Peran Orang Tua dalam Membimbing dan Mengajarkan Kemandirian untuk Anak Usia Dini di TK HI Mutiara

Authors

  • Siti Aminah* Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Muhammad Zulkarnaen Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Herman Taufik Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.71456/jis.v3i2.1419

Keywords:

Peran Orang tua, Membimbing, Mengajarkan

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran orang tua dalam membimbing dan menanamkan kemandirian pada anak usia dini di TK HI Mutiara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam membentuk kemandirian anak. Orang tua bertindak sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing, dengan membiasakan anak melakukan tugas sederhana seperti memakai sepatu, merapikan tas, dan memilih alat bermain secara mandiri. Pendekatan yang digunakan orang tua meliputi metode yang menyenangkan dan konsisten, seperti bermain peran, penggunaan media edukatif, serta pembiasaan rutinitas harian yang mendukung perkembangan fisik, emosional, sosial, dan kognitif anak. Observasi di lingkungan TK HI Mutiara menunjukkan anak-anak menunjukkan perilaku mandiri dalam berbagai kegiatan sekolah. Faktor pendukung peran orang tua antara lain suasana rumah yang mendukung, keterlibatan keluarga, komunikasi yang baik dengan sekolah, dan pemanfaatan media edukatif. Namun, terdapat pula hambatan seperti kelelahan orang tua karena pekerjaan rumah, keterbatasan waktu, pengaruh anggota keluarga yang memanjakan anak, dan kurangnya rasa percaya diri anak. Untuk mengatasi hambatan tersebut, orang tua menerapkan strategi seperti pembentukan rutinitas, komunikasi intensif dengan sekolah, dan pemberian dukungan emosional. Kesimpulannya, keterlibatan aktif orang tua dan kerja sama dengan sekolah sangat berpengaruh dalam menumbuhkan kemandirian anak usia dini.

References

Anshori, M. (2019). Perspektif Al-Qur’an tentang pendidikan keluarga. Dirasah, 2(2).

Aprianty, R. A., & Ngalimun, N. (2022). Model Bimbingan Konseling Perkembangan Dalam Aktivitas Bermain Sebagai Strategi Pengalaman Belajar Yang Bermakna Di Sd Muhammadiyah 8 Banjarmasin. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 4(1), 68-76.

Ayu, F. (2022). Konsep kemandirian anak dalam karya Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari dan relevansinya dengan pendidikan Islam (Skripsi). UIN Raden Intan Lampung.

Diaty, R., Arisa, A., Lestari, N. C. A., & Ngalimun, N. (2022). Implementasi aspek manajemen berbasis sekolah dalam pelayanan bimbingan dan konseling. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Pandohop, 2(2), 38-46.

Ghony, M. D., & Almansyur, F. (2016). Metode penelitian kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Ilham, N., & Muarifah, A. (2025). Manajemen emosi dalam keluarga: Perspektif Islam tentang pendidikan emosi pada anak. Proceeding International Seminar of Islamic Studies, 204 & 35.

Jamilia, S. (2002). Tujuan hukum Islam terhadap Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Jurnal Studi Islam, 14(2), 45.

Khadijah, M. A., & Amelia, N. (2020). Perkembangan fisik motorik anak usia dini: Teori dan praktik. Jakarta: Prenada Media

Latifah, L., & Ngalimun, N. (2023). Pemulihan Pendidikan Pasca Pandemi Melalui Transformasi Digital Dengan Pendekatan Manajemen Pendidikan Islam Di Era Society 5.0. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 5(1), 41-50.

Latifah, L., Ngalimun, N., Setiawan, M. A., & Harun, M. H. (2020). Kecakapan behavioral dalam proses pembelajaran PAI Melalui Komunikasi Interpersonal. Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 5(2), 36-42.

Maulida, S. R. (2023). Peran pola asuh orang tua dalam penanaman kemandirian anak usia dini di Kelurahan Kramat Kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk (Skripsi). IAIN Ponorogo.

Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.

Ngalimun, S. P., M. (2014). Strategi dan model pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pessindo.

Nugroho, A. G., & Latifah, L. (2022). Proses Pembelajaran Menggunakan Strategi Inkuiri Dalam Manajemen Berbasis Sekolah (Mbs) Dengan Hasil Kepuasan Guru Di Madrasah Tsanawiyah Assalam Martapura. AL-ULUM: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(2).

Qiptiyah, T. M. (2024). Teori perkembangan kognitif anak (Vygotsky). Childhood Education: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1).

Riinawati, N. (2022). Implementation of Character Education in Islamic Perspective at School. Journal of Positive Psychology and Wellbeing, 6(1), 561-566.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta

Suprapti, S., Ilmiyah, N., Latifah, L., & Handayani, N. F. (2022). Islamic Aqidah Learning Management to Explore the Potential of Madrasah Students. Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), 5(1), 4664-4673.

Taufik, H. (2012). Nilai-nilai pendidikan Islam dalam novel Si Anak Kampoeng (novelisasi kehidupan Buya Syafii Maarif) karangan Damein Dematra.

Ulya, A. (2025). Filsafat pendidikan Islam dalam mendorong kemandirian anak melalui pendekatan inquiry based learning di KB Assa’diyah Tuban. Jurnal Lentera Anak, 6(1).

Yusuf, M., Nugroho, A. G., & Latifah, L. (2022). Peran Quality Of Work Life Dalam Kualitas Kehidupan Kerja Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Di Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi, 2(2), 471182.

Downloads

Published

2025-08-10

How to Cite

Aminah, S., Zulkarnaen, M., & Taufik, H. (2025). Peran Orang Tua dalam Membimbing dan Mengajarkan Kemandirian untuk Anak Usia Dini di TK HI Mutiara. JIS: Journal Islamic Studies, 3(2), 171–178. https://doi.org/10.71456/jis.v3i2.1419