Pelatihan dan Pendampingan Ecoprint Bagi UMKM Desa Sebong Pereh Kabupaten Bintan

Authors

  • Armansyah* Program Studi Manajemen, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-0225-4413
  • Rachmad Chartady Program Studi Akuntansi, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Indonesia
  • Eko Murti Saputra Program Studi Manajemen, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Indonesia
  • Charly Marlinda Program Studi Akuntansi, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Indonesia
  • Ahmad Yani Program Studi Manajemen, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Indonesia
  • Fatahuddin Program Studi Manajemen, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Indonesia
  • Yuritanto Program Studi Manajemen, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Indonesia
  • Muhammad Isa Alamsyahbana Program Studi Akuntansi, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71456/adc.v4i2.1666

Keywords:

UMKM, Ecoprint, Pemberdayaan Masyarakat, Ekonomi Kreatif

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan pesisir. Desa Sebong Pereh di Kabupaten Bintan memiliki potensi sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku produk kerajinan berbasis lingkungan. Namun demikian, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah potensi tersebut menjadi produk bernilai ekonomi masih menjadi kendala utama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan produk ecoprint. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, serta pendampingan produksi kepada kelompok UMKM setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami teknik dasar ecoprint dan menghasilkan berbagai produk kain bermotif alami dengan memanfaatkan daun dan bunga yang tersedia di lingkungan sekitar. Selain meningkatkan keterampilan masyarakat, kegiatan ini juga membuka peluang usaha baru berbasis ekonomi kreatif yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan pelatihan dan pendampingan ecoprint dapat menjadi salah satu strategi pemberdayaan UMKM yang berkelanjutan.

References

Alamsyahbana, M. I., & Chartady, R. (2024). Implementasi Ecoprinting Bercorak Khas Desa Sebong Pereh Sebagai Wujud Green Economy Pada Kube Al-Fazza. 5(5), 9031–9037.

Arifin, Z. (2020). Pemberdayaan UMKM berbasis ekonomi kreatif. Jakarta: Kencana.

Armansyah, Saputra, E. M., Marlinda, C., Chartady, R., Afrili, R. D., & Wardana, N. D. (2026). Pemberdayaan Kube Al-Fazza 2.0 Melalui Ecoprinting Kreatif Berbasis Potensi Pesisir di Desa Sebong Pereh. JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 117–120. https://doi.org/https://doi.org/10.71456/adc.v4i2.1561

Hidayat, R., & Nugroho, A. (2021). Pemanfaatan bahan alami dalam teknik ecoprint pada produk tekstil. Jurnal Kerajinan Indonesia, 10(2), 45–52.

Muhammad Isa Alamsyahbana, Salihi, S., Rachmad Chartady, Armansyah, A., Vina Amalia Putri, M. Fachri Riauan, Mutiara Adinda Febrian, & M. Iqbal Sesaria. (2023). Pengabdian Dalam Mengoptimalisasikan Kegiatan Perekonomian Umkm Di Kelurahan Batu Sembilan Melalui Program Digitalisasi Umkm. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 423–428. https://doi.org/10.53625/jabdi.v3i2.6055

Suryana. (2017). Ekonomi kreatif dan pengembangan UMKM. Bandung: Alfabeta.

Tambunan, T. (2019). Perkembangan UMKM di Indonesia. Jakarta: LP3ES.

Downloads

Published

2026-03-07

How to Cite

Armansyah, Chartady, R., Saputra, E. M., Marlinda, C., Yani, A., Fatahuddin, Yuritanto, & Alamsyahbana, M. I. (2026). Pelatihan dan Pendampingan Ecoprint Bagi UMKM Desa Sebong Pereh Kabupaten Bintan. JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 196–199. https://doi.org/10.71456/adc.v4i2.1666