Pemberdaayan Masyarakat Desa Sumberlesung Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember

Authors

  • Masrurotullaily* Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Putut Nur Falah Ayu Waseso Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Nurhasanah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Rika Septhian Anggraeni Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Roaita Zamzam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Nila Matswa Ulil Azmi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Ulfatun Nikmah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Novita Ayudia Nabilah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Nabila Khooirunnisa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Salman Barizi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Keywords:

Pemberdayaan Masyarakat, ABCD, taman baca, buku panduan, Sosialisasi

Abstract

Pada pelaksanaan KKN Tahun 2023 Tahap 1 UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember yang berlokasi di Desa Sumberlesung Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD), ada beberapa aset yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut. Program yang pertama yaitu taman baca. Program ini muncul dikarenakan ada salah satu taman milik salah satu penduduk desa yang sering dijadikan tempat bermain anak-anak di desa. Dengan adanya taman baca, diharapkan anak-anak di desa bisa membaca sambil bermain ketika menghabiskan waktu luang mereka. Program kedua yaitu pembuatan buku panduan ilmu tajwid. Berdasarkan hasil survei, ada dua TPQ yang sangat membutuhkan buku panduan ini yaitu TPQ yang ada di Dusun Onjur dan Dusun Karang Kebun. Buku panduan ilmu tajwid ini diharapkan dapat mempermudah para pelajar santri tidak hanya untuk belajar ilmu tajwid tetapi juga belajar bacaan solat dan doa harian. Selanjutnya, program terakhir yaitu pembuatan NIB (Nomor Induk Berwirausaha). Program ini dicetuskan dikarenakan aset individu Desa Sumberlesung banyak yang bermatapencaharian sebagai pengrajin atau pengusaha kecil tetapi yang memiliki NIB hanya beberapa saja. Oleh karena itu, dengan adanya program ketiga ini diharapkan dapat mempermudah Usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Desa Sumberlesung untuk mendapatkan NIB. Dalam kurun waktu 40 hari, semua program terlaksana dengan baik dan lancar.

References

Albab Al Umar, A. U., Nur Savitri, A. S., Pradani, Y. S., Mutohar, M., & Khamid, N. (2021). Peranan Kuliah Kerja Nyata Sebagai Wujud Pengabdian Kepada Masyarakat Di Tengah Pandemi Covid-19. E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 39–44. https://doi.org/10.47492/eamal.v1i1.377

Junedi, B., Prayoga, A., Rizal, K. J., Amelia, W., & Nurhasanah, I. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Desa Muaradua Melalui Kuliah Kerja Mahasiswa Tematik. Jurnal Pengabdian Dharma Laksana, 4(1), 89. https://doi.org/10.32493/j.pdl.v4i1.13187

LP2M UIN KHAS Jember. (2022). Buku Pedoman KKN ABCD UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. LP2M UIN KHAS Jember.

Downloads

Published

2023-11-01

How to Cite

Masrurotullaily, Waseso, P. N. F. A., Nurhasanah, Anggraeni, R. S., Zamzam, R., Azmi, N. M. U., Nikmah, U., Nabilah, N. A., Khooirunnisa, N., & Barizi, S. (2023). Pemberdaayan Masyarakat Desa Sumberlesung Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember. JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 87–91. Retrieved from https://yptb.org/index.php/abdicurio/article/view/427