">Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.</li> <li>Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.</li> <li class="show">Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under <em>Creative Commons Attribution License</em> <a href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/" target="_blank" rel="noopener"><strong>(CC BY 4.0)</strong></a> that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal. </li> <li class="show">Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.</li> <li class="show">Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.</li> </ol> Strategi Guru Mengelola Dimensi Profil Lulusan Bertema Kearifan Lokal Bebubus untuk Membangun Kesadaran Lingkungan Ekologis https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2504 <p>Pembelajaran berbasis kearifan lokal merupakan salah satu cara mengaitkan materi pembelajaran dengan budaya dan lingkungan sekitar sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) strategi guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran berbasis kearifan lokal Bebubus untuk mendukung pencapaian dimensi profil lulusan, (2) faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya, serta (3) hasil penerapannya terhadap perkembangan kesadaran lingkungan ekologis siswa kelas V SD Negeri 03 Masbagik Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru dan siswa kelas V. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru merencanakan pembelajaran melalui asesmen diagnostik dan menyusun perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal Bebubus. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui kegiatan yang berpusat pada peserta didik sehingga mendukung pencapaian dimensi profil lulusan. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah, guru, orang tua, masyarakat, dan lingkungan sekolah. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, penyesuaian jadwal dengan narasumber, serta keterbatasan peserta didik dalam mengamati tradisi Bebubus secara langsung. Hambatan tersebut diatasi melalui koordinasi, penyesuaian jadwal, dan penggunaan media video. Penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal Bebubus meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku peduli lingkungan siswa serta mendukung pencapaian dimensi profil lulusan.</p> Navila Permata Sari Habibuddin Ahmad Yasar Ramdan Burhanuddin Copyright (c) 2026 Navila permata sari, Habibuddin, Ahmad Yasar Ramdan, & Burhanuddin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-04 2026-09-04 5 1 1 11 10.71456/ecu.v5i1.2504 Pengaruh Motivasi Kerja dan Etika Profesi Dosen terhadap Kinerja Dosen untuk Mewujudkan Pencapaian Hasil Belajar Mahasiswa https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2639 <p>Stagnasi pencapaian akademik mahasiswa dan ketimpangan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi menjadi tantangan nyata pada perguruan tinggi swasta berbasis keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji model struktural pengaruh motivasi kerja dan etika profesi dosen terhadap kinerja dosen serta implikasinya terhadap pencapaian hasil belajar mahasiswa. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori diterapkan pada populasi 84 dosen tetap dan 1.891 mahasiswa aktif di empat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) Kabupaten Garut. Sampel penelitian terdiri dari 47 dosen dan 117 mahasiswa yang ditentukan melalui rumus Slovin dan teknik penarikan sampel acak proporsional. Penyelarasan unit analisis dilakukan melalui teknik agregasi data nilai rata-rata. Data dianalisis menggunakan <em>Structural Equation Modeling-Partial Least Squares</em> (SEM-PLS) dengan SmartPLS 3.0. Hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa etika profesi dosen berpengaruh positif dan sangat dominan terhadap kinerja dosen (B=0,756; P=0,000) serta hasil belajar mahasiswa (B=1,241; P=0,000). Motivasi kerja dosen berpengaruh positif terhadap kinerja dosen (B=0,243; P=0,000), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa (B=0,111; P=0,607). Kinerja dosen tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa (B=-0,375; P=0,241). Penelitian menyimpulkan bahwa keteladanan moral dan etika profesi dosen berbasis nilai keislaman merupakan penentu utama keberhasilan pendidikan di PTKIS. Pimpinan perguruan tinggi disarankan mereorientasi sistem evaluasi kinerja dosen dari pemenuhan administratif birokratis menuju penguatan integritas etis guna mencegah kejenuhan belajar mahasiswa.</p> Ubun Bunyamin Masripah Ijudin Copyright (c) 2026 Ubun Bunyamin, Masripah, & Ijudin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-06 2026-09-06 5 1 12 27 10.71456/ecu.v5i1.2639 Internalisasi Nilai Moderasi Beragama dalam Membentuk Sikap Toleransi dan Mencegah Perundungan di Madrasah Ibtidaiyah https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2592 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai moderasi beragama, dalam membentuk sikap toleransi dan mencegah perundungan di Madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus tunggal. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi, dan diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai moderasi beragama dilakukan melalui pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, dan penguatan budaya sekolah. Proses internalisasi dilakukan melalui tahapan transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai yang berkontribusi dalam membentuk sikap toleransi dan mencegah perundungan di lingkungan madrasah. