JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan https://yptb.org/index.php/jik <div style="text-align: justify;"><span style="box-sizing: border-box; font-weight: bolder; text-align: start;">JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan</span><span style="text-align: start;"> [e-ISSN : <strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20221215271901217" target="_blank" rel="noopener">2963-069X</a></strong>] adalah media publikasi artikel penelitian yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian Kalimantan Selatan, sesuai SK. KEMENKUMHAM : AHU-0025509.AH.01.04. TAHUN 2022 TANGGAL 14 DESEMBER 2022, dengan Ruang lingkup artikel yang diterbitkan di jurnal kesehatan meliputi: keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, promosi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, administrasi kesehatan, administrasi rumah sakit dan kesehatan umum lainnya. Jurnal kesehatan </span><span style="box-sizing: border-box; font-weight: bolder; text-align: start;">terbit dua kali</span><span style="text-align: start;"> dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember.</span></div> <div style="text-align: justify;"> <div style="text-align: justify;"> <div style="text-align: justify;"> <div style="text-align: justify;"> <div style="text-align: justify;"> <div align="left"> <div align="justify"><hr /></div> <div align="left"> <table style="width: 100%; background-color: #e2f1f0; height: 225px;"> <tbody> <tr> <td style="width: 20%;"> Nama Jurnal</td> <td style="width: 80%;">: Jurnal Ilmu Kesehatan</td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> Inisial</td> <td style="width: 80%;">: JIKES</td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> Frekuensi</td> <td style="width: 40%;">: 2 Terbitan per tahun (Januari-Juni dan Juli-Desember)</td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> Prefix DOI</td> <td style="width: 80%;">: <a href="https://doi.org/10.71456/jik">https://doi.org/10.71456/jik</a></td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> Online ISSN </td> <td style="width: 80%;">: <span style="text-align: start;"><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20221215271901217" target="_blank" rel="noopener">2963-069X</a></span></td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> OAI Jurnal</td> <td style="width: 80%;">: <a href="https://yptb.org/index.php/jik/oai" target="_blank" rel="noopener">https://yptb.org/index.php/jik/oai</a></td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> Editor-in-chief</td> <td style="width: 80%;">: Sri Purwanti, S.S.IT., M.Kes </td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> Publisher</td> <td style="width: 80%;">: Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian</td> </tr> <tr> <td style="width: 20%;"> Indeksasi</td> <td style="width: 80%;">: <a href="https://scholar.google.com/citations?hl=id&amp;user=kXmod2MAAAAJ" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a> | <a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&amp;order=relevance&amp;search_text=10.71456" target="_blank" rel="noopener">Dimensions</a> | <a href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/39863" target="_blank" rel="noopener">Garuda</a>| <a href="https://journals.indexcopernicus.com/search/journal/issue?issueId=393977&amp;journalId=133101" target="_blank" rel="noopener">Copernicus</a> | <a href="https://search.crossref.org/search/works?q=2963-069X&amp;from_ui=yes" target="_blank" rel="noopener">Crossreff</a></td> </tr> </tbody> </table> <div style="text-align: justify;"> <div style="text-align: justify;"> <div align="left"> <div align="justify"><strong>Form Pendaftaran Reviewer Jurnal:</strong> Formulir ini digunakan bagi yang ingin mendaftarkan diri menjadi seorang <strong>REVIEWER </strong>pada Jurnal ini. Silakan <strong><a href="https://forms.gle/wjM16aCcfUTQqUys7" target="_blank" rel="noopener">KLIK LINK INI</a> </strong><strong>untuk mengisi Formulir</strong></div> </div> </div> </div> </div> </div> </div> </div> </div> </div> </div> en-US jurnalq17@gmail.com (Dr. Ngalimun, M.Kom, M.Pd) jurnalq17@gmail.com (Agus Dian Mawardi, M.Pd) Fri, 02 Jan 2026 07:12:30 +0700 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Efektivitas Dextrose dalam Penanganan Hipoglikemia pada Pasien Diabetes Melitus: Literature Review