Penguatan Kapasitas UMKM Pesisir Melalui Inovasi Ecoprinting di Desa Sebong Pereh

Authors

  • Armansyah* Program Studi Manajemen, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-0225-4413
  • Charly Marlinda Program Studi Akuntansi, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Indonesia
  • Eko Murti Saputra Program Studi Manajemen, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Indonesia
  • Rachmad Chartady Program Studi Akuntansi, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Indonesia
  • Herman Program Studi Manajemen, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Indonesia
  • Muqtafin Program Studi Manajemen, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Indonesia
  • Roland Dika Afrili Program Studi Manajemen, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Indonesia
  • Nikolaus Daka Wardana Program Studi Akuntansi, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71456/adc.v4i2.1665

Keywords:

UMKM, Ecoprinting, Pemberdayaan Masyarakat, Ekonomi Kreatif, Pesisir

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir. Desa Sebong Pereh Kabupaten Bintan memiliki potensi sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku produk kerajinan ramah lingkungan. Namun demikian, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah potensi tersebut menjadi produk bernilai ekonomi masih menjadi kendala utama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM pesisir melalui pelatihan dan pendampingan inovasi ecoprinting. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan praktik pembuatan ecoprint, serta pendampingan pengembangan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami teknik dasar ecoprint dan menghasilkan berbagai produk kain bermotif alami dengan memanfaatkan daun dan bunga yang tersedia di lingkungan sekitar. Selain meningkatkan keterampilan masyarakat, kegiatan ini juga membuka peluang usaha baru berbasis ekonomi kreatif yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir. Dengan demikian, inovasi ecoprinting dapat menjadi salah satu alternatif strategi pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.

References

Abriyoso, O. J. (2023). Pengembangan UMKM Di Kelurahan Sei Jang Berbasis Literasi Digital Pada UMKM ANS 3 Bersaudara. Jurnal Pengabdian Pembelajaran Dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, xx(xx).

Alamsyahbana, M. I., & Chartady, R. (2024). Implementasi Ecoprinting Bercorak Khas Desa Sebong Pereh Sebagai Wujud Green Economy Pada Kube Al-Fazza. 5(5), 9031–9037.

Arifin, Z. (2020). Pemberdayaan UMKM berbasis ekonomi kreatif. Jakarta: Kencana.

Armansyah, Saputra, E. M., Marlinda, C., Chartady, R., Afrili, R. D., & Wardana, N. D. (2026). Pemberdayaan Kube Al-Fazza 2.0 Melalui Ecoprinting Kreatif Berbasis Potensi Pesisir di Desa Sebong Pereh. JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 117–120. https://doi.org/https://doi.org/10.71456/adc.v4i2.1561

Hidayat, R., & Nugroho, A. (2021). Pemanfaatan bahan alami dalam teknik ecoprint pada produk tekstil. Jurnal Kerajinan Indonesia, 10(2), 45–52.

Suryana. (2017). Ekonomi kreatif dan pengembangan UMKM. Bandung: Alfabeta.

Tambunan, T. (2019). Perkembangan UMKM di Indonesia. Jakarta: LP3ES.

Downloads

Published

2026-03-07

How to Cite

Armansyah, Marlinda, C., Saputra, E. M., Chartady, R., Herman, Muqtafin, Afrili, R. D., & Wardana, N. D. (2026). Penguatan Kapasitas UMKM Pesisir Melalui Inovasi Ecoprinting di Desa Sebong Pereh. JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 191–195. https://doi.org/10.71456/adc.v4i2.1665