Implementasi Sistem Administrasi Kepegawaian Berbasis Aplikasi Mobile di Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah
DOI:
https://doi.org/10.71456/adc.v3i3.1284Keywords:
Optimalisasi, Aplikasi Mobile, Administrasi Kepegawaian, Dinas Lingkungan Hidup, Efisiensi PelayananAbstract
Artikel ini mengkaji optimalisasi sistem pelayanan administrasi di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Tengah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Fokus penelitian meliputi implementasi aplikasi mobile, identifikasi kendala, serta penyelesaian strategi pengembangan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa aplikasi mobile telah diimplementasikan untuk meningkatkan efisiensi administrasi kepegawaian melalui beberapa fitur utama, termasuk pengelolaan data pegawai, pengajuan cuti, dan pelaporan administrasi. Kendala utama yang teridentifikasi adalah kurangnya pemahaman pegawai terhadap penggunaan aplikasi, namun hal ini telah diatasi melalui sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi. Upaya peningkatan kualitas pelayanan dilaksanakan secara komprehensif melalui pengembangan kompetensi pegawai, penguatan integritas kerja, evaluasi berkala, dan pembangunan budaya pelayanan prima, yang kesemuanya berkontribusi pada peningkatan efektivitas sistem pelayanan administrasi kepegawaian secara keseluruhan.
References
(2022). Pemanfaatan Teknologi Informasi dala Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik. Jurnal Administrasi Publik, 9(1), 45–54.
Indonesiawan. (2023). Efektivitas E-Government dalam Sistem Kepegawaian Daerah. Jurnal Teknologi dan Pemerintahan, 5(2), 67–75.
Khoiroh, M. (2018). Sistem Informasi Kepegawaian Berbasis Web pada Lembaga Pendidikan. Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan, 11(1), 22–29.
Komalasari, D., Suparno, S., & Sugiarto, E. (2014). Aplikasi Program Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) Studi pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Malang. Jurnal Administrasi Publik, 2(5), 1–10.
Krisnandari, D. A., Prasetyo, A., & Sari, R. M. (2019). Implementasi Teknologi Informasi dalam Administrasi Pemerintahan. Jurnal Reformasi Administrasi, 6(1), 35–42.
Permana, A. A. (2023). Penerapan Metodologi SDLC dalam Pengembangan Sistem Informasi. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi, 10(2), 55–61.
Sari, M., & Prasetyo, A. (2021). Studi Kebutuhan Sistem Informasi Kepegawaian Melalui Metode Wawancara. Jurnal Ilmiah Informatika, 8(1), 12–20.
Wibowo, R. (2022). Literatur Sistem Informasi Pemerintahan dan Implementasi SIMPEG. Surabaya: CV Teknokreatif Nusantara.
Yuniarti, D., & Susanto, H. (2020). Pengaruh Observasi Lapangan terhadap Identifikasi Masalah dalam Sistem Administrasi Kepegawaian. Jurnal Administrasi dan Teknologi Informasi, 4(3), 23–31.
Zairen, A., & Hartanto, R. (2013). Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Maluku Tenggara. Jurnal Teknologi Informasi
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Mustakim & Muhammad Fauzi Zulkarnaen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





