Pendekatan Diagnosis Lahan Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Mendukung Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Penyusunan Rekomendasi Pengelolaan Lahan

Authors

  • I Ketut Sugawa PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Sepinggan
  • ⁠⁠Syauqiy Ridlo Robby PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Sepinggan
  • Aliecya Zahraa Salshabilla PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Sepinggan
  • Ahmad Ghozali Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Hsamangun
  • Nice Nurhayati Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Hsamangun

DOI:

https://doi.org/10.71456/adc.v5i1.2593

Keywords:

Diagnosis Lahan, Pengelolaan Lahan Spesifik Lokasi, Pertanian Perkotaan, Sumber Daya Lokal, Pemberdayaan Kelompok Tani

Abstract

Rekomendasi pengelolaan lahan bagi kelompok tani masih sering disusun secara umum tanpa mempertimbangkan kondisi biofisik spesifik lokasi dan ketersediaan sumber daya lokal, sehingga kesesuaiannya dapat berbeda antarlokasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi biofisik dan faktor pembatas, mengidentifikasi potensi sumber daya lokal, menyusun rekomendasi pengelolaan spesifik lokasi, serta merumuskan KERDILA (Kerangka Diagnosis Lahan dan Rekomendasi Pengelolaan) sebagai kerangka pendukung keputusan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi multi-lokasi pada empat kawasan pertanian perkotaan binaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal Sepinggan di Kota Balikpapan. Data diperoleh melalui pemeriksaan lapangan menggunakan soil analyzer tester, observasi kondisi tanah, air, tanaman, dan sistem budidaya, dokumentasi, dokumen program, serta materi pendampingan teknis, kemudian dianalisis melalui reduksi, kategorisasi, perbandingan antarlokasi, dan matching analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat lokasi memiliki perbedaan kemasaman tanah, tingkat kesuburan, kelembapan tanah, kualitas air, sistem budidaya, dan sumber daya lokal yang tersedia, sehingga setiap lokasi memerlukan paket rekomendasi yang berbeda. Temuan tersebut disintesis menjadi KERDILA yang terdiri atas tujuh tahap, yaitu Kenali, Evaluasi, Rumuskan, Desain, Implementasikan, Lakukan monitoring dan evaluasi, serta Adaptasikan. KERDILA diharapkan dapat mendukung proses diagnosis dan pengambilan keputusan dalam pendampingan pengelolaan lahan, khususnya pada pertanian perkotaan dan kelompok tani skala kecil.

References

Abdurachman, A., Dariah, A., & Mulyani, A. (2008). Strategi dan teknologi pengelolaan lahan kering mendukung pengadaan pangan nasional. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 27(2), 43–49.

Agegnehu, G., Bass, A. M., Nelson, P. N., & Bird, M. I. (2016). Benefits of biochar, compost and biochar–compost for soil quality, maize yield and greenhouse gas emissions in a tropical agricultural soil. Science of the Total Environment, 543, 295–306. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2015.11.054

Ayers, R. S., & Westcot, D. W. (1985). Water quality for agriculture (FAO Irrigation and Drainage Paper No. 29 Rev. 1). Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Blanco-Canqui, H. (2017). Biochar and soil physical properties. Soil Science Society of America Journal, 81(4), 687–711. https://doi.org/10.2136/sssaj2017.01.0017

Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027

Nayenggita, G. B., Raharjo, S. T., & Resnawaty, R. (2019). Praktik Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 2(1), 61–66.

Bünemann, E. K., Bongiorno, G., Bai, Z., Creamer, R. E., De Deyn, G., De Goede, R., Fleskens, L., Geissen, V., Kuyper, T. W., Mäder, P., Pulleman, M., Sukkel, W., Van Groenigen, J. W., & Brussaard, L. (2018). Soil quality—A critical review. Soil Biology and Biochemistry, 120, 105–125. https://doi.org/10.1016/j.soilbio.2018.01.030

Doran, J. W., & Zeiss, M. R. (2000). Soil health and sustainability: Managing the biotic component of soil quality. Applied Soil Ecology, 15(1), 3–11. https://doi.org/10.1016/S0929-1393(00)00067-6

Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2017). Voluntary guidelines for sustainable soil management.

Gebbers, R., & Adamchuk, V. I. (2010). Precision agriculture and food security. Science, 327(5967), 828–831. https://doi.org/10.1126/science.1183899

Hardjowigeno, S. (2007). Ilmu tanah (6th ed.). Akademika Pressindo.

Herhandini, D. A., Suntari, R., & Citraresmini, A. (2021). Pengaruh aplikasi biochar sekam padi dan kompos terhadap sifat kimia tanah, pertumbuhan, dan serapan fosfor tanaman jagung pada Ultisol. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 8(2), 385–394. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2021.008.2.10

Heryani, N., & Rejekiningrum, P. (2019). Pengembangan pertanian lahan kering iklim kering melalui implementasi panca kelola lahan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(2), 63–71. https://doi.org/10.21082/jsdl.v13n2.2019.63-71

Isman, M. B. (2020). Botanical insecticides in the twenty-first century—Fulfilling their promise? Annual Review of Entomology, 65, 233–249. https://doi.org/10.1146/annurev-ento-011019-025010

