Pemberdayaan Kube Al-Fazza 2.0 Melalui Ecoprinting Kreatif Berbasis Potensi Pesisir di Desa Sebong Pereh
DOI:
https://doi.org/10.71456/adc.v4i2.1561Keywords:
Pemberdayaan, Ecoprinting, Blue Economy, KUBE, Desa Sebong PerehAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Al-Fazza 2.0 di Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan melalui pengembangan produk ecoprinting yang berbasis potensi pesisir. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama delapan bulan pada tahun 2025 dengan dukungan pendanaan dari hibah DRTPM. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas anggota KUBE, yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga, dalam mengolah bahan alam pesisir menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teknik ecoprinting, manajemen usaha mikro, serta pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam menghasilkan produk ecoprint khas pesisir dengan motif “ondok-ondok” yang memanfaatkan daun mangrove sebagai bahan utama. Selain itu, kegiatan ini berdampak pada peningkatan motivasi kewirausahaan dan promosi potensi lokal Desa Sebong Pereh. Kegiatan ini menjadi model pemberdayaan perempuan berbasis blue economy yang berkelanjutan.
References
Alamsyahbana, M. I., & Chartady, R. (2024). Implementasi Ecoprinting Bercorak Khas Desa Sebong Pereh Sebagai Wujud Green Economy Pada Kube Al-Fazza. 5(5), 9031–9037.
Dekrismon, V., & Yulivestra, M. (2019). Implementasi Program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Tanah.
Januari, N., Nisa, A., Nasution, N. A., Muhajir, A., Hafiz, R., & Hati, S. T. (2026). Ecoprint sebagai Alternatif Produk Fashion Ramah Lingkungan pada UMKM Berbasis Ekonomi Kreatif di SD Negeri 040479 Perteguhen. Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin, 6(1), Hal. 99-108.
Fauziah, R., & Nurhayati, E. (2021). Implementasi Ecoprint sebagai Produk Ekonomi Kreatif Ramah Lingkungan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 45–52.
Juaris, Jhon Wahidi, Saprijal, F. S. (2023). Peran Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Dalam Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Di Desa Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Lembaran Masyarakat Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 9(2), 210–224.
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2023). Konsep Blue Economy dalam Pengelolaan Wilayah Pesisir. Jakarta: KKP.
Khoirunnisa, A., Permadani, K. G., Syafira, V., Muniroh, C., & Rezky, B. (2024). Pemberdayaan Perempuan dengan Kegiatan Ecoprint di Dusun Pogalan Atas melalui Ecocreative of Sempurna. 3, 65–75. https://doi.org/10.46843/jmp.v3i2.308
Pujiastuti, D. R., & Dalengkade, M. N. (2024). Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Keterampilan Pembuatan Batik Ecoprint. 3(4), 371–378.
Sari, N., & Rahmawati, D. (2022). Pemberdayaan Perempuan Melalui Ecoprint Berbasis Lingkungan di Daerah Pesisir. Jurnal Abdimas Kreatif, 7(2), 101–110.
Suprapto, H., & Yuliana, T. (2023). Model Pemberdayaan KUBE dalam Peningkatan Ekonomi Lokal. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia, 9(1), 25–33.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Armansyah, Eko Murti Saputra, Charly Marlinda, Rachmad hartady, Roland Dika Afrili, & Nikolaus Daka Wardana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





