Edukasi dan Implementasi Nature-Based Solution sebagai Upaya Mewujudkan Sekolah Hijau di SMAN 90 Jakarta
Education and Implementation of Nature-Based Solutions as an Effort to Create a Green School at SMAN 90 Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.71456/adc.v5i1.2594Keywords:
green school, Nature-Based Solutions, constructed wetland, school sanitation, urban farmingAbstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung pemberdayaan SMAN 90 Jakarta menuju sekolah hijau berbasis Nature-Based Solution (NbS) melalui perbaikan sanitasi, pengelolaan greywater, penerapan constructed wetland, pengembangan urban farming, serta penguatan media pembelajaran lingkungan. Analisis kebutuhan menunjukkan air limbah dari aktivitas kantin dan fasilitas sanitasi belum melalui pengolahan sebelum dialirkan ke drainase, sementara pemanfaatan ruang hijau dan fasilitas urban farming belum optimal. Metode kegiatan disusun dalam delapan tahap, yaitu sosialisasi sekolah hijau dan sanitasi layak, penerapan constructed wetland dan, pelatihan pengoperasian kualitas air, penerapan urban farming, penyusunan buku saku, pembuatan Eco-Corner, pendampingan dan monitoring, serta penyusunan luaran. Evaluasi pemahaman peserta dirancang melalui pre dan post test, hasil post tes sebanyak 86% peserta memahami sanitasi sekolah dan nature based solution.
References
Fitri, R., Perkasa, A. Y., Widjaja, H., Seanders, O., & Fauzi, R. (2024). Evaluation of urban farming system sustainability in Central Jakarta, Indonesia. Journal of Tekirdag Agricultural Faculty, 21(1), 256-264.
Kabisch, N., Korn, H., Stadler, J., & Bonn, A. (2017). Nature-based solutions to climate change mitigation and adaptation in urban areas. Springer.
Marendra, S. M. P., Hadisoebroto, R., Astuti, A. D., Yahya, W., Indradini, S. A. A., Kabe, K. K., et al. (2025). Edukasi pengelolaan air berbasis kesehatan lingkungan di sekolah. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 101-110.
Marendra, S. M. P., Widiatmono, B. R., & Sari, E. (2024). Perbandingan efektivitas fitoremediasi dalam mereduksi BOD dan COD (studi kasus: industri batik alam, Pasuruan). Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 11(1), 1-10.
Moelyanigrum, A. D. (2023). Sanitasi sekolah dan risiko penyakit berbasis air pada siswa sekolah dasar di Indonesia. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 15(2), 85-94.
Salsabila, D., Aphirta, S., Hendrawan, D. I., & Marendra, S. M. P. (2024). Lahan basah buatan untuk pengolahan air limbah grey water menggunakan Salvinia rotundifolia. Jurnal Bhuwana, 4(1), 60-74.
Sari, M. (2021). Peran ruang terbuka hijau dalam meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan padat penduduk. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 32(1), 45-56.
Seanders, O., Yuslim, S., & Fitri, R. (2025). Neighborhood park utilization study for environmental quality improvement: Case study Alam Sutera residential, South Tangerang. Journal of Synergy Landscape, 1(1), 1-10.
Vymazal, J. (2011). Plants used in constructed wetlands with horizontal subsurface flow: A review. Hydrobiologia, 674(1), 133-156.
Yuslim, S., Seanders, O., Ramadhani, A., Indrawati, E., & Lumbantoruan, S. F. H. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan penghijauan di Taman Merah Delima II: Teknik urban farming untuk lahan terbatas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(9), 1450-1458
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sheilla Megagupita Putri Marendra, dkk.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







