Memahami Perspektif Etika Digital di Kalangan Pelajar Pendekatan Kualitatif terhadap Penggunaan Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.71456/adc.v3i3.1283Keywords:
Media Sosial, Etika Digital, Generasi Muda, Literasi Digital, PelajarAbstract
Media sosial adalah konten berbasis internet yang dibuat dengan teknologi penerbitan yang dapat diakses dan terukur, memungkinkan pembuat konten untuk berbagi informasi dan berinteraksi secara sosial. Penelitian menyoroti bahwa generasi muda era digital menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dan berkolaborasi. Penelitian menunjukkan kebiasaan dan karakteristik belajar yang unik di kalangan siswa digital-native, sehingga diperlukan pemahaman tentang etika digital untuk menghindari perilaku yang berbahaya seperti menyebarkan informasi yang salah. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur yang berfokus pada definisi media sosial, pertimbangan etika, dampak positif dan negatif dari penggunaan media sosial, dan praktik keterlibatan yang bertanggung jawab, yang dikumpulkan dari publikasi berbahasa Indonesia antara tahun 2017-2024. Penelitian ini mengungkap dampak positif dan negatif dari media sosial, termasuk membina hubungan dan potensi terpaparnya konten yang tidak pantas atau cyberbullying. Rekomendasi yang diberikan termasuk mematuhi standar komunikasi yang etis, memvalidasi informasi sebelum membagikannya, menjaga privasi, mengatur waktu online dengan bijak, menghormati hak cipta, dan berhati-hati dalam membagikan informasi pribadi. Kesimpulannya, memahami etika digital sangat penting bagi siswa untuk menavigasi media sosial secara bertanggung jawab, menumbuhkan ekosistem online yang sehat sambil menyeimbangkan identitas pribadi dan keharmonisan sosial di dunia digital.
References
Al-Ayyubi, M. Z. (2019). Etika Bermedia Sosial Dalam Menyikapi Pemberitaan Bohong (Hoax) Perspektif Hadis. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis, 19(2), 148. https://doi.org/10.14421/qh.2018.1902-02
Aminah, A., & Sari, N. (2019). Dampak Hoax di Media Sosial Facebook Terhadap Pemilih Pemula. Jurnal Komunikasi Global 8(1), 51–61 https://doi.org/10.24815/jkg.v8i1.13565
Andone, D., Dron, J., Boyne, C. & Pemberton, L. (2006a). Are our students digital students? Paper presented at Association for Learning Technology, 13th International Conference ALT-C 2006, Edinburgh, Scotland.
Arif Setiawan, A., Wijayanti, C. N., Yuliatmojo, W., Setiawan, A. A., & Surakarta, U. (2022). Moralitas Bermedia Sosial (Distorsi Etika dalam Perspektif Halal Media : Standar Etika Komunikasi Publik). AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(1), 38. http://ejournal.amikompurwokerto.ac.id/index.php/AGUNA
Erland Hamzah, R. (2015). Penggunaan Media Sosial di Kampus Dalam Mendukung Pembelajaran Pendidikan. Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 14(1), 45–70. https://journal.moestopo.ac.id/index.php/wacana/article/download/89/43
Futihatul Janah, A. Y. (2020). Etika komunikasi di media sosial melalui prinsip SMART. Lampung: Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Ginting, R., Yulistiyono, A., Rauf, A., Manullang, S. O., Siahaan, A. L. S., Kussanti, D. P., ... & Effendy, F. (2021). Etika Komunikasi dalam Media Sosial: Saring Sebelum Sharing (Vol. 1). Penerbit Insania.