Jeffery, S., Verheijen, F. G. A., Van Der Velde, M., & Bastos, A. C. (2011). A quantitative review of the effects of biochar application to soils on crop productivity using meta-analysis. Agriculture, Ecosystems & Environment, 144(1), 175–187. https://doi.org/10.1016/j.agee.2011.08.015

Karlen, D. L., Mausbach, M. J., Doran, J. W., Cline, R. G., Harris, R. F., & Schuman, G. E. (1997). Soil quality: A concept, definition, and framework for evaluation. Soil Science Society of America Journal, 61(1), 4–10. https://doi.org/10.2136/sssaj1997.03615995006100010001x

Kasno, A. (2019). Perbaikan tanah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemupukan berimbang dan produktivitas lahan kering masam. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(1), 27–40. https://doi.org/10.21082/jsdl.v13n1.2019.27-40

Kencana, W. H., Meisyanti, M., & Sari, Y. (2022). Pemberdayaan kelompok wanita tani berbasis urban farming di Kelurahan Malaka Sari dalam peningkatan kesejahteraan keluarga. Warta LPM, 25(4), 433–443. https://doi.org/10.23917/warta.v25i4.1134

Kibblewhite, M. G., Ritz, K., & Swift, M. J. (2008). Soil health in agricultural systems. Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences, 363(1492), 685–701. https://doi.org/10.1098/rstb.2007.2178

Krisnawati, A. (2016). Model pemberdayaan masyarakat melalui konsep pertanian perkotaan (urban farming) (Studi pada Kelompok Tani Elok Mekar Sari, Surabaya). Publika, 4(4).

Lal, R. (2015). Restoring soil quality to mitigate soil degradation. Sustainability, 7(5), 5875–5895. https://doi.org/10.3390/su7055875

Lehmann, J., Bossio, D. A., Kögel-Knabner, I., & Rillig, M. C. (2020). The concept and future prospects of soil health. Nature Reviews Earth & Environment, 1(10), 544–553. https://doi.org/10.1038/s43017-020-0080-8

Lehmann, J., & Joseph, S. (Eds.). (2015). Biochar for environmental management: Science, technology and implementation (2nd ed.). Routledge.

McCown, R. L. (2002). Changing systems for supporting farmers’ decisions: Problems, paradigms, and prospects. Agricultural Systems, 74(1), 179–220. https://doi.org/10.1016/S0308-521X(02)00026-4

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Orsini, F., Kahane, R., Nono-Womdim, R., & Gianquinto, G. (2013). Urban agriculture in the developing world: A review. Agronomy for Sustainable Development, 33, 695–720. https://doi.org/10.1007/s13593-013-0143-z

Pretty, J. N. (1995). Participatory learning for sustainable agriculture. World Development, 23(8), 1247–1263. https://doi.org/10.1016/0305-750X(95)00046-F

PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal Sepinggan. (2026a). Hasil evaluasi tanah dan rekomendasi pada empat lokasi binaan [Dokumen internal yang tidak dipublikasikan].

PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal Sepinggan. (2026b). Kerangka artikel jurnal: Pendekatan diagnosis lahan berbasis sumber daya lokal untuk mendukung pemberdayaan kelompok tani melalui penyusunan rekomendasi pengelolaan lahan [Dokumen internal yang tidak dipublikasikan].

PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal Sepinggan. (2026c). Materi pendampingan teknis pembenahan tanah, pemupukan organik, dan pestisida nabati [Dokumen internal yang tidak dipublikasikan].

Schjønning, P., Van Den Akker, J. J. H., Keller, T., Lamandé, M., Greve, M. H., Arvidsson, J., & Breuning-Madsen, H. (2015). Driver-pressure-state-impact-response (DPSIR): An analytical framework for assessing soil compaction. Advances in Agronomy, 133, 183–237. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-803067-7.00003-9

Sudadi, S., & Suryono, S. (2016). Pemanfaatan azolla sebagai sumber pakan pada budidaya sistem ganda azolla-lele. Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 31(2), 114–117. https://doi.org/10.20961/carakatani.v31i2.11992

Suhartini, S., Suryadarma, I. G. P., & Budiwati, B. (2017). Pemanfaatan pestisida nabati pada pengendalian hama Plutella xylostella tanaman sawi (Brassica juncea L.) menuju pertanian ramah lingkungan. Jurnal Sains Dasar, 6(1), 36–43. https://doi.org/10.21831/jsd.v6i1.12998

Sutriadi, M. T., Harsanti, E. S., Wahyuni, S., & Wihardjaka, A. (2019). Pestisida nabati: Prospek pengendali hama ramah lingkungan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(2), 89–101.

Wibowo, W. A., Hariyono, B., & Kusuma, Z. (2016). Pengaruh biochar, abu ketel dan pupuk kandang terhadap pencucian nitrogen tanah berpasir Asembagus, Situbondo. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 3(1), 269–278.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Zezza, A., & Tasciotti, L. (2010). Urban agriculture, poverty, and food security: Empirical evidence from a sample of developing countries. Food Policy, 35(4), 265–273. https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2010.04.007

Downloads

Published

2026-10-04

How to Cite

Sugawa, I. K., Robby, ⁠⁠Syauqiy R., Salshabilla, A. Z., Ghozali, A., & Nurhayati, N. (2026). Pendekatan Diagnosis Lahan Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Mendukung Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Penyusunan Rekomendasi Pengelolaan Lahan. JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 86–97. https://doi.org/10.71456/adc.v5i1.2593