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa internalisasi nilai moderasi beragama dapat mendukung terbentuknya sikap toleransi dan menciptakan interaksi yang lebih harmonis di lingkungan sekolah.</p> Baiq Lusi Farida Habibuddin Arif Rahman Hakim M. Deni Siregar Copyright (c) 2026 Baiq Lusi Farida, Habibuddin, Arif Rahman Hakim, & M. Deni Siregar https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-09 2026-09-09 5 1 28–34 28–34 10.71456/ecu.v5i1.2592 Manajemen Pemasaran Pendidikan Berbasis Bauran Pemasaran 7P dan Efektivitas PPDB pada Sekolah Islam Terpadu https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2696 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen pemasaran pendidikan, efektivitas Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), serta hubungan keduanya di SIT Halqoh El-Istigotsah Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Sampel terdiri atas 20 guru dan staf yang terlibat dalam pemasaran dan PPDB, menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, linearitas, korelasi Pearson, dan koefisien determinasi. Hasil menunjukkan manajemen pemasaran pendidikan berbasis 7P memperoleh rata-rata 4,42 dengan kategori tinggi, sedangkan efektivitas PPDB memperoleh rata-rata 4,31 dengan kategori tinggi. Terdapat hubungan positif dan sangat kuat antara manajemen pemasaran dan efektivitas PPDB (r = 0,846; p = 0,000), dengan koefisien determinasi 71,6%. Semakin baik manajemen pemasaran, semakin tinggi efektivitas PPDB.</p> Hana Nafsani Muna Wahyu Hidayat Heny Mulyani Copyright (c) 2026 Hana Nafsani Muna, Wahyu Hidayat, & Heny Mulyani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-12 2026-09-12 5 1 35–45 35–45 10.71456/ecu.v5i1.2696 Integrasi Jajanan Tradisional Lombok dengan Teori Van Hiele dalam Memahami Konsep Bangun Datar Siswa Kelas IV MI Nwdi Selong https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2637 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teori belajar Van Hiele yang terintegrasi dengan jajanan tradisional Lombok terhadap pemahaman konsep geometri bangun datar siswa kelas IV MI NWDI Selong. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep geometri bangun datar siswa, terutama dalam mengidentifikasi bentuk, membedakan sifat-sifat, dan memahami hubungan antarbangun datar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain <em>Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest Design</em>. Sampel penelitian berjumlah 25 siswa kelas IV yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan tes pemahaman konsep berupa <em>pretest</em> dan <em>posttest</em>. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji <em>paired sample t-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 51 pada <em>pretest</em> menjadi 73,60 pada <em>posttest</em>. Uji normalitas menunjukkan data <em>pretest </em>dan<em> posttest</em> berdistribusi normal dengan nilai signifikansi masing-masing 0,270 dan 0,091. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai t = -12,235 dengan signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 &lt; 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan teori belajar Van Hiele yang terintegrasi dengan jajanan tradisional Lombok berpengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep geometri bangun datar siswa. Integrasi objek budaya lokal memberikan pengalaman belajar yang konkret, kontekstual, dan bermakna.</p> Linda Meilya Maulida Muh. Yazid Musabihatul Kudsiah Iwan Usma Wardani Copyright (c) 2026 Linda Meilya Maulida, Muh. Yazid, Musabihatul Kudsiah, & Iwan Usma Wardani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-12 2026-09-12 5 1 46–51 46–51 10.71456/ecu.v5i1.2637 Pengaruh Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Disiplin Diri Siswa Menggunakan Teknik Behavior Contract di SMK Negeri 5 Banjarmasin https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2632 <p>Disiplin diri merupakan aspek penting dalam mendukung keberhasilan siswa dalam proses pendidikan. Namun, masih ditemukan siswa yang melanggar tata tertib sekolah, seperti datang terlambat, tidak menggunakan atribut sekolah, membolos, dan kurang menaati peraturan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik <em>behavior contract</em> dalam meningkatkan disiplin diri siswa kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) di SMK Negeri 5 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>Pre-Experimental Design</em> melalui desain <em>One Group Pretest-Posttest</em>. Populasi penelitian berjumlah 33 siswa dengan sampel 10 siswa yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em> berdasarkan kriteria memiliki disiplin diri rendah. Data dikumpulkan menggunakan angket disiplin diri sebanyak 22 item yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas dan uji t dengan bantuan SPSS versi 27. Perlakuan diberikan melalui tiga kali pertemuan bimbingan kelompok menggunakan teknik <em>behavior contract</em>. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan disiplin diri siswa. Rata-rata skor <em>pretest</em> sebesar 52,80 berada pada kategori sedang, sedangkan skor <em>posttest</em> sebesar 83,70 berada pada kategori tinggi. