Keimanan dan Ketuhanan dalam Filsafat Islam
DOI:
https://doi.org/10.71456/jis.v3i3.1498Keywords:
Keimanan, Ketuhanan, Filsafat IslamAbstract
Filsafat Islam merupakan disiplin intelektual yang mengkaji hakikat keberadaan, pengetahuan, dan nilai-nilai melalui pendekatan rasional yang selaras dengan ajaran Islam. Salah satu tema sentral dalam filsafat Islam adalah konsep keimanan (īmān) dan ketuhanan (ulūhiyyah), yang menjadi basis metafisika dan epistemologi pemikiran Islam. Artikel ini bertujuan menjelaskan fondasi teologis dan filosofis konsep keimanan serta ketuhanan dalam khazanah filsafat Islam melalui kajian teks klasik dan kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah karya para filsuf Muslim seperti al-Kindī, al-Fārābī, Ibn Sīnā, al-Ghazālī, dan Ibn Rushd. Hasil kajian menunjukkan bahwa keimanan memiliki landasan rasional sekaligus tekstual, yang memadukan dalil wahyu dan akal. Konsep ketuhanan dalam filsafat Islam menegaskan bahwa Tuhan adalah Wujud Niscaya (necessary being; wājib al-wujūd) yang menjadi sumber segala eksistensi. Pembahasan mengenai hubungan Tuhan dengan alam, aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis menunjukkan bahwa filsafat Islam memberikan kerangka komprehensif dalam memahami ketauhidan. Kesimpulan artikel ini menegaskan bahwa filsafat Islam tidak hanya mempertahankan prinsip keimanan yang bersumber dari wahyu, tetapi juga menguatkannya melalui argumentasi rasional sehingga menjembatani iman dan akal dalam satu kesatuan harmonis.
References
Al-Fārābī. (1998). al-Madīnah al-Fāḍilah. Beirut: Dār al-Masyriq.
Al-Ghazālī. (2000). Tahāfut al-Falāsifah. Cairo: Dār al-Ma‘ārif.
Al-Kindī. (1986). On First Philosophy. Albany: SUNY Press.
Fakhry, M. (2004). A History of Islamic Philosophy. Columbia University Press.
Ibn Rushd. (1997). Tahāfut al-Tahāfut. London: E.J. Brill.
Ibn Sīnā. (1952). al-Shifā’. Cairo: Dār al-Kutub.
Latifah, L. (2020). Makna Isi Kandungan Surah Al-A’raf Ayat 179 dalam Konsep dan Karakteristik Pendidikan Islam. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 2(1).
Latifah, L., & Ngalimun, N. (2023). Pemulihan Pendidikan Pasca Pandemi Melalui Transformasi Digital Dengan Pendekatan Manajemen Pendidikan Islam Di Era Society 5.0. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 5(1), 41-50.
Latifah, L., Zwagery, R. V., Safithry, E. A., & Ngalimun, N. (2023). Konsep dasar pengembangan kreativitas anak dan remaja serta pengukurannya dalam psikologi perkembangan. EduCurio: Education Curiosity, 1(2), 426-439.
Leaman, O. (1999). An Introduction to Classical Islamic Philosophy. Cambridge University Press.
Nasr, S. H. (1993). An Introduction to Islamic Cosmological Doctrines. Thames & Hudson.
Ngalimun, H. (2017). Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis. Banjarmasin: Pustaka Banua.
Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.
Ngalimun, N., & Rohmadi, Y. (2021). Harun nasution: sebuah pemikiran pendidikan dan relevansinya dengan dunia pendidikan kontemporer. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 3(2), 55-66.
Rahman, F. (1975). Islamic Methodology in History. Oxford University Press.
Rosenthal, F. (2007). Knowledge Triumphant. E.J. Brill.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Norhidayah, & Latifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






