Penyuluhan Peran Dan Manfaat Bumdes Dalam Pengelolaan Wisata Mangrove Park Di Desa Darunu
DOI:
https://doi.org/10.71456/adc.v2i1.589Keywords:
BUMDES, Mangrove Park, Desa DarunuAbstract
Perkembangan pariwisata di kabupaten Minahasa Utara dengan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2019 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Likupang, memberikan kesempatan yang besar bagi desa-desa di kabupaten Minahasa Utara untuk dapat mengembangkan pariwisatanya. Desa-desa di Kabupaten Minahasa mulai berbenah dan mempersiapkan diri melihat potensi besar dari dunia pariwisata. Salah satunya yaitu Desa Darunu sebagai desa wisata rintisan melalui Darunu Mangrove Park sebagai wisata unggulannya. Pengembangan ini dapat memberi peluang bagi masyarakat Darunu dapat semakin berkembang perekonomiannya untuk itu pengelolaan Darunu Mangrove Park harus dilakukan secara professional, terbuka dan bertanggung jawab melalui BUMDES Desa Darunu. Namun, dalam pengelolaan Darunu Mangrove Park belum melibatkan BUMDES dalam hal ini BUMDES Sejahterah Darunu. Untuk itulah kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk dapat memberikan penyuluhan mengetahui Peran dan Manfaat BUMDES dalam Pengelolaan Wisata Mangrove Park di Desa Darunu. Metode pengabdian yang dilakukan melalui kegiatan penyuluhan berupa sosialisasi dan diskusi kepada Perangkat BUMDES Desa Darunu, POKDARWIS Desa Darunu, dan stakeholder lainnya yang terkait dengan pengelolaan Darunu Mangrove Park. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini yaitu Pemerintah Desa Darunu telah menyerahkan kewenangan pengelolaan Darunu Mangrove Park kepada BUMDES Sejahterah Darunu sesuai dengan prinsip-prisip BUMDES yang dalam pengelolaannya dibantu oleh POKDARWIS desa Darunu dan Masyarakat desa Darunu. Diharapkan dengan pengelolaan yang baik oleh BUMDES Sejahterah Darunu, Mangrove Park di Desa Darunu dapat meningkatnya perekonomian desa dan masyarakat Darunu.
References
Hadiwijoyo, Surya Sakti (2012). Perencanaan pariwisata perdesaan berbasis masyarakat (sebuah pendekatan konsep). Yogyakarta: Graha Ilmu.
Permatasari, I. (2022). Peran Model Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) Dalam Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan (Sustainable Tourism) di Bali. KERTHA WICAKSANA: Sarana Komunikasi Dosen dan Mahasiswa, 16 (2), 164-171.
Rubiantoro, E. A., & Haryanto, R. (2013). Bentuk keterlibatan masyarakat dalam upaya penghijauan pada kawasan hunian padat di Kelurahan Serengan, Kota Surakarta. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 9(4), 416-428
Wosten JHM, P de Willigen, NH Tri, TV Lien, SV Smith. 2003. Nutrient dynamics in mangrove areas of the Red River Estuary in Vietnam. Estuarine, Coastal and Shelf Science. 57 : 65 –72.
Sumber undang-undang :
Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa
Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa.
Sumber internet :
Desa Wisata yang Mengusung Konsep Sustainable Tourism diunduh dari https://www.kemenparekraf.go.id/ragam-pariwisata/7-Desa-Wisata-yang-Mengusung-Konsep-Sustainable-Tourism.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Merryany Theovanny Bawole, Dimas Ero Permana, Mikhael Credo Samuel Mangolo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