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 16,733 &gt; t tabel 2,262 dengan signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari bimbingan kelompok dengan teknik <em>behavior contract</em> terhadap peningkatan disiplin diri siswa.</p> Norhalidah Ainun Heiriyah Zainal Fauzi Copyright (c) 2026 Norhalidah, Ainun Heiriyah, & Zainal Fauzi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-13 2026-09-13 5 1 52 59 10.71456/ecu.v5i1.2632 Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknik Role Play untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMA Negeri 11 Banjarmasin https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2633 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepercayaan diri siswa sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik <em>role playing</em> dan untuk mengetahui besarnya pengaruh layanan tersebut terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa kelas X SMA Negeri 11 Banjarmasin. Fenomena rendahnya kepercayaan diri siswa tampak dari keengganan mengemukakan pendapat, kecemasan tampil di depan kelas, serta kecenderungan menarik diri dari aktivitas kelompok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain<em> pre-experimental one group pretest-posttest design</em>. Sampel penelitian berjumlah 10 siswa kelas X yang ditentukan melalui teknik <em>purposive sampling</em> berdasarkan kriteria memiliki tingkat kepercayaan diri rendah. Data dikumpulkan menggunakan angket skala kepercayaan diri model Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (<em>Cronbach’s Alpha</em> = 0,885) dan dianalisis menggunakan uji normalitas <em>Kolmogorov-Smirnov</em> serta uji-t berpasangan (<em>paired sample t-test</em>). Hasil <em>pretest</em> menunjukkan seluruh sampel berada pada kategori kepercayaan diri rendah dengan rata-rata skor 30,7. Setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik <em>role playing</em> sebanyak tiga kali pertemuan, hasil posttest menunjukkan delapan dari sepuluh siswa mengalami peningkatan kepercayaan diri menjadi kategori sedang, sedangkan dua siswa masih berada pada kategori rendah. Hasil uji-t menunjukkan nilai t = -3,619 dan signifikansi sebesar 0,006 (p &lt; 0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Simpulan penelitian ini adalah layanan bimbingan kelompok dengan teknik <em>role playing</em> efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa sehingga dapat dijadikan salah satu alternatif strategi bagi guru bimbingan dan konseling di sekolah.</p> Januari Selamat Rifandi Heiriyah Ainun Tohari Sabit Copyright (c) 2026 Januari Selamat Rifandi, Heiriyah Ainun, & Tohari Sabit https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-14 2026-09-14 5 1 60 65 10.71456/ecu.v5i1.2633 Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Negeri 12 Banjarmasin https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2635 <p><span class="s3">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah</span> <span class="s3">diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama, serta menganalisis pengaruh layanan tersebut</span> <span class="s3">terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 12 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan</span><span class="s3">pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental design berbentuk <em>One Group Pretest–Posttest Design</em>.</span> <span class="s3">Subjek penelitian berjumlah 10 siswa kelas X yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em> berdasarkan</span> <span class="s3">rekomendasi guru Bimbingan dan Konseling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kemampuan</span> <span class="s3">berpikir kritis berskala Likert yang disusun berdasarkan indikator Ennis dan telah diuji validitas (11 dari 18 item</span> <span class="s3">dinyatakan valid) serta reliabilitas (<em>Cronbach’s Alpha</em> = 0,662). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif,</span> <span class="s3">uji normalitas Shapiro–Wilk, dan uji hipotesis <em>Wilcoxon Signed Rank Test</em>. Hasil penelitian menunjukkan ratarata</span> <span class="s3">skor pretest sebesar 30,50 dan posttest sebesar 32,30, atau meningkat 1,80 poin. Hasil uji hipotesis</span> <span class="s3">memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,051 (&gt; 0,05), sehingga H0 diterima dan Ha ditolak. Dengan</span> <span class="s3">demikian, secara statistik layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama belum memberikan pengaruh</span> <span class="s3">yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, meskipun secara deskriptif terjadi peningkatan skor</span> <span class="s3">setelah pemberian layanan. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknik sosiodrama tetap berpotensi sebagai</span> <span class="s3">strategi layanan bimbingan dan konseling untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan</span> <span class="s3">catatan diperlukan jumlah sampel yang lebih besar dan durasi intervensi yang lebih panjang agar pengaruhnya</span> <span class="s3">teruji secara signifikan.