Pemberdayaan Masyarakat Desa Ciambar Melalui Teknologi Pengolahan Limbah Kulit Singkong Menjadi Produk Bernilai Ekonomi
DOI:
https://doi.org/10.71456/adc.v4i2.1505Keywords:
Desa Ciambar, Sukabumi, Limbah Kulit Singkong, Pemberdayaan Masyarakat, Teknologi Tepat GunaAbstract
Desa Ciambar di Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu wilayah yang memiliki aktivitas pengolahan singkong cukup intensif, terutama untuk produksi opak dan enye sebagai mata pencaharian utama masyarakat. Aktivitas tersebut menghasilkan limbah kulit singkong dalam jumlah besar yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal dan umumnya masih dibuang langsung ke lingkungan sekitar. Kondisi ini berpotensi menimbulkan pencemaran, bau tidak sedap, serta menurunkan kualitas sanitasi lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan program pemberdayaan masyarakat Desa Ciambar melalui penerapan teknologi pengolahan limbah kulit singkong menjadi produk bernilai ekonomi. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan survei awal, diskusi kelompok terfokus (FGD), penyuluhan, pelatihan teknologi tepat guna, serta pendampingan kewirausahaan masyarakat. Teknologi yang diperkenalkan meliputi fermentasi padat untuk menghasilkan pakan ternak dan kompos, fermentasi basah untuk memproduksi pupuk cair organik dan biogas sederhana, serta pemanfaatan serat dan pati singkong sebagai bahan dasar pengembangan bioplastik sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap potensi limbah kulit singkong sebagai sumber daya ekonomi, meningkatnya keterampilan dasar masyarakat dalam pengolahan limbah, serta tumbuhnya kesadaran kolektif untuk mengembangkan kelembagaan usaha berbasis ekonomi sirkular di tingkat desa. Program ini menunjukkan bahwa pengelolaan limbah pertanian tidak hanya mampu mengurangi beban lingkungan, tetapi juga dapat menjadi peluang untuk memperkuat ekonomi lokal berbasis pemanfaatan sumber daya setempat secara berkelanjutan.
References
Geissdoerfer, M., Savaget, P., Bocken, N. M. P., & Hultink, E. J. (2017). The Circular Economy – A new sustainability paradigm? Journal of Cleaner Production, 143, 757–768. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2016.12.048
Hierro-Iglesias, C., Chimphango, A., Thornley, P., & Fernández-Castané, A. (2022). Opportunities for the development of cassava waste biorefineries for the production of polyhydroxyalkanoates in Sub-Saharan Africa. Biomass and Bioenergy, 166, 106600. https://doi.org/10.1016/j.biombioe.2022.106600
Kirchherr, J., Reike, D., & Hekkert, M. (2017). Conceptualizing the circular economy: An analysis of 114 definitions. Resources, Conservation and Recycling, 127, 221–232. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2017.09.005
Maryono, M., Killoes, A. M., Adhikari, R., & Abdul Aziz, A. (2024). Agriculture development through multi-stakeholder partnerships in developing countries: A systematic literature review. Agricultural Systems, 213, 103792. https://doi.org/10.1016/j.agsy.2023.103792
Oghenejoboh, K. M., Orugba, H. O., Oghenejoboh, U. M., & Agarry, S. E. (2021). Value added cassava waste management and environmental sustainability in Nigeria: A review. Environmental Challenges, 4, 100127. https://doi.org/10.1016/j.envc.2021.100127
Sánchez, A. S., Silva, Y. L., Kalid, R. A., Cohim, E., & Torres, E. A. (2017). Waste bio-refineries for the cassava starch industry: New trends and review of alternatives. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 73, 1265–1275. https://doi.org/10.1016/j.rser.2017.02.007
Seanders, O., WIdjaja, H., & Deborah, T. P. (2023). Neighborhood Park Utilization Study for Environmental Quality Improvement" Case Study: Alam Sutera Residential, South Tangerang. Journal of Synergy Landscape, 1(1). https://doi.org/10.25105/tjsl.v1i1.17608.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurhayati, Christy Anandha Putri, Olivia Seanders, Naila NasywaIstiqomah, & Clara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







