Pemberdayaan Rumah Tangga Melalui Gerakan Tanjak Pangan untuk Mewujudkan Konsumsi Pangan Berkelanjutan di Kota Tanjungpinang

Authors

  • Afriyadi Program Studi Akuntansi, STIE Pembangunan Tanjungpinang
  • Yesi Perdeawati Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang
  • Nandini Ayu Saputri Program Studi Manajemen, STIE Pembangunan Tanjungpinang
  • Muhammad Apis Program Studi Manajemen, STIE Pembangunan Tanjungpinang

DOI:

https://doi.org/10.71456/adc.v5i1.2903

Keywords:

Pemberdayaan Rumah Tangga, TANJAK PANGAN, Food Waste, Konsumsi Pangan Berkelanjutan, Ketahanan Pangan

Abstract

Pemborosan pangan (food waste) merupakan salah satu permasalahan dalam mewujudkan ketahanan pangan dan konsumsi berkelanjutan, khususnya pada tingkat rumah tangga. Pengelolaan pangan yang belum optimal, mulai dari perencanaan pembelian, penyimpanan, pengolahan, hingga konsumsi, berpotensi meningkatkan jumlah pangan terbuang serta mengurangi efisiensi pemanfaatan sumber daya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan rumah tangga dalam mengelola konsumsi pangan secara bijak melalui Gerakan TANJAK PANGAN (Tanjungpinang Ajak Jaga Pangan). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan partisipatif melalui edukasi, sosialisasi, pengukuran timbulan food waste, pendampingan praktik pengelolaan pangan, serta evaluasi perubahan pengetahuan masyarakat. Intervensi diarahkan pada penerapan perilaku konsumsi pangan berkelanjutan melalui prinsip membeli sesuai kebutuhan, menyimpan pangan dengan tepat, mengolah secara efisien, mengambil makanan secukupnya, menghabiskan makanan, dan memanfaatkan kembali pangan yang masih layak konsumsi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai food waste dari 51,5% sebelum intervensi menjadi 84,2% setelah intervensi, atau meningkat sebesar 32,7 poin persentase. Peningkatan tersebut mengindikasikan bahwa edukasi dan pendampingan berbasis rumah tangga berkontribusi terhadap penguatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan pemborosan pangan. Gerakan TANJAK PANGAN diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan daerah serta membangun budaya konsumsi pangan yang bertanggung jawab di Kota Tanjungpinang.

References

Aprilia Nurcahyaning Rahayu, Indah Andesta, Mashudi. (2026). Community-Based Strengthening of Cross-Sector Awareness on Food Safety to Reduce Household Food Waste through Forum Group Discussion. Jurnal PkM Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(01), 239-246. https://doi.org/10.30998/jurnalpkm.v9i01.720

Badan Pangan Nasional. (2024). Gerakan Selamatkan Pangan. Jakarta: Badan Pangan Nasional.

Badan Pangan Nasional. (2024). Pedoman Gerakan Selamatkan Pangan. Jakarta: Badan Pangan Nasional.

Badan Pusat Statistik Kota Tanjungpinang. (2025). Kota Tanjungpinang dalam Angka 2025. BPS Kota Tanjungpinang.

Bryson, J. M. (2004). What to do when stakeholders matter: Stakeholder identification and analysis techniques. Public Management Review, 6(1), 21–53.

Bryson, J. M., Crosby, B. C., & Stone, M. M. (2015). Designing and implementing cross-sector collaborations: Needed and challenging. Public Administration Review, 75(5), 647–663.

Kaplan, R. S., & Norton, D. P. (1996). The Balanced Scorecard: Translating Strategy into Action. Boston: Harvard Business School Press.

Kusek, J. Z., & Rist, R. C. (2004). Ten Steps to a Results-Based Monitoring and Evaluation System. Washington, DC: World Bank.

Osborne, S. P. (2010). The New Public Governance? Emerging Perspectives on the Theory and Practice of Public Governance. London: Routledge.

Pemerintah Kota Tanjungpinang. (2025). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Tanjungpinang. Tanjungpinang: Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Pramuwidyatama, M. G., Irawan, G. A. S., Dewi, E. F., Pringgabayu, D. ., & Afgani, K. F. (2022). Edukasi Dan Deksripsi Model Operasional Bank Makanan Untuk Mengurangi Sampah Makanan Dan Meningkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat Di Kota Bandung. Jurnal Pengabdian UMKM, 1(1), 33–37. ttps://doi.org/10.36448/jpu.v1i1.9

Putri Daulika, Ridzky Zul Asdi, Dede Aprylasari. (2025) Pengurangan Food Waste untuk Memperkuat Ketahanan Pangan Tingkat Desa. Journal of Social Work and Empowerment, 5(1), 202-210. https://doi.org/10.58982/jswe.v5i1.1014

Republik Indonesia. (2012). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Jakarta: Sekretariat Negara.

Republik Indonesia. (2015). Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi. Jakarta: Sekretariat Negara.

Windi Wulandari, Rezania Asyfiradayati, Ima Aryani, Fairus El Had, Inessima Addhabie. (2026). Penerapan Teknologi Tepat Guna Dalam Pengolahan Sampah Makanan (Food Waste) Menjadi Pakan Ikan. JMM(Jurnal Masyarakat Mandiri).

Downloads

Published

2026-10-02

How to Cite

Afriyadi, Perdeawati, Y., Saputri, N. A., & Apis, M. (2026). Pemberdayaan Rumah Tangga Melalui Gerakan Tanjak Pangan untuk Mewujudkan Konsumsi Pangan Berkelanjutan di Kota Tanjungpinang. JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 67–74. https://doi.org/10.71456/adc.v5i1.2903