Peningkatan Kesehatan Mental Dini untuk Pencegahan Bullying di Kuttab Anas Bin Malik
DOI:
https://doi.org/10.71456/adc.v4i2.1782Keywords:
kesehatan mental, bullying, sosialisasi, siswa, interaksi sosialAbstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Program Studi Teknik Biomedis ITERA di Kuttab Anas bin Malik bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa mengenai pentingnya kesehatan mental sebagai faktor yang memengaruhi cara berpikir, berperilaku, dan berinteraksi sosial. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada meningkatnya permasalahan kesehatan mental pada anak dan remaja serta adanya perilaku bullying di lingkungan pendidikan yang berdampak negatif terhadap kondisi emosional, kepercayaan diri, dan perkembangan sosial akademik siswa. Selain itu, keterbatasan pemahaman siswa terkait pengelolaan emosi dan interaksi sosial positif, serta belum adanya program edukasi kesehatan mental yang terstruktur, menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif dan interaktif melalui penyampaian materi mengenai empati, bullying dan dampaknya, serta pembiasaan perilaku sosial positif dengan teknik role play, drama, presentasi interaktif, dan lagu edukatif yang dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu pra-sosialisasi, sosialisasi, dan pasca-sosialisasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap kesehatan mental serta terbentuknya perilaku sosial yang lebih positif. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan kondusif serta mendukung upaya pencegahan bullying secara efektif.
References
Ainun, A. L., Bagus Ardi Saputro, Dina Prasetyowati, & Yenny Rachmawati. (2023). PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL PESERTA DIDIK USIA DASAR. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(04), 1796–1808. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i0 4.1770
Karisma, N., Rofiah, A., Afifah, S. N., & Manik, Y. M. (2024). Kesehatan Mental Remaja dan Tren Bunuh Diri: Peran Masyarakat Mengatasi Kasus Bullying di Indonesia. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(03), 560–567. https://doi.org/10.47709/educendikia.v 3i03.3439
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia 2022. KementerianKesehatan Republik Indonesia. https://kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2022
Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2023). Bank Data Perlindungan Anak. Komisi Perlindungan Anak Indonesia. https://bankdata.kpai.go.id/
Mental Health, Brain Health and Substance Use (MSD). (2012). ADOLESCENT MENTAL HEALTH. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/ite m/adolescent-mental-health
Mental health: Strengthening our response. (2022). Mental Health.
Purba, D. W. (2025). DAMPAK BULLYING SEBAGAI FAKTOR RISIKO GANGGUAN KESEHATAN MENTAL
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Retno Maharsi, Aldi Herbanu, Asy Syifa Labibah, Rafli Filano, Sekar Asri Tresnaningtyas, Dwi Susanti6, Nova Resfita, Nurul Maulidiyah, Seiswondyshu Hannoudzaky Sonefisal, & Rilensya Rahma Suci

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







