Memahami Perspektif Etika Digital di Kalangan Pelajar Pendekatan Kualitatif terhadap Penggunaan Media Sosial

Authors

  • Nurhayati Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Andini Br Sembiring Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Anggina Zahra Salsabilla* Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Juan Syakir Haziq Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Juliana Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nur Handayani Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Zaki Fadhillah Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.71456/adc.v3i3.1283

Keywords:

Media Sosial, Etika Digital, Generasi Muda, Literasi Digital, Pelajar

Abstract

Media sosial adalah konten berbasis internet yang dibuat dengan teknologi penerbitan yang dapat diakses dan terukur, memungkinkan pembuat konten untuk berbagi informasi dan berinteraksi secara sosial. Penelitian menyoroti bahwa generasi muda era digital menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dan berkolaborasi. Penelitian menunjukkan kebiasaan dan karakteristik belajar yang unik di kalangan siswa digital-native, sehingga diperlukan pemahaman tentang etika digital untuk menghindari perilaku yang berbahaya seperti menyebarkan informasi yang salah. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur yang berfokus pada definisi media sosial, pertimbangan etika, dampak positif dan negatif dari penggunaan media sosial, dan praktik keterlibatan yang bertanggung jawab, yang dikumpulkan dari publikasi berbahasa Indonesia antara tahun 2017-2024. Penelitian ini mengungkap dampak positif dan negatif dari media sosial, termasuk membina hubungan dan potensi terpaparnya konten yang tidak pantas atau cyberbullying. Rekomendasi yang diberikan termasuk mematuhi standar komunikasi yang etis, memvalidasi informasi sebelum membagikannya, menjaga privasi, mengatur waktu online dengan bijak, menghormati hak cipta, dan berhati-hati dalam membagikan informasi pribadi. Kesimpulannya, memahami etika digital sangat penting bagi siswa untuk menavigasi media sosial secara bertanggung jawab, menumbuhkan ekosistem online yang sehat sambil menyeimbangkan identitas pribadi dan keharmonisan sosial di dunia digital.

References

Al-Ayyubi, M. Z. (2019). Etika Bermedia Sosial Dalam Menyikapi Pemberitaan Bohong (Hoax) Perspektif Hadis. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis, 19(2), 148. https://doi.org/10.14421/qh.2018.1902-02

Aminah, A., & Sari, N. (2019). Dampak Hoax di Media Sosial Facebook Terhadap Pemilih Pemula. Jurnal Komunikasi Global 8(1), 51–61 https://doi.org/10.24815/jkg.v8i1.13565

Andone, D., Dron, J., Boyne, C. & Pemberton, L. (2006a). Are our students digital students? Paper presented at Association for Learning Technology, 13th International Conference ALT-C 2006, Edinburgh, Scotland.

Arif Setiawan, A., Wijayanti, C. N., Yuliatmojo, W., Setiawan, A. A., & Surakarta, U. (2022). Moralitas Bermedia Sosial (Distorsi Etika dalam Perspektif Halal Media : Standar Etika Komunikasi Publik). AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(1), 38. http://ejournal.amikompurwokerto.ac.id/index.php/AGUNA

Erland Hamzah, R. (2015). Penggunaan Media Sosial di Kampus Dalam Mendukung Pembelajaran Pendidikan. Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 14(1), 45–70. https://journal.moestopo.ac.id/index.php/wacana/article/download/89/43

Futihatul Janah, A. Y. (2020). Etika komunikasi di media sosial melalui prinsip SMART. Lampung: Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Ginting, R., Yulistiyono, A., Rauf, A., Manullang, S. O., Siahaan, A. L. S., Kussanti, D. P., ... & Effendy, F. (2021). Etika Komunikasi dalam Media Sosial: Saring Sebelum Sharing (Vol. 1). Penerbit Insania.