https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1582 <p>Hipoglikemia merupakan kondisi emergensi yang sering terjadi pada pasien diabetes melitus akibat penggunaan insulin atau obat penurun glukosa. Penanganan cepat sangat diperlukan untuk mencegah komplikasi serius seperti gangguan kesadaran dan kerusakan neurologis. <em>Literature review</em> ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian dextrose dalam menangani hipoglikemia pada pasien diabetes melitus. Kajian dilakukan terhadap lima artikel yang memenuhi kriteria inklusi, mencakup desain pra-eksperimental dan studi kasus yang mengevaluasi perubahan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil telaah menunjukkan bahwa pemberian dextrose, baik dalam konsentrasi D10% melalui infus maupun D40% secara bolus, mampu meningkatkan kadar glukosa darah secara cepat pada hipoglikemia ringan hingga berat. Seluruh artikel melaporkan perbaikan kesadaran dan stabilisasi tanda vital setelah intervensi diberikan. Variasi konsentrasi memberikan respons yang berbeda, di mana D40% menunjukkan efek peningkatan glukosa yang lebih cepat, sedangkan infus D10% membantu menjaga kestabilan kadar glukosa serta mengurangi risiko rebound hiperglikemia. Secara keseluruhan, <em>literature review</em> ini menegaskan bahwa dextrose merupakan terapi utama yang efektif dan aman dalam manajemen hipoglikemia pada pasien diabetes melitus. Penyesuaian konsentrasi, dosis, dan metode pemberian perlu disesuaikan dengan kondisi klinis pasien untuk mencapai respons optimal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas penatalaksanaan hipoglikemia.</p> Nazwa Isni Fauza*, Vira Nian Nandini, Ida Rosidawati, Hana Ariyani Copyright (c) 2026 Nazwa Isni Fauza, Vira Nian Nandini, Ida Rosidawati, & Hana Ariyani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1582 Fri, 02 Jan 2026 00:00:00 +0700 Gambaran Pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) untuk Luka Laserasi pada TN. A di Kecamatan Kalimanah https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1587 <p>Latar belakang: Luka laserasi merupakan salah satu jenis luka terbuka yang cukup sering terjadi di masyarakat. Berdasarkan data Puskesmas Kecamatan Kalimanah tahun 2024, tercatat sekitar 27% kasus luka yang ditangani merupakan luka laserasi, baik akibat kecelakaan kerja maupun aktivitas sehari-hari. Luka yang dibiarkan dan tidak ditangani dengan benar bisa menyebabkan infeksi. Oleh karena itu penanganan luka yang tepat sangat penting untuk mencegah infeksi dan mempercepat proses penyembuhan. Salah satu bahan alami yang berpotensi membantu penyembuhan luka adalah <em>Virgin Coconut Oil </em>(VCO), karena kandungannya yang kaya akan asam laurat bersifat antibakteri, antiinflamasi, dan dapat memicu produksi kolagen serta dapat mempercepat regenerasi jaringan. Tujuan: mengetahui gambaran pemberian VCO terhadap proses penyembuhan luka laserasi. Metode<strong>: </strong>metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil: setelah dilakukan terapi luka menggunakan VCO selama enam kali pertemuan, terjadi penurunan skor BJWAT dari 33 menjadi 11. Kesimpulan<strong>: </strong>VCO terbukti efektif mempercepat proses penyembuhan luka</p> Fadhiilatul Mahfuzh*, Eko Julianto, Dwi Astuti Copyright (c) 2026 Fadhiilatul Mahfuzh, Eko Julianto, & Dwi Astuti https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1587 Mon, 05 Jan 2026 00:00:00 +0700 Hubungan Lama Operasi, Usia dan Berat Badan dengan Kejadian Hipotermia pada Anak Pasca Operasi di Kamar Operasi Rumah Sakit Banjarmasin Siaga https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1599 <p>Hipotermia adalah kondisi di mana suhu inti tubuh menurun di bawah suhu fisiologis normal, sering terjadi pada pasien di ruang pemulihan karena beberapa faktor seperti suhu lingkungan yang rendah, infus cairan dingin, luka terbuka, penurunan aktivitas otot, usia, dan pengobatan. Jumlah pasien yang menjalani operasi di Rumah Sakit Siaga Banjarmasin, khususnya Bedah Anak pada tahun 2022 berjumlah 369 pasien, pada tahun 2023 berjumlah 487 pasien, dan pada Januari hingga Maret 2024 berjumlah 89 pasien. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain <em>cross-sectional</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien anak yang menjalani operasi dengan total sampel 48 orang. Analisis statistik menggunakan uji <em>Spearman Rho</em> dengan menggunakan <em>purposive sampling</em>. Terdapat hubungan antara lama operasi, usia, dan berat badan dengan kejadian hipotermia dengan nilai koefisien korelasi lama operasi sebesar 0,683, koefisien korelasi usia sebesar 0,418, dan koefisien korelasi berat badan sebesar 0,530 dengan nilai ap sebesar 0,000 0,05. Nilai ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara lama operasi, usia, dan berat badan.</p> Mariani, Evy Noorhasanah, Roly Marwan Mathuridy, Sasmita Dewi, Karmila* Copyright (c) 2026 Mariani, Evy Noorhasanah, Roly Marwan Mathuridy, Sasmita Dewi, & Karmila https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1599 Sat, 17 Jan 2026 00:00:00 +0700 Hubungan Asupan Kalium dan Cairan dengan Tekanan Darah pada Penderita Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1601 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan asupan kalium dan cairan dengan tekanan darah pada pasien hemodialisis. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Sampel berjumlah 44 responden yang dipilih secara total sampling. Data diperoleh melalui wawancara <em>recall</em> 2×24 jam, pengukuran tekanan darah, serta studi dokumentasi rekam medis elektronik. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki asupan kalium normal–berlebih (54,4%), asupan cairan normal (50%), dan tekanan darah kategori normal tinggi hingga hipertensi derajat 2 (54,5%). Terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara asupan kalium (ρ=0,753; p&lt;0,001) serta asupan cairan (ρ=0,730; p&lt;0,001) dengan tekanan darah. Penelitian menyimpulkan bahwa ketidakseimbangan asupan kalium dan cairan berkaitan erat dengan peningkatan tekanan darah pada pasien GGK yang menjalani hemodialisis. Pengaturan diet kalium, pembatasan cairan, serta edukasi gizi berkelanjutan sangat penting untuk mengoptimalkan kontrol tekanan darah dan mencegah komplikasi kardiovaskular.</p> Tuti Novianti*, Magdalena, Niken Pratiwi Copyright (c) 2026 Tuti Novianti, Magdalena, & Niken Pratiwi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1601 Sat, 17 Jan 2026 00:00:00 +0700 Hubungan Status Gizi, Kadar Albumin, Asupan Energi, dan Protein dengan Lama Hari Rawat pada Pasien Pneumonia https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1602 <p>Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan status gizi, kadar albumin, asupan energi, dan asupan protein dengan lama hari rawat pasien pneumonia di Ruang Paru RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan <em>Cross Sectional</em>. Sampel berjumlah 41 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Penelitian dilaksanakan pada Oktober-November 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, pengukuran antropometri, dan studi dokumentasi rekam medis. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi <em>Rank Spearman</em>. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berstatus gizi sangat kurus (41,5%), memiliki kadar albumin rendah (70,7%), asupan energi defisit berat (31,7%), dan asupan protein defisit berat (41,5%), serta mengalami lama hari rawat yang panjang (78,0%). Terdapat hubungan signifikan antara status gizi, kadar albumin, asupan energi, dan asupan protein dengan lama hari rawat (p = 0,001 &lt; α). Kesimpulannya, keempat faktor tersebut berhubungan erat dengan lama hari rawat pasien pneumonia sehingga intervensi gizi diperlukan untuk mempercepat penyembuhan. Disarankan agar dilakukan skrining status gizi dan pemberian intervensi gizi secara tepat sejak awal perawatan sebagai bagian dari tatalaksana pasien pneumonia.</p> Ibnu Prakoso*, Magdalena, Rosihan Anwar Copyright (c) 2026 Ibnu Prakoso, Magdalena, & Rosihan Anwar https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1602 Sat, 17 Jan 2026 00:00:00 +0700 Literature Review: Sinergi Organisasi Profesi, Kepolisian, dan Kejaksaan dalam Penegakan Hukum pada Kasus Pelayanan Kesehatan di Indonesia https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1603 <p>Penegakan hukum dalam kasus pelayanan kesehatan di Indonesia membutuhkan sinergi yang kuat antara organisasi profesi, kepolisian, dan kejaksaan. Artikel ini membahas bagaimana ketiga pihak bekerja sama dalam menangani dugaan pelanggaran medis serta kendala yang sering muncul, seperti perbedaan pemahaman standar profesi, tumpang tindih kewenangan, dan kurangnya koordinasi. Melalui kajian literatur, ditemukan bahwa kolaborasi yang baik dapat meningkatkan objektivitas proses hukum, melindungi hak pasien, dan memberikan kepastian bagi tenaga kesehatan. Upaya penguatan regulasi dan peningkatan kualitas komunikasi antarinstansi menjadi kunci untuk memperbaiki efektivitas penegakan hukum di bidang pelayanan kesehatan.