</span></p> Diyanti Ainun Heiriyah Sabit Tohari Copyright (c) 2026 Diyanti, Ainun Heiriyah, & Sabit Tohari https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-14 2026-09-14 5 1 66–71 66–71 10.71456/ecu.v5i1.2635 Pengaruh Konseling Kelompok dengan Teknik Behavior Contract untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa SMA Negeri 11 Banjarmasin https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2631 <p>Kedisiplinan merupakan aspek penting dalam pendidikan yang berperan membentuk karakter dan perilaku siswa, namun sebagian siswa kelas X SMA Negeri 11 Banjarmasin masih menunjukkan perilaku kurang disiplin seperti datang terlambat, tidak mematuhi tata tertib sekolah, dan kurang bertanggung jawab terhadap tugas. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kedisiplinan siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik<em> behavior contract</em>, serta menganalisis pengaruh layanan tersebut terhadap peningkatan kedisiplinan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental design jenis <em>one group pretest-posttest design</em>. Sampel penelitian berjumlah delapan siswa yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em> dari populasi 96 siswa kelas X berdasarkan rekomendasi guru Bimbingan dan Konseling. Data dikumpulkan menggunakan angket kedisiplinan berisi 25 pernyataan yang diberikan sebelum dan sesudah lima kali pertemuan konseling kelompok, kemudian dianalisis dengan uji <em>paired sample t-test</em> berbantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata kedisiplinan siswa dari 71,88 pada <em>pretest</em> menjadi 88,25 pada posttest. Uji hipotesis memperoleh nilai t sebesar -5,406 dengan signifikansi 0,001 yang lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian, layanan konseling kelompok dengan teknik <em>behavior contract</em> berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa SMA Negeri 11 Banjarmasin.</p> <p> </p> <p> </p> <p> </p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>Discipline is an important aspect of education that shapes students’ character and behavior, yet some tenth-grade students at SMA Negeri 11 Banjarmasin still displayed undisciplined behavior such as arriving late, failing to comply with school rules, and lacking responsibility for assignments. This study aimed to determine students’ discipline levels before and after group counseling with the behavior contract technique and to examine the effect of this service on improving student discipline. The study used a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The sample consisted of eight students selected through purposive sampling from a population of 96 tenth-grade students based on recommendations from the Guidance and Counseling teacher. Data were collected using a 25-item discipline questionnaire administered before and after five group counseling sessions, then analyzed using a paired sample t-test with SPSS version 25. Results showed an increase in students’ average discipline score from 71.88 in the pretest to 88.25 in the posttest. The hypothesis test yielded a t value of -5.406 with a significance of 0.001, smaller than 0.05, so the null hypothesis was rejected and the alternative hypothesis accepted. It can therefore be concluded that group counseling with the behavior contract technique has a significant effect on improving student discipline at SMA Negeri 11 Banjarmasin.</em></p> Siska Muliati Zainal Fauzi Ainun Heiriyah Copyright (c) 2026 Siska Muliati, Zainal Fauzi, & Ainun Heiriyah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-15 2026-09-15 5 1 72–77 72–77 10.71456/ecu.v5i1.2631 Profil Rumah Betang Manggatang Utus di Desa Sei Pasah Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2716 <p>Rumah Betang Manggatang Utus merupakan salah satu rumah adat masyarakat Dayak Ngaju yang berada di Desa Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Keberadaan Rumah Betang tidak hanya menunjukkan karakteristik arsitektur tradisional masyarakat Dayak Ngaju, tetapi juga menjadi bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan identitas budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil Rumah Betang Manggatang Utus yang meliputi lokasi, kondisi fisik, karakteristik bangunan, ornamen, sejarah, perubahan pemanfaatan, dan pengelolaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi nonpartisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah tiga orang, yaitu Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kapuas serta dua orang pegawai pada instansi tersebut. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Betang Manggatang Utus terletak di Desa Sei Pasah dan masih berada dalam kondisi cukup baik serta terawat. Bangunan mempertahankan karakteristik rumah panggung dengan bentuk memanjang dan penggunaan material kayu pada struktur bangunan. Beberapa ornamen dan ukiran khas Dayak masih dipertahankan sebagai bagian dari identitas budaya. Rumah Betang yang pada masa lalu digunakan sebagai tempat tinggal bersama beberapa keluarga kini tidak lagi berfungsi sebagai hunian komunal. Pemanfaatannya telah mengalami perubahan menjadi ruang untuk kegiatan sosial, adat, budaya, penyambutan tamu, dan pengenalan budaya Dayak Ngaju. Pengelolaan Rumah Betang berada di bawah Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kapuas sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya. Dengan demikian, Rumah Betang Manggatang Utus tetap memiliki nilai penting sebagai representasi sejarah dan identitas budaya masyarakat Dayak Ngaju di Kabupaten Kapuas.