Gumgum, G., Justito, A., & Nunik, M. (2017). Literasi Media: Cerdas Menggunakan Media Sosial Dalam Menanggulangi Berita Palsu (Hoax) Oleh Siswa Sma. Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 35–40. https://doi.org/1410- 5675

Harahap, A. S., Nabila, S., Sahyati, D., Tindaon, M., & Batubara, A. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Etika Remaja Di Era Digital. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(2), 9. https://doi.org/10.47134/diksima.v1i2.19

Ilahin, N. (2022). Pengaruh Pengunaan Media Sosial Tik-Tok terhadap Karakter Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah. Ibtida’, 3(1), 112–119. https://doi.org/10.37850/ibtida.v3i1.300

Juditha, C. (2018). Hoax Communication Interactivity in Social Media and Anticipation (Interaksi Komunikasi Hoax di Media Sosial serta Antisipasinya). Journal Pekommas, 3(1), 31. https://doi.org/10.30818/jpkm.2018.2030104

Kaplan, A. M. & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media. Business Horizons, 53(1), 59 68.

Khuryati, A., Putra, Y. A., Meilizia, D. R., Nuraliza, S. M., Fadillah, H., Nurkhalisah, N., & Kaharudin, M. J. (2024). Penguatan Etika Bermedia Sosial Dalam Kalangan Pelajar Di Era Society 5.0. Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, Dan Dakwah, 3(2), 165–181. https://doi.org/10.32939/altifani.v3i2.3135

Maifianti, K. S., Hidayati, R., & Mauliansyah, F. (2021). Literasi Digital dan Etika Bermedia Sosial. Communnity Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 301–305.

Majid, A. (2019). Fenomena Penyebaran Hoax dan Literasi Bermedia Sosial Lembaga Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia. Jurnal Komodifikasi, 8, 228–239.

Meidiaputri, R. D., & Mukhlis, I. (2023). Etika Komunikasi dalam Menggunakan Media Sosial (Suatu Kajian Literatur). Cognoscere: Jurnal Komunikasi Dan Media Pendidikan, 1(2), 21–29. https://doi.org/10.61292/cognoscere.v1i2.71

Mubarok, R., & Hamidah, T. (2022). Etika Berkomunikasi Dalam Menyikapi Berita Bohong di Media Sosial Perspektif Al-Quran Surat An-Nur. MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 7(2), 1–21. https://doi.org/10.24090/maghza.v7i2.5189

Nasrullah, R. (2015). Media Sosial: Prosedur, Tren dan Etika. Remaja Rosdakarya.

Nuraeni, I., Harisanti, N. L. R., & Maksum, H. (2022). Tuturan Kebencian dalam Komentar Warganet Pada Akun Instagram@ obrolanpolitik: Kajian Pragmatik. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 11(1), 189-197. https://doi.org/10.26499/rnh.v11i1.4198

Nurkhasanah, Guardian, Y., Sanjaya, & Madyaningrum, E., (2015). Hubungan antara Tingkat Literasi Kesehatan dengan Self Efficacy pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kabupaten Sleman, Skripsi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Nuri Meilan, Kholid Al-Walid, S. (2017). Makna Al-Mutakabbir Dalam Al-Qur’an (Studi Kajian Sematik). Al-Bayan : Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(Juni), 37 44.

Rahmaniyah, I. (2010). Pendidikan Etika Konsep Jiwa dan Etika Prespektif Ibnu Maskawaih. Aditya Media.

Syaifullah, I. (2018). Fenomena Hoax di Media Sosial dalam Pandangan Hermeneutika. Skripsi, 1–82

Seattler, P. (2004). The evolution of American educational technology. California State University Sacramento: Information age publishing.

Smith, R. & Curtin, P. (1998). Children, computers and life online: education in a cyber-world. In Snyder, I. (Ed.). Page to screen: taking literacy into the electronic era. London: Routledge.

White, S. (2008). Assessing the Nation’s Health Literacy. American Medical Association Foundation, Amerika Serikat.

Zulfikar, E. (2019). Interpretasi Makna Riya’ dalam Al-Qur’an : Studi Kritis Perilaku Riya’ Dalam Kehidupan Sehari-hari. Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al- Qur’an Dan Tafsir, 3(2), 143–157. https://doi.org/10.15575/al-bayan.v3i2.3832

Downloads

Published

2025-06-07

How to Cite

Nurhayati, Sembiring, A. B., Salsabilla, A. Z., Haziq, J. S., Juliana, Handayani, N., & Fadhillah, Z. (2025). Memahami Perspektif Etika Digital di Kalangan Pelajar Pendekatan Kualitatif terhadap Penggunaan Media Sosial. JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 12–26. https://doi.org/10.71456/adc.v3i3.1283