Pendalaman Literasi Kritis Berbasis Digital Bagi Guru Bahasa Indonesia SMA di Kabupaten Hulu Sungai Tengah
DOI:
https://doi.org/10.71456/adc.v3i3.1374Keywords:
Literasi Kritis, Era Digital, Guru Bahasa IndonesiaAbstract
Literasi kritis merupakan kemampuan berpikir analitis dan reflektif yang sangat penting dimiliki oleh pendidik, terutama di tengah arus informasi digital yang cepat dan kompleks. Guru Bahasa Indonesia sebagai pengampu mata pelajaran berbasis teks memiliki peran strategis dalam menanamkan kemampuan literasi kritis kepada siswa. Namun, berdasarkan identifikasi lapangan, masih banyak guru yang belum memahami secara utuh konsep literasi kritis dan penerapannya dalam pembelajaran berbasis digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendalaman materi literasi kritis berbasis digital kepada guru-guru Bahasa Indonesia SMA se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi pembelajaran yang berlangsung pada tanggal 21 April 2025 dan diikuti oleh 25 guru dari berbagai SMA. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep literasi kritis, serta kemampuan mereka dalam menyusun rencana pembelajaran yang mengintegrasikan pendekatan tersebut. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kapasitas guru dalam membentuk generasi pembelajar yang kritis, adaptif, dan cakap digital.
References
Freire, P. (1970). Pedagogy of the Oppressed. New York: Continuum.
Kellner, D., & Share, J. (2007). Critical media literacy is not an option. Learning Inquiry, 1(1), 59–69.
Mihailidis, P., & Thevenin, B. (2013). Media literacy as a core competency for engaged citizenship. American Behavioral Scientist, 57(11), 1611–1622.
Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.
Ngalimun, N., Agustina, A., & Suwandewi, A. (2025). Kampus Merdeka Dalam Pencapaian Pembelajaran Di Era Revolusi Industri 4.0 Dengan Tantangan Covid 19 Di Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi, 2(2), 1-7.
Ngalimun. (2014). Strategi dan model pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pessindo.
Rahmah, U. (2022). Literasi digital siswa di era post-truth: tantangan dan strategi. Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(1), 45–56.
Syakir, A., Yunus, M., Anwari, M. R., & Hamidah, J. (2023). Sosialisasi Kurikulum Merdeka Belajar Pendidikan Bahasa Indonesia Berwawasan Inovasi Edu-Entrepreneurship Sebagai Trademark Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 110-116.
Zulaikha, L. (2021). Hoaks dan Literasi Kritis di Kalangan Remaja. Jurnal Komunikasi dan Media, 15(2), 34–48.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jumadi, Rusma Noortyani, Dewi Alfianti, Sirajuddin Kamal, Ngalimun, Husni Mubarak, Andi Muhammad Yahya, & Arina Fitriana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