</p> Jamilah Bulgariah Hanafi Copyright (c) 2026 Jamilah Bulgariah Hanafi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-15 2026-09-15 5 1 78 83 10.71456/ecu.v5i1.2716 Konsumsi Konten Keagamaan di Media Sosial dan Dinamika Praktik Tradisi Keagamaan Masyarakat Desa Masbagik Timur https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2719 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola konsumsi konten keagamaan di media sosial, mengkaji bentuk dan pelaksanaan tradisi keagamaan, serta menganalisis implikasinya terhadap dinamika praktik keagamaan masyarakat Desa Masbagik Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Kemudian untuk mengecek keabsahaan data digunakan teknik Triangulasi, <em>Persistent Observation</em>, dan <em>Member Check</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah menjadi sumber tambahan pengetahuan agama melalui ceramah, kajian, nasehat, dan informasi keagamaan, dengan pola konsumsi yang aktif, beragam, dan selektif. Meskipun memperoleh berbagai pemahaman melalui media digital, masyarakat tetap mempertahankan tradisi seperti pengajian, doa bersama, dzikir, pembacaan Al-Qur’an, dan peringatan hari besar Islam. Konsumsi konten digital lebih banyak mendorong perubahan dalam cara memahami, membandingkan, dan mendiskusikan tradisi daripada menghilangkannya. Dengan demikian, media sosial berperan dalam membentuk dinamika keberagamaan melalui proses adaptasi antara pengetahuan digital dan tradisi keagamaan lokal.</p> Fathul Pajri Siti Nurul Fitriani Khairul Hapizin Copyright (c) 2026 Fathul Pajri, Siti Nurul Fitriani, & Khairul Hapizin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-17 2026-09-17 5 1 84–97 84–97 10.71456/ecu.v5i1.2719 Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Siswa di SMP Negeri 5 Sikur https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2720 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter siswa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya di SMP Negeri 5 Sikur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru PAI berperan sebagai pendidik, teladan, pembimbing, motivator, penggerak pembiasaan, pengawas, dan evaluator dalam menanamkan nilai religius, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kesopanan, dan kepedulian siswa. Pembentukan karakter dilakukan melalui pembelajaran, keteladanan, nasihat, pendampingan, serta pembiasaan perilaku positif secara berkelanjutan. Adapun pelaksanaannya dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kompetensi dan keteladanan guru, lingkungan sekolah, keluarga, teman sebaya, kesadaran siswa, serta perkembangan teknologi dan media sosial. Faktor-faktor tersebut dapat menjadi pendukung maupun penghambat dalam proses pembentukan karakter. Oleh karena itu, pembentukan karakter siswa memerlukan pembinaan yang konsisten serta kerja sama antara guru, sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial. Secara keseluruhan, peran guru PAI berkontribusi positif terhadap perkembangan karakter siswa, terutama dalam meningkatkan religiusitas, kedisiplinan, tanggung jawab, kesopanan, kepedulian, dan kesadaran moral dalam kehidupan sehari-hari.</p> Rudi Hamdani Muh. Sya’rani Copyright (c) 2026 Rudi Hamdani, & Muh. Sya’rani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-17 2026-09-17 5 1 98–108 98–108 10.71456/ecu.v5i1.2720 Peran Lingkungan Keluarga dalam Membentuk Kecerdasan Emosional (EQ) Remaja Masjid Jami’ Asy Syura Penedagandor https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2721 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran lingkungan keluarga dalam membentuk kecerdasan emosional (EQ) remaja serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan kecerdasan emosional (EQ) Remaja Masjid Jami’ Asy Syura Penedagandor. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatakan fenomenologi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kecerdasan emosional (EQ) remaja, yang terlihat melalui perhatian keluarga, komunikasi yang terjalin, nasihat dan bimbingan, serta keteladanan orang tua. Keempat aspek tersebut membantu remaja dalam mengembangkan kemampuan mengelola emosi, berinteraksi sosial, serta bersikap lebih dewasa dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ditemukan faktor pendukung berupa lingkungan masjid yang aktif, hubungan teman sebaya yang positif, serta lingkungan keluarga yang religius. Adapun faktor penghambat meliputi komunikasi keluarga yang belum optimal, kurangnya perhatian orang tua, serta penggunaan handphone dan media sosial yang tidak terkontrol. Secara keseluruhan, kecerdasan emosional (EQ) remaja sangat dipengaruhi oleh kualitas interaksi dalam lingkungan keluarga dan sosial di sekitarnya.