Gumgum, G., Justito, A., & Nunik, M. (2017). Literasi Media: Cerdas Menggunakan Media Sosial Dalam Menanggulangi Berita Palsu (Hoax) Oleh Siswa Sma. Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 35–40. https://doi.org/1410- 5675
Harahap, A. S., Nabila, S., Sahyati, D., Tindaon, M., & Batubara, A. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Etika Remaja Di Era Digital. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(2), 9. https://doi.org/10.47134/diksima.v1i2.19
Ilahin, N. (2022). Pengaruh Pengunaan Media Sosial Tik-Tok terhadap Karakter Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah. Ibtida’, 3(1), 112–119. https://doi.org/10.37850/ibtida.v3i1.300
Juditha, C. (2018). Hoax Communication Interactivity in Social Media and Anticipation (Interaksi Komunikasi Hoax di Media Sosial serta Antisipasinya). Journal Pekommas, 3(1), 31. https://doi.org/10.30818/jpkm.2018.2030104
Kaplan, A. M. & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media. Business Horizons, 53(1), 59 68.
Khuryati, A., Putra, Y. A., Meilizia, D. R., Nuraliza, S. M., Fadillah, H., Nurkhalisah, N., & Kaharudin, M. J. (2024). Penguatan Etika Bermedia Sosial Dalam Kalangan Pelajar Di Era Society 5.0. Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, Dan Dakwah, 3(2), 165–181. https://doi.org/10.32939/altifani.v3i2.3135
Maifianti, K. S., Hidayati, R., & Mauliansyah, F. (2021). Literasi Digital dan Etika Bermedia Sosial. Communnity Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 301–305.
Majid, A. (2019). Fenomena Penyebaran Hoax dan Literasi Bermedia Sosial Lembaga Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia. Jurnal Komodifikasi, 8, 228–239.
Meidiaputri, R. D., & Mukhlis, I. (2023). Etika Komunikasi dalam Menggunakan Media Sosial (Suatu Kajian Literatur). Cognoscere: Jurnal Komunikasi Dan Media Pendidikan, 1(2), 21–29. https://doi.org/10.61292/cognoscere.v1i2.71
Mubarok, R., & Hamidah, T. (2022). Etika Berkomunikasi Dalam Menyikapi Berita Bohong di Media Sosial Perspektif Al-Quran Surat An-Nur. MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 7(2), 1–21. https://doi.org/10.24090/maghza.v7i2.5189
Nasrullah, R. (2015). Media Sosial: Prosedur, Tren dan Etika. Remaja Rosdakarya.
Nuraeni, I., Harisanti, N. L. R., & Maksum, H. (2022). Tuturan Kebencian dalam Komentar Warganet Pada Akun Instagram@ obrolanpolitik: Kajian Pragmatik. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 11(1), 189-197. https://doi.org/10.26499/rnh.v11i1.4198
Nurkhasanah, Guardian, Y., Sanjaya, & Madyaningrum, E., (2015). Hubungan antara Tingkat Literasi Kesehatan dengan Self Efficacy pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kabupaten Sleman, Skripsi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Nuri Meilan, Kholid Al-Walid, S. (2017). Makna Al-Mutakabbir Dalam Al-Qur’an (Studi Kajian Sematik). Al-Bayan : Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(Juni), 37 44.
Rahmaniyah, I. (2010). Pendidikan Etika Konsep Jiwa dan Etika Prespektif Ibnu Maskawaih. Aditya Media.
Syaifullah, I. (2018). Fenomena Hoax di Media Sosial dalam Pandangan Hermeneutika. Skripsi, 1–82
Seattler, P. (2004). The evolution of American educational technology. California State University Sacramento: Information age publishing.
Smith, R. & Curtin, P. (1998). Children, computers and life online: education in a cyber-world. In Snyder, I. (Ed.). Page to screen: taking literacy into the electronic era. London: Routledge.
White, S. (2008). Assessing the Nation’s Health Literacy. American Medical Association Foundation, Amerika Serikat.
Zulfikar, E. (2019). Interpretasi Makna Riya’ dalam Al-Qur’an : Studi Kritis Perilaku Riya’ Dalam Kehidupan Sehari-hari. Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al- Qur’an Dan Tafsir, 3(2), 143–157. https://doi.org/10.15575/al-bayan.v3i2.3832
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurhayati, Andini Br Sembiring, Anggina Zahra Salsabilla, Juan Syakir Haziq, Juliana, Nur Handayani, & Zaki Fadhillah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





