Pemberdayaan Masyarakat Gadingrejo Timur Melalui Edukasi dan Inovasi Herbal Diabetes
DOI:
https://doi.org/10.71456/adc.v4i2.1534Keywords:
Diabetes Melitus, Edukasi Kesehatan, Pencegahan, Produk Herbal, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikelola dengan baik. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Pringsewu tahun 2024, Pekon Gadingrejo Timur menempati peringkat kedua kasus DM setelah Kecamatan Pringsewu dengan 982 penduduk terdiagnosis. Kondisi ini disebabkan oleh pola hidup tidak sehat, rendahnya kesadaran untuk pemeriksaan gula darah secara rutin, serta kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pengendalian DM. Oleh karena itu, diperlukan upaya intervensi berbasis edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam mencegah DM melalui edukasi kesehatan dan demonstrasi pembuatan produk herbal “Teh Cinta” berbahan kayu manis, jahe, pandan, dan pegagan. Program dilaksanakan di Balai Pekon Gadingrejo Timur, Kabupaten Pringsewu, pada 5 Agustus 2025 dengan peserta sebanyak 31 orang. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kesehatan (cek gula darah dan tekanan darah), penyuluhan mengenai pengertian DM, faktor risiko, komplikasi, serta pencegahannya, dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan produk herbal. Efektivitas kegiatan diukur menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis melalui uji paired t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta (p-value 0,003), disertai antusiasme tinggi dalam praktik pembuatan produk herbal. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam menciptakan masyarakat tangguh tanpa diabetes melalui pendekatan edukasi dan pemanfaatan bahan alam yang sederhana dan berkelanjutan.
References
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2019). Laporan Provinsi Lampung: Riskesdas 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.litbang.kemkes.go.id/laporan-rkd-2018-provinsi-lampung/
Conen, D., Ridker, P. M., Mora, S., Buring, J. E., & Glynn, R. J. (2011). Blood pressure and risk of developing type 2 diabetes mellitus: The Women's Health Study. European Heart Journal.
Jannah, M., Kaban, K. B., Sitohang, A., Sanofa, H., Hacki, T. A., & Gulo, S. K. (2025). Hubungan Gaya Hidup dan Pola Makan dengan Kejadian Diabetes Mellitus di RSUD Kota Sabang. Malahayati Nursing Journal, 7(4), 1500-1512.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Tetap Produktif, Cegah dan Atasi Diabetes Melitus. INFODATIN.
Manuntung, A. (2019). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Pola Makan Sebagai Faktor Resiko Diabetes Melitus. Media Informasi, 138-142.
Nugroho, K. P. A., Kurniasari, R. R. M. D., & Noviani, T. (2019). Gambaran Pola Makan Sebagai Penyebab Kejadian Penyakit Tidak Menular (Diabetes Mellitus, Obesitas, Dan Hipertensi) Di Wilayah Kerja Puskesmas Cebongan, Kota Salatiga. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 15–23. https://doi.org/10.34035/jk.v10i1.324
Rahmani, D. A., Risnawati, R., & Hamdani, M. F. (2025). Uji T-Student Dua Sampel Saling Berpasangan/Dependend (Paired Sample t–Test). Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(2), 568-576.
Silalahi, L. (2019). Hubungan Pengetahuan dan Tindakan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal PROMKES, 7(2), 223. https://doi.org/10.20473/jpk.v7.i2.2019.223232
Sulistiowati, E., & Idaiani, S. (2015). Faktor Risiko Penyakit Ginjal Kronik Berdasarkan Analisis Cross-sectional Data Awal Studi Kohort Penyakit Tidak Menular Penduduk Usia 25-65 Tahun di Kelurahan Kebon Kalapa, Kota Bogor Tahun 2011. Buletin Penelitian Kesehatan, https://doi.org/10.22435/bpk.v43i3.4344.163-172
Supriyanti, S., Elfida, E., Sulistiany, E., Junaida, E., & Ali, A. (2025). Penyuluhan Gaya Hidup Sebagai Upaya Pencegahan Diabetes Melitus di Kota Langsa. Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 58-67.
Tsiachris, D., Tsioufis, C., Thomopoulos, C., et al. (2011). New-onset diabetes and cardiovascular events in essential hypertensives: A 6-year follow-up study. International Journal of Cardiology, 153(2), 154–158.
Wang, B., Yang, Y., & Li, X. (2022). Interaction of Hypertension and Insulin Resistance Exacerbates the Occurrence of Diabetes Mellitus in Healthy Individuals. Journal of Diabetes Research, 2022, 1– 7. https://doi.org/10.1155/2022/9289812
Wati, H., & Nurmawati, D. (2025). Pengabdian Masyarakat Pelatihan Pembuatan Lipstik ekstrak Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) di kelurahan kemasan Kota Kediri-Jawa Timur. JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 110–113. https://doi.org/10.71456/adc.v3i2.1168
World Health Organization. (2020). Changing The Game To Improve Availability And Affordability Of Quality-Assured Insulin And Associated Devices. https://ww.who.int/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Riri Fauziyya, dkk

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