</p> Masruruddin Muh. Sya’rani Copyright (c) 2026 Masruruddin, & Muh. Sya’rani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-17 2026-09-17 5 1 109–121 109–121 10.71456/ecu.v5i1.2721 Strategi Guru Fikih dalam Pembinaan Karakter Siswa Kelas XI Melalui Pembiasaan Ibadah Shalat Berjama’ah di Ponpes Tarbiyatul Muslimin Dasan Malang Tahun Pembelajaran 2025/2026 https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2722 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru fikih dalam pembinaan karakter siswa kelas XI melalui pembiasaan ibadah shalat berjamaah, mengetahui nilai-nilai karakter yang terbentuk, serta menganalisis kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaannya di Ponpes Tarbiyatul Muslimin Dasan Malang Tahun Pembelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahapan, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru fikih dilakukan melalui pembiasaan shalat berjamaah secara rutin, keteladanan, pemberian bimbingan dan motivasi, serta pengawasan dan evaluasi yang berkesinambungan. Pembiasaan tersebut mampu membentuk nilai karakter pada siswa, meliputi religius, disiplin, tanggung jawab, peduli sosial, kebersamaan, dan kepatuhan terhadap aturan. Adapun kendala yang dihadapi meliputi belum meratanya kesadaran siswa, perbedaan karakter dan latar belakang, pengaruh teman sebaya, serta keterbatasan pengawasan. Meskipun demikian, berbagai kendala tersebut dapat diatasi melalui pembinaan yang berkelanjutan, pendekatan persuasif, keteladanan guru, dan kerja sama dengan pengurus pesantren. Dengan demikian, pembiasaan ibadah shalat berjamaah bisa berperan dalam mendukung pembinaan karakter siswa secara berkelanjutan di lingkungan pesantren.</p> Muh. Halki Majdi Lalu Awaludin Akbar Sujono Copyright (c) 2026 Muh. Halki Majdi, Lalu Awaludin Akbar, & Sujono https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-17 2026-09-17 5 1 122–133 122–133 10.71456/ecu.v5i1.2722 Sejarah Kodifikasi Al-Qur’an, Tradisi Literasi, dan Relevansinya terhadap Pengembangan Pendidikan Islam https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2759 <p>Sejarah kodifikasi Al-Qur’an merupakan bagian penting dalam perkembangan tradisi keilmuan Islam sekaligus memiliki relevansi kuat terhadap pendidikan. Proses pemeliharaan Al-Qur’an sejak masa Nabi Muhammad saw., penghimpunan pada masa Abu Bakar al-Shiddiq, hingga standardisasi mushaf pada masa Utsman bin Affan menunjukkan adanya hubungan erat antara tradisi lisan, tradisi tulis, dan pengembangan literasi umat Islam. Artikel ini bertujuan menganalisis sejarah kodifikasi Al-Qur’an, perkembangan tradisi literasi yang menyertainya, serta relevansinya terhadap pengembangan pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis historis-deskriptif. Data diperoleh dari Al-Qur’an, hadis, kitab ulum Al-Qur’an, buku sejarah, serta artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kodifikasi Al-Qur’an berlangsung secara bertahap melalui proses hafalan, penulisan, verifikasi, penghimpunan, dan standardisasi. Proses tersebut menunjukkan bahwa tradisi literasi Islam sejak awal dibangun melalui integrasi kemampuan membaca, menulis, menghafal, memahami, dan mentransmisikan pengetahuan. Dalam konteks pendidikan Islam, sejarah kodifikasi memberikan prinsip penting berupa ketelitian sumber, verifikasi pengetahuan, penghargaan terhadap tradisi keilmuan, budaya membaca-menulis, dan integrasi literasi lisan dengan literasi tertulis. Dengan demikian, kodifikasi Al-Qur’an tidak hanya memiliki makna historis-teologis, tetapi juga menjadi inspirasi epistemologis dan pedagogis bagi pengembangan pendidikan Islam.</p> Ngalimun Amirul Bakhri Copyright (c) 2026 Ngalimun, & Amirul Bakhri https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-18 2026-09-18 5 1 134–144 134–144 10.71456/ecu.v5i1.2759 Relasi Agama dan Budaya dalam Praktik Pendidikan Keagamaan Hindu di Kalimantan Tengah https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2760 <p>Relasi agama dan budaya merupakan aspek penting dalam memahami praktik pendidikan keagamaan Hindu di Kalimantan Tengah. Pendidikan agama tidak berlangsung dalam ruang sosial yang terpisah, tetapi berinteraksi dengan nilai, tradisi, bahasa, simbol, ritual, dan identitas budaya masyarakat. Dalam konteks Kalimantan Tengah, Hindu Kaharingan memperlihatkan hubungan erat antara ajaran keagamaan dan budaya Dayak, khususnya Dayak Ngaju. Artikel ini bertujuan menganalisis bentuk relasi agama dan budaya dalam praktik pendidikan keagamaan Hindu serta kontribusinya terhadap pembentukan identitas, karakter, dan keberlanjutan budaya lokal. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan. Data bersumber dari buku, artikel jurnal, dokumen akademik, dan hasil penelitian mengenai Hindu Kaharingan, pendidikan agama Hindu, budaya Dayak, serta kearifan lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa relasi agama dan budaya terwujud melalui empat bentuk utama, yaitu integrasi ajaran Hindu dengan kearifan lokal Kaharingan, pemanfaatan ritual dan tradisi sebagai sumber belajar, penggunaan bahasa dan simbol budaya dalam pembelajaran, serta pendidikan agama sebagai sarana pelestarian identitas dan pembentukan karakter. Pendidikan keagamaan Hindu tidak hanya mentransmisikan pengetahuan agama, tetapi juga memperkuat nilai budaya dan identitas masyarakat. Karena itu, pendidikan Hindu perlu menyeimbangkan universalitas ajaran dengan kekhasan budaya lokal.</p> Ni Made Ratini Mariatie Suwito Copyright (c) 2026 Ni Made Ratini, Mariatie, & Suwito https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-18 2026-09-18 5 1 145 154 10.71456/ecu.v5i1.2760 Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran Akidah Akhlak pada Siswa Kelas X MA Al-Jariyah NWDI San Baro https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2791 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Akidah Akhlak pada siswa kelas X MA Al-Jariyah NWDI San Baro, menganalisis hasil pemahaman serta perubahan sikap siswa, dan mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat dalam proses internalisasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (<em>field research</em>). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan Kepala Madrasah, guru Akidah Akhlak, dan siswa kelas X, serta dokumentasi. Teknik analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, waktu, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses internalisasi nilai moderasi beragama dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu transformasi nilai (penyampaian materi Islam Wasathiyah dan 9 nilai moderasi), transaksi nilai (dialog interaktif, diskusi kelompok, dan analisis studi kasus), serta transinternalisasi nilai (penugasan esai reflektif dan keteladanan sikap guru); (2) Hasil internalisasi tecermin dari meningkatnya pemahaman kognitif siswa mengenai ajaran Islam yang <em>rahmatan lil 'alamin,</em> lahirnya sikap toleran (<em>tasamuh</em>), penolakan terhadap pemahaman radikal dan ekstrem, serta terciptanya iklim madrasah yang inklusif tanpa tindakan diskriminasi maupun <em>bullying</em>; (3) Faktor pendukung utama meliputi keteladanan guru yang berlatar pelatihan/diklat serta iklim madrasah yang kondusif, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana teknologi/media pembelajaran digital serta pengaruh arus informasi media sosial di luar lingkungan madrasah.</p> U'baidin Ahmad Suaidi Copyright (c) 2026 U’baidin Ahmad, & Suaidi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-09-28 2026-09-28 5 1 155–162 155–162 10.71456/ecu.v5i1.2791 Pengaruh Model Think Talk Write Berbantuan Buku Cerita Bergambar terhadap Keterampilan Menulis Karangan Narasi https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2744 <p>Rendahnya keterampilan menulis karangan narasi peserta didik sekolah dasar dipengaruhi oleh pembelajaran konvensional dan minimnya integrasi media visual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran <em>Think Talk Write </em>(TTW) berbantuan media buku cerita bergambar terhadap keterampilan menulis karangan narasi peserta didik kelas IV pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 3 Masbagik Selatan. Penelitian kuantitatif ini menerapkan rancangan pre-experimental jenis <em>One Group Pretest-Posttest Design</em>. Sampel penelitian berjumlah 20 peserta didik kelas IV yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes unjuk kerja menulis karangan narasi lima aspek yang dinilai dengan rubrik analitik. Data dianalisis menggunakan Shapiro-Wilk, <em>Paired Sample T-Test</em>, dan Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 12,50 (pretest) menjadi 17,65 (<em>posttest</em>). Uji <em>Paired Sample T-Test</em> menghasilkan thitung = -15,765 dengan nilai signifikansi &lt; 0,001 (p &lt; 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan perlakuan terhadap keterampilan menulis. Ukuran besar pengaruh (<em>Cohen’s d</em>) sebesar 1,461 tergolong dalam kriteria pengaruh besar (<em>large effect</em>). Disimpulkan bahwa penerapan model <em>Think Talk Write</em> berbantuan buku cerita bergambar secara signifikan dan positif meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi peserta didik kelas IV SDN 3 Masbagik Selatan</p> Muhammad Sururuddin Zulfadli Hamdi Nur Kholiza M. Deni Siregar Copyright (c) 2026 Muhammad Sururuddin, Zulfadli Hamdi, Nur Kholiza, & M. Deni Siregar https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-10-05 2026-10-05 5 1 163–169 163–169 10.71456/ecu.v5i1.2744 Implementasi Program Kampung Iklim (PROKLIM) sebagai Upaya Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim di Desa Pulau Semambu https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2519 <p>Perubahan iklim merupakan permasalahan global yang berdampak terhadap aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi, terutama bagi masyarakat pedesaan yang bergantung pada sektor pertanian. Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi perubahan iklim adalah melalui Program Kampung Iklim (ProKlim). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Kampung Iklim sebagai upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Desa Pulau Semambu, Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas enam informan, yaitu Sekretaris Desa, Ketua PKK, dua masyarakat yang terlibat dalam ProKlim, dan dua masyarakat yang tidak terlibat. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ProKlim telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Kegiatan adaptasi dilakukan melalui pemanfaatan sumur bor bertenaga surya, budidaya tanaman, dan pengelolaan sumber daya air, sedangkan kegiatan mitigasi meliputi pengelolaan bank sampah, penghijauan, penanaman tanaman endemik, dan pemanfaatan energi terbarukan. Program memberikan manfaat dalam meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim dan kualitas lingkungan. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa partisipasi masyarakat yang belum merata dan terbatasnya pemahaman mengenai pentingnya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Dengan demikian, implementasi ProKlim telah berjalan cukup baik, tetapi memerlukan penguatan sosialisasi dan peningkatan partisipasi masyarakat agar tujuan program dapat tercapai secara optimal.