Belajar Berbicara Bahasa Inggris Dengan Active Learning Bagi Siswa Elementary Johar Center English Course (JCEC).
DOI:
https://doi.org/10.71456/adc.v2i1.635Keywords:
Active learning, Belajar berbicara bahasa Inggris,, siswa Elementary JCECAbstract
Tujuan pengabdian kegiatan masyarakat ini untuk memberikan solusi dengan membantu anak anak di Johar Center English Course (JCEC) yang membutuhkan pelatihan tambahan dalam meningkatkan kemampuan berbicara (speaking) Bahasa Inggris dengan lancar baik secara aktif dan pasif. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan agar para siswa juga dalam mengingat kosa kata dalam bahasa Inggris. Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian kepada masyarakat ini bergabung bersama tim mentor JCEC untuk memberikan pelatihan dengan memberikan jam belajar tambahan di kelas JCEC tingkat Elementary yang siswanya terdiri dari para remaja yaitu, tingkat SMP- SMA. Kebutuhan para siswa JCEC ini adalah akibat jangka waktu belajar yang singkat selama masa pandemi. Adapun wujud solusi diberikan adalah dengan memberikan pelatihan keterampilan berbicara (speaking) bagi para siswa di JCEC. Tim menggunakan system belajar Active Learning selama masa belajar Bersama Tim Abdimas berlangsung. Active Learning ini digunakan agar para siswa JCEC berperan aktif penuh dalam mengembangkan ide-ide mereka pada teks pidato mereka, pidato tersebut ditunjukkan secara lisan di depan kelas. Di akhir kegiatan pengabdian masyarakat ini, hasil yang diperoleh adalah: (1) Penguasaan kosa kata dan tata bahasa Inggris siswa meningkat. (2) Siswa memahami bagaimana cara menyusun kalimat dalam berbicara menggunakan bahasa Inggris dengan tata bahasa yang benar. (3) Siswa merasa senang dalam berbahasa Inggris dan tidak merasa tertekan.
References
Browne, Culligan, Philips. (2014). In focus 2: A vocabulary, reading and critical thinking skills course. Singapore: Cambridge University Press
Crystal David. (2009). English Is Global Language. 2nd edition. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511486999
Gagne, M., Collier, D., Anderson, J., & PurcellGates, V. (2012). Literacy for Life: Program Literasi Antargenerasi. Vancouver: Universitas British Columbia
Mahu Diana-Petruta. (2012). Why Is Learning English So Beneficial Nowadays. International Journal of Communication Research; Iasi Vol. 2, Iss. 4, (Oct-Dec 2012): 374 376.
Musthafa. (2010). Teaching English to Young Learners in Indonesia: Essential Requirements. https://www.academia.edu/5690533/TEYL2010_Bachrudin_Musthafa
Rahayu, S., SD, S. P., & Vidya, A. (2022). Desain pembelajaran aktif (active learning). Ananta Vidya.
Semiun, T. T., Wisrance, M. W., Napitupulu, M. H., Seran, Y., Luruk, F. D., & Pale, E. S. (2022). Pelatihan Pidato Bahasa Inggris sebagai upaya Peningkatan Kemampuan Speaking. Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(02), 2015-222.
Widyastuti, A. (2016). Pengaruh Minat Membaca Dan Penguasaan Kosakata Terhadap Ketrampilan Berbicara Pidato. Deiksis, 8(01), 27-38.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Yosi Maeleona Passandaran, Yulia Sofiani, Imelda Malawaty Simorangkir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