</p> Nur Suci Rahmadani*, Ratmini, Norma Ilham Siddik, Praja Erwyanti Permatasari, Riflan Agrapana Saputra, Nurfadila; Restiani Copyright (c) 2026 Nur Suci Rahmadani, Ratmini, Norma Ilham Siddik, Praja Erwyanti Permatasari, Riflan Agrapana Saputra, Nurfadila, & Restiani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1603 Mon, 19 Jan 2026 00:00:00 +0700 Pengaruh Berat Badan Lahir Rendah dan Riwayat Infeksi Saluran Pernapasan Akut terhadap Kejadian Balita Underweight https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1613 <p><em>Underweight</em> masih menjadi masalah gizi pada balita yang berdampak terhadap pertumbuhan dan kesehatan jangka panjang. Prevalensi <em>underweight</em> di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sungai Tabuk 3 tahun 2024 sebesar 12,5% dan diduga berkaitan dengan riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) serta <em>Infeksi Saluran Pernapasan Akut</em> (<em>ISPA</em>). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh BBLR dan riwayat <em>ISPA</em> terhadap kejadian balita <em>underweight</em>. Penelitian menggunakan desain <em>case control</em> dengan 160 responden, terdiri atas 40 balita <em>underweight</em> sebagai kelompok kasus dan 120 balita dengan status gizi normal sebagai kelompok kontrol usia 24–59 bulan. Data dikumpulkan melalui wawancara ibu dan penelusuran buku KIA, kemudian dianalisis menggunakan uji <em>chi-square</em>. Hasil menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara BBLR (p = 0,001; OR = 1,779) dan riwayat <em>ISPA</em> (p = 0,006; OR = 1,103) terhadap kejadian <em>underweight</em>. Diperlukan pemantauan tumbuh kembang balita dengan riwayat BBLR serta pencegahan <em>ISPA</em> melalui edukasi PHBS dan perbaikan lingkungan.</p> Efriyani, Zulfiana Dewi, Niken Widyastuti Hariati, Meilla Dwi Andrestian Copyright (c) 2026 Efriyani, Zulfiana Dewi, Niken Widyastuti Hariati, & Meilla Dwi Andrestian https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1613 Mon, 19 Jan 2026 00:00:00 +0700 Perspektif Fiqih terhadap Kehalalan Vaksin dan Peran Tokoh Agama dalam Meningkatkan Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1623 <p>Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang paling efektif dalam mencegah penyakit menular. Namun, cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keraguan masyarakat terkait kehalalan vaksin dari perspektif Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perspektif fiqih terhadap kehalalan vaksin serta mengidentifikasi peran strategis tokoh agama dalam meningkatkan cakupan IDL melalui metode <em>Systematic Literature Review</em> (SLR). Pencarian literatur dilakukan pada database Google Scholar, PubMed, dan Portal Garuda dengan kata kunci terkait vaksin halal, fiqih kesehatan, imunisasi dalam Islam, dan peran ulama. Sebanyak 25 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ulama dan lembaga fatwa Islam di Indonesia maupun internasional menyatakan bahwa vaksin pada prinsipnya halal dan bahkan wajib berdasarkan konsep maslahah, darurat, dan menjaga jiwa (hifzh al-nafs). Meskipun beberapa vaksin mengandung bahan yang secara fiqih problematik, konsep istihalah (transformasi substansi) dan darurat menjadi landasan hukum kebolehannya. Tokoh agama memiliki peran sentral dalam meningkatkan literasi kesehatan umat, menguatkan kepercayaan masyarakat terhadap program imunisasi, serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi strategis antara tenaga kesehatan dan tokoh agama terbukti efektif meningkatkan cakupan IDL di berbagai wilayah. Disarankan agar integrasi pendekatan fiqih dalam program promosi kesehatan diperkuat, dan pelatihan bagi tokoh agama tentang isu kesehatan masyarakat ditingkatkan untuk mencapai target cakupan imunisasi nasional.