</p> Anggi Pratiwi Azizah Husin Ardi Saputra Erna Retna Safitri Copyright (c) 2026 Anggi Pratiwi, Azizah Husin, Ardi Saputra, & Erna Retna Safitri https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-10-08 2026-10-08 5 1 170–178 170–178 10.71456/ecu.v5i1.2519 Peran Orang Tua terhadap Hasil Belajar Peserta Didik di SDN 006 Rambah https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2561 <p>Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya peran orang tua dalam mendukung proses pendidikan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran orang tua terhadap hasil belajar siswa di SDN 006 Rambah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan strategi studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua terhadap hasil belajar siswa diwujudkan melalui lima bentuk keterlibatan berdasarkan teori Epstein, yaitu <em>parenting, communicating, learning at home, decision making, </em>dan<em> collaborating with community</em>. Peran tersebut meliputi pemenuhan kebutuhan belajar, pembentukan karakter dan disiplin, pemberian motivasi, komunikasi dengan anak dan guru, pendampingan belajar, bantuan dalam menyelesaikan tugas, penetapan aturan belajar, pengambilan keputusan ketika anak mengalami kesulitan belajar, serta dukungan terhadap kegiatan di lingkungan masyarakat. S1 dengan hasil belajar tinggi menunjukkan keterlibatan yang lebih aktif, S2 dengan hasil belajar sedang menunjukkan keterlibatan cukup baik, sedangkan S3 dengan hasil belajar rendah menunjukkan keterlibatan lebih terbatas.</p> Susanti Hardianto Nurrahmawati Copyright (c) 2026 Susanti, Hardianto, & Nurrahmawati https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-10-08 2026-10-08 5 1 179–190 179–190 10.71456/ecu.v5i1.2561 Peran Probiotik dalam Pengelolaan Kesehatan Ikan dan Kualitas Air pada Sistem Akuakultur https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2656 <p>Intensifikasi akuakultur dapat meningkatkan kepadatan ikan dan jumlah pakan yang diberikan, sehingga berpotensi menyebabkan akumulasi sisa pakan dan feses, penurunan kualitas air, stres, serta meningkatnya risiko penyakit pada ikan. Kondisi tersebut memerlukan pendekatan pengelolaan yang mampu mendukung kesehatan ikan sekaligus menjaga kualitas lingkungan budidaya. Artikel ini bertujuan menganalisis peran probiotik dalam pengelolaan kesehatan ikan dan kualitas air pada sistem akuakultur berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Literatur yang relevan ditelaah, dikelompokkan, dibandingkan, dan disintesis berdasarkan dua tema utama, yaitu kesehatan ikan dan kualitas air. Hasil kajian menunjukkan bahwa probiotik berpotensi mendukung respons imun dan pertahanan ikan, membantu mengendalikan mikroorganisme patogen melalui kompetisi dan aktivitas antimikroba, serta menjaga keseimbangan mikrobiota. Pada lingkungan budidaya, probiotik dapat membantu penguraian bahan organik dan mendukung pengelolaan senyawa nitrogen, terutama amonia dan nitrit. Perbaikan kondisi lingkungan dan kesehatan ikan tersebut saling berkaitan dalam mendukung keberlanjutan sistem akuakultur. Efektivitas probiotik tetap dipengaruhi oleh jenis dan strain mikroorganisme, dosis, metode pemberian, spesies ikan, serta kondisi sistem budidaya.</p> Qiswatun Alfi Divya Ayu Setya Putri Nafisah Fiska Nasywa Anandra Atha Nailah Purwanti Leo Abi Nugroho Copyright (c) 2026 Qiswatun Alfi, Divya Ayu Setya Putri, Nafisah Fiska Nasywa Anandra, Atha Nailah Purwanti, & Leo Abi Nugroho https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-10-08 2026-10-08 5 1 191–197 191–197 10.71456/ecu.v5i1.2656 Pengembangan Media Manipulatif Berbasis Permainan melalui Box Kartu Angka Bergambar untuk Memfasilitasi Pemahaman Konseptual Operasi Hitung Bilangan Siswa Kelas II Sekolah Dasar https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/2875 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya penggunaan media konkret dalam pembelajaran matematika kelas II SDN 3 Sekarteja, sehingga pemahaman siswa terhadap operasi hitung penjumlahan dan pengurangan belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Box Kartu Angka Bergambar serta mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi <em>Analysis, Design, Development, Implementation, </em>dan <em>Evaluation</em>. Subjek uji coba terdiri atas 25 siswa kelas II. Data dikumpulkan melalui validasi ahli media dan ahli materi, angket kepraktisan guru, angket respon siswa, serta tes kemampuan melalui <em>pretest <sup>dan</sup> posttest</em>. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan validasi ahli media sebesar 78,67% dengan kategori layak dan validasi ahli materi sebesar 87,14% dengan kategori sangat valid. Penilaian tiga guru memperoleh rata-rata 42,33 dari skor maksimal 50 atau 84,66% dengan kategori sangat praktis, sedangkan respon siswa mencapai 79,2%. Rata-rata nilai meningkat dari 57,36 pada <em>pretest</em> menjadi 88,84 pada <em>posttest.</em> Nilai N-Gain sebesar 0,7227 atau 72,2663% berada pada kategori tinggi. Media Box Kartu Angka Bergambar dapat digunakan sebagai media pembelajaran operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pada siswa kelas II sesuai konteks uji coba penelitian.</p> Rizka Setiawati Musabihatul Kudsiah Muh. Yazid Rifaatul Mahmudah Copyright (c) 2026 Rizka Setiawati, Musabihatul Kudsiah, Muh. Yazid, & Rifaatul Mahmudah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-10-08 2026-10-08 5 1 198–207 198–207 10.71456/ecu.v5i1.2875