Penurunan Kekeruhan Air Menggunakan Larutan Tawas di Desa Sungai Batang Ilir
DOI:
https://doi.org/10.71456/adc.v4i2.1390Keywords:
Air Sungai, Desa Sungai Batang Ilir, Kekeruhan, Larutan TawasAbstract
Sebagian besar masyarakat di Desa Sungai Batang Ilir memperoleh air untuk keperluan hygiene dan sanitasinya sehari-hari dari air sungai yang melintas di desa tersebut. Diketahui tingkat kekeruhan air (57,8 NTU) melebihi standar yang ditetapkan (lebih dari 3 NTU) sedangkan pH air (7,1) sudah sesuai standar. Ada masyarakat mengolah air sungai yang keruh menggunakan tawas, namun dosis tawas yang digunakan dan cara pengolahan yang dilakukan belum sesuai. Hal tersebut mengakibatkan rasa air menjadi asam, sepat, bahkan terkadang air tidak berubah menjadi jernih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di desa ini ditujukan untuk melatih masyarakat membuat larutan tawas dan menurunkan tingkat kekeruhan air sungai untuk keperluannya sehari-hari. Lama waktu seluruh kegiatan adalah 6 bulan dengan melibatkan Sanitarian Puskesmas Martapura Barat. Jumlah sasaran sebanyak 10 ibu rumah tangga. Kegiatan utama berupa pemberian materi dan pelatihan tentang cara pengolahan air sungai menggunakan larutan tawas. Hasil kegiatan menunjukkan nilai pretest berkisar antara 23,5 hingga 58,8 dan nilai posttest berkisar antara 94,1 sampai 100. Hal ini berarti kontribusi kegiatan pelatihan berkisar antara 41% sampai 75% dari tingkat pengetahuan dan pemahaman awal. Peserta telah mampu mempraktikan dengan benar cara membuat larutan tawas dan cara menurunkan tingkat kekeruhan air sungai.
References
Awadh, H. H., & Salah, R. (2025). Turbidity Removal from Aqueous Solution by Three Materials Coagulates. Journal of University of Babylon for Engineering Sciences.
Baghvand A, Zand AD, Mehrdadi N and Karbassi A. (2010). Optimizing Coagulation Process for Low to High Turbidity Waters Using Aluminum and Iron Salts. American Journal of Environmental Sciences, 6(5), 442-448.
BPS Kabupaten Banjar (2024). Kecamatan Martapura Barat Dalam Angka 2023, CV. Karya Bintang, Martapura.
Hargreaves, J.A. (1999). Control of Clay Turbidity in Ponds. Southern Regional Aquaculture Center (SRAC), Publication No.460.
Kryzhanovska, Y., Gomelya, M., & Trus, I. (2024). The effectiveness of Coagulants for Turbidity and Color Removal from Natural Water. Journal of Chemical Technology and Metallurgy, 59(6), 1279-1287.
Kurniawan, H., & Fadillah, N. (2025). The Effect of pH Variations and Aluminum Sulfate Coagulant Dosage on Reducing Turbidity in Salupangkang Tua River Water. Journal of Green Chemical and Environmental Engineering, 1(1), 20–27.
Malik, Q. H. (2018). Performance of Alum and Assorted Coagulants in Turbidity Removal of Muddy Water. Applied Water Science, 8(40), 1-4.
Menkes RI (2023), Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Jakarta.
Noraida (2018). Pola Penambahan Larutan Tawas untuk Penurunan Kekeruhan Air Sungai Martapura. Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang, 9(2), 208-213.
Pulungan, AN, A. Sutiani, HI Nasution, JL Sihombing, Herlinawati, & FA Syuhada (2021). Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dalam Pengolahan Air Bersih di Desa Sukajadi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tabikpun, 2(1), 1-10.
Tahraoui, H., Toumi, S., Boudoukhani, M., Touzout, N., Sid, A. N. E. H., Amrane, A., & Zhang, J. (2024). Evaluating the Effectiveness of Coagulation–Flocculation Treatment Using Aluminum Sulfate on a Polluted Surface Water Source: A Year-Long Study. Water, 16(3), 400.
Ukkas, I. (2017). Pengembangan SDM Berbasis Pelatihan Keterampilan dan Pemberdayaan Pemuda. Prosiding Seminar Nasional Universitas Cokroaminoto Palopo, 3(1), 120-125.
Winarni, B. Iswanto, C. Karina. (2011). Pengaruh Pengadukan Pada Koagulasi Menggunakan Alum. Trijournal Universitas Trisakti, 5(6), 201-206.
Zunaidi, A. (2024). Metodologi Pengabdian Kepada Masyarakat Pendekatan Praktis untuk Memberdayakan Komunitas. Yayasan Putra Adi Dharma. Yogyakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abdul Khair, & Noraida

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