</p> Muhammad Baker Al Hakim, Muhammad Faiz Muzakki, Nayla Shafira, Sainya Fiar Litha*, Muhammad Zali Copyright (c) 2026 Muhammad Baker Al Hakim, Muhammad Faiz Muzakki, Nayla Shafira, Sainya Fiar Litha, & Muhammad Zali https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1623 Sat, 24 Jan 2026 00:00:00 +0700 Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Gizi Seimbang dengan Status Gizi Mahasiswa Jurusan Gizi https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1624 <p>Indonesia mengalami masalah gizi ganda yang artinya sementara masalah gizi kurang belum dapat diatasi secara menyeluruh, sudah muncul masalah baru, yaitu berupa gizi lebih.Masalah gizi remaja perlu mendapatkan perhatian khusus karena pengaruhnya yang sangat besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan serta dampaknya pada masalah gizi saat dewasa. Berdasarkan studi pendahuluan dari 10 mahasiswa yang diwawancarai, 7 diantaranya mampu menjelaskan tentang gizi seimbang dan 3 orang mahasiswa lainnya mengatakan lupa tentang gizi seimbang, serta 8 mahasiswa memiliki status gizi normal dan 2 mahasiswa lainnya dengan status gizi kurus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang gizi seimbang dengan status gizi mahasiswa jurusan gizi. Penelitian ini merupakan penelitian <em>deskriptif Analitik </em>dengan&nbsp; pendekatan <em>cross sectional. </em>Sampel dalam penelitian ini berjumlah 72 orang dengan <em>Proportional Simple Random Sampling.</em> Hasil: Karakteristik responden mayoritas remaja akhir (&gt;18 tahun) (95,8%), mayoritas memiliki jenis kelamin perempuan (80,6%),&nbsp; mayoritas memiliki tingkat pengetahuan baik (86,1%), mayoritas status gizi Mahasiswa pada kategori&nbsp; normal (76,4%)<strong>, </strong>mayoritas Mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan baik berdasarkan status gizi normal (68,1%), serta hasil uji korelasi <em>P Value</em>(0,001)&lt;α(0,05) berarti ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang gizi seimbang dengan status gizi mahasiswa jurusan gizi.</p> Vio Nita Copyright (c) 2026 Vio Nita https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1624 Mon, 26 Jan 2026 00:00:00 +0700 A Premature Rupture of Membranes in Pregnancies with Abnormal Fetal Presentation https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1626 <p><em>Premature rupture of membranes (PROM) is a significant obstetric complication that can lead to increased maternal and neonatal morbidity. This study aimed to determine the relationship between fetal malpresentation and PROM. Using an observational analytic method with a cross-sectional design, data were collected from medical records of 63 mothers who delivered at RSUD Dr. H. Abdul Moeloek in 2024. The results showed that 39.7% of respondents experienced fetal malpresentation and 47.6% had PROM. Among those with malpresentation, 64,0% experienced PROM. Statistical analysis using the Chi-square test revealed a significant association (p = 0.035) between fetal malpresentation and PROM. These findings suggest that malpresentation increases the risk of PROM. The study highlights the importance of early detection and management of fetal malpresentation to reduce PROM-related complications.</em></p> Alya Fatma Putri, Patwa Amani* Copyright (c) 2026 Alya Fatma Putri, & Patwa Amani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1626 Thu, 29 Jan 2026 00:00:00 +0700 Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu, Penyakit Infeksi, dan Pemberian Makanan Pendamping ASI dengan Kenaikan Berat Badan Balita Usia 6–24 Bulan https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1629 <p>Kenaikan berat badan merupakan indikator penting pertumbuhan balita dan mencerminkan kecukupan gizi serta kondisi kesehatan anak. Usia 6–24 bulan merupakan periode rentan terhadap gangguan pertumbuhan akibat meningkatnya kebutuhan gizi, praktik pemberian MP-ASI yang kurang tepat, penyakit infeksi, serta keterbatasan pengetahuan gizi ibu.Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan gizi ibu, penyakit infeksi, dan pemberian MP-ASI dengan kenaikan berat badan balita usia 6–24 bulan. Penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang ini melibatkan 96 balita usia 6–24 bulan yang dipilih secara <em>simple random sampling</em> dari 619 populasi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Berangas Kabupaten Barito Kuala. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner tervalidasi dan penilaian Kartu Menuju Sehat (KMS). Analisis dilakukan menggunakan uji korelasi <em>Rank Spearman</em>. Didapatkan hasil balita yang tidak mengalami kenaikan berat badan sebesar 56,3%. Sebagian besar balita tidak sering mengalami penyakit infeksi (77,1%) dan 41,7% menerima MP-ASI dengan kategori baik. Terdapat hubungan bermakna antara pemberian MP-ASI dan penyakit infeksi dengan kenaikan berat badan balita (p = 0,001). Pengetahuan gizi ibu menunjukkan hubungan yang lemah (p = 0,077).</p> Fitriati Nursyahadah*, Yasir Farhat, Rahmani, Fathurrahman Copyright (c) 2026 Fitriati Nursyahadah, Yasir Farhat, Rahmani, & Fathurrahman https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1629 Sat, 31 Jan 2026 00:00:00 +0700 Literature Review: Pemanfaatan Edamame sebagai Bahan Dasar Kue Lumpur Tinggi Protein untuk Meningkatkan Produksi ASI https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1507 <p>Masalah gizi di Indonesia masih menjadi tantangan besar, khususnya terkait rendahnya angka pemberian ASI eksklusif pada bayi. Salah satu faktor yang memengaruhi produksi ASI adalah kurangnya asupan protein pada ibu menyusui. Edamame <em>(Glycine max L.)</em> dikenal sebagai sumber protein nabati tinggi yang kaya akan asam amino esensial, serat, serta vitamin dan mineral penting yang berperan dalam pembentukan hormon prolaktin untuk merangsang produksi ASI. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis potensi kue lumpur <em>edamame</em> sebagai alternatif cemilan tinggi protein yang dapat mendukung peningkatan produksi ASI. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dari berbagai penelitian nasional dan internasional yang relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengolahan <em>edamame</em> menjadi kue lumpur tidak hanya meningkatkan nilai gizi, tetapi juga mempertahankan cita rasa dan tekstur yang disukai konsumen berdasarkan uji organoleptik dan daya terima. Dengan demikian, kue lumpur <em>edamame</em> berpotensi menjadi inovasi pangan lokal bergizi tinggi yang praktis dan disukai, serta dapat membantu memenuhi kebutuhan protein ibu menyusui untuk mendukung kelancaran produksi ASI.</p> Ariqah Hidayatun Nisa’*, Arya Ulilalbab Copyright (c) 2026 Ariqah Hidayatun Nisa’, & Arya Ulilalbab https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1507 Thu, 05 Feb 2026 00:00:00 +0700 Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi pada Remaja di Sekolah SMA Al Kamal Jakarta Barat Tahun 2025 https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1533 <p>Masa remaja merupakan salah satu tahap penting dalam perkembangan manusia. Pada periode ini, individu mengalami transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa, yang melibatkan perubahan biologis, psikologis, dan sosial. Penilaian status gizi remaja dilakukan menggunakan indeks IMT/U yang dibagi menjadi empat kategori, yaitu gizi kurang, gizi baik, gizi lebih, dan obesitas. Prevalensi status gizi remaja bedasarkan (IMT/U) di SMA Al-Kamal Jakarta didapatkan bahwa remaja mengalami gizi kurang 17,6 %, normal 52,8 %, gizi lebih 8%, dan obesitas 21,6%. Perubahan pola konsumsi makanan cepat saji, minuman manis, serta rendahnya aktivitas fisik berkontribusi terhadap peningkatan kasus gizi lebih di kalangan remaja Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan status gizi pada remaja di SMA Al-Kamal Jakarta Barat tahun 2025. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif <em>cross-sectional</em> dengan jumlah responden sebanyak 125 sampel melalui metode teknik <em>Simple Random Sampling</em>. Data dikumpulkan menggunakan kusioner. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat menggunakan uji statistik<em> chi square</em>. Hasil menunjukkan 52,8% remaja memiliki status gizi normal, sedangkan hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel teman sebaya terdapat hubungan dengan status gizi remaja (<em>p </em>&lt; 0,05). Sedangkan variabel pengetahuan, sikap, pendidikan, dan pendapatan tidak terdapat hubungan dengan status gizi remaja (<em>p </em>&gt; 0,05). Oleh karna itu, bedasarkan hasil tersebut penulis memberikan saran diperlukan upaya peningkatan edukasi gizi melalui sekolah, peran aktif orang tua, serta kesadaran diri remaja dalam menjaga pola makan dan aktivitas fisik.</p> Husnun Nabilah, Nia Musniati* Copyright (c) 2026 Husnun Nabilah, & Nia Musniati https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://yptb.org/index.php/jik/article/view/1533 Tue, 10 Feb 2026 00:00:00 +0700