Pendidikan Agama sebagai Pilar Etika dalam Praktik Kesehatan Remaja di SMA IT Assalam Martapura
DOI:
https://doi.org/10.71456/jis.v3i2.1417Keywords:
Pendidikan Agama, Pilar Etika, Praktik Kesehatan RemajaAbstract
Masa remaja merupakan fase perkembangan yang rentan terhadap pengaruh negatif seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan pola hidup tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pendidikan agama dalam membentuk kesadaran dan etika hidup sehat pada siswa SMA IT Assalam Martapura. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 12 siswa, 2 guru pendidikan agama, dan 1 guru BK. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama memiliki peran signifikan dalam membentuk perilaku hidup sehat siswa. Internalisasi nilai-nilai Islam mendorong siswa untuk menjaga kebersihan diri, menjauhi pergaulan bebas dan narkoba, serta mengembangkan kesadaran spiritual sebagai motivasi menjaga kesehatan secara holistik. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui pembelajaran agama, kegiatan keagamaan sekolah, dan kolaborasi antara guru PAI dan guru BK. Dengan demikian, pendidikan agama di SMA IT Assalam Martapura berkontribusi nyata dalam membentuk generasi yang sehat secara fisik, mental, dan spiritual.
References
Adawiyah, R. (2021). Pendidikan Nilai dalam Perspektif Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Afriansyah, A., Awad., Latifah. (2023). Peran Guru Dalam Pendidikan Taman Siswa Sebuah Kajian Filsafat Ki Hajar Dewantara Yang Humanisme Dan Religious. EduCurio: Education Curiosity, 1(2), 403-413.
Agustina, A., Suwandewi, A., Tunggal, T., & Daiyah, I., Latifah. (2022). Sisi Edukatif Pendidikan Islam Dan Kebermaknaan Nilai Sehat Masa Pandemi Covid-19 Di Kalimantan Selatan. JIS: Journal Islamic Studies, 1(1).
Al-Ghazali. (2002). Ihya’ Ulumuddin (Jilid 1). Beirut: Dar Al-Kutub Al-‘Ilmiyah.
Arifin, M. (1993). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Arisa, A., Latifah. (2024). Video Animasi Kartun: Pencegahan Kasus Perundungan Anak Belia Di MAN 3 Banjarmasin. JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 130-137.
Azra, A. (2000). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Jakarta: Logos.
Basrowi. (2017). Kesehatan Mental dalam Pendidikan Islam. Surabaya: Lintang Rasi.
Daradjat, Z. (2005). Pendidikan Islam dalam Keluarga dan Sekolah. Jakarta: Bulan Bintang.
Depkes RI. (2010). Pedoman Hidup Sehat untuk Remaja. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
Fitriani, S. (2022). Integrasi Pendidikan Agama dan Kesehatan dalam Kurikulum Tematik. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 14(1), 88–102.
Hamka. (1982). Tasawuf Modern. Jakarta: Pustaka Panjimas.
Hidayat, A.A. (2015). Etika dan Hukum Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.
Hurlock, E.B. (2004). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Edisi 5). Jakarta: Erlangga.
Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI.
Koentjaraningrat. (2002). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Komalasari, K. & Saripudin, D. (2017). Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Kurikulum 2013. Bandung: PT Refika Aditama.
Kosasih, E. (2020). Kesehatan Mental dalam Perspektif Pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 6(3), 55–65.
Latifah, L., & Ngalimun, N. (2023). Pemulihan Pendidikan Pasca Pandemi Melalui Transformasi Digital Dengan Pendekatan Manajemen Pendidikan Islam Di Era Society 5.0. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 5(1), 41-50.
Latifah, L., Ngalimun, N., Setiawan, M. A., & Harun, M. H. (2020). Kecakapan behavioral dalam proses pembelajaran PAI Melalui Komunikasi Interpersonal. Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 5(2), 36-42.
Latifah, L., Zwagery, R. V., Safithry, E. A., & Ngalimun, N. (2023). Konsep dasar pengembangan kreativitas anak dan remaja serta pengukurannya dalam psikologi perkembangan. EduCurio: Education Curiosity, 1(2), 426-439.
Mulyasa, E. (2014). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Nasution, H. (2001). Islam Rasional: Gagasan dan Pemikiran. Bandung: Mizan.
Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.
Ngalimun, N., & Latifah, L. (2025). Pendidikan Sebagai Sebuah Investasi. Surplus: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 3(2), 369–378. https://doi.org/10.71456/sur.v3i2.1160
Ngalimun, S. P., M. (2014). Strategi dan model pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pessindo.
Ningrum, D. (2021). Peran Pendidikan Agama dalam Pencegahan Perilaku Menyimpang Remaja. Jurnal Tarbawi, 18(2), 121–135.
Quraish Shihab, M. (2007). Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Maudhui atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan.
Rahmat, J. (2003). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rakhmat, M. (2011). Pendidikan Agama dalam Keluarga dan Masyarakat. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Riinawati, N. (2022). Implementation of Character Education in Islamic Perspective at School. Journal of Positive Psychology and Wellbeing, 6(1), 561-566.
Saputra, A. (2020). Spiritualitas dan Kesehatan Mental Remaja. Jurnal Psikologi Islami, 8(1), 33–47.
Sukardi. (2016). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Suyanto. (2013). Manajemen Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Tilaar, H.A.R. (2002). Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Latifah, Azura Arisa, & Utomo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






