Relevansi Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Krisis Moral Generasi Milenial

Authors

  • Sry Nurlila Yusuf Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Persada Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.71456/jis.v3i3.1506

Keywords:

Pendidikan Agama Islam, Relevansi, Generasi Milenial, Krisis Moral

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada era digital telah membawa perubahan signifikan dalam gaya hidup generasi milenial. Kemajuan tersebut beriringan dengan munculnya fenomena krisis moral yang ditandai dengan meningkatnya perilaku menyimpang, dekadensi moral, kejahatan siber, serta melemahnya rasa empati dan tanggung jawab sosial. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan spiritualitas generasi milenial agar beradab, beretika, dan berdaya saing. Artikel ini membahas relevansi PAI dalam menghadapi krisis moral melalui analisis peran fungsi PAI, tantangan internal eksternal, serta strategi penguatan karakter berbasis nilai Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif berbasis studi literatur terhadap karya-karya yang relevan di bidang pendidikan, agama, dan perkembangan generasi muda. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI tetap relevan sebagai sarana pembentukan moral dan identitas budaya spiritual, namun membutuhkan pembaruan metodologis, integrasi teknologi, dan pendekatan dialogis agar selaras dengan kebutuhan generasi milenial. Kesimpulannya, PAI berkontribusi signifikan dalam membangun generasi milenial yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

References

Abubakar, A., & Ngalimun, N. (2019). Psikologi Perkembangan (Konsep dasar pengembangan kreativitas anak). YogyakartaL K-Media

Ahmad, K. (2019). Islamic Education and Moral Development. Jakarta: Prenada Media.

Al-Attas, S. M. N. (1991). The Concept of Education in Islam. Kuala Lumpur: ISTAC.

Aprianty, R. A., & Ngalimun, N. (2022). Model Bimbingan Konseling Perkembangan Dalam Aktivitas Bermain Sebagai Strategi Pengalaman Belajar Yang Bermakna Di Sd Muhammadiyah 8 Banjarmasin. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 4(1), 68-76.

Arifin, Z. (2018). Pendidikan Agama Islam dalam Era Globalisasi. Bandung: Alfabeta.

Azra, A. (2012). Islam Nusantara dan Tantangan Modernitas. Jakarta: Kencana.

Daradjat, Z. (2010). Pendidikan Islam dalam Keluarga dan Sekolah. Jakarta: Bulan Bintang.

Hefner, R. (2009). Making Modern Muslims: The Politics of Islamic Education. Honolulu: University of Hawai‘i Press.

Hidayat, A. (2020). Islamic values in character education. Journal of Islamic Studies, 12(2), 101-115.

Latifah, L., & Ngalimun, N. (2023). Pemulihan Pendidikan Pasca Pandemi Melalui Transformasi Digital Dengan Pendekatan Manajemen Pendidikan Islam Di Era Society 5.0. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 5(1), 41-50.

Latifah, L., Zwagery, R. V., Safithry, E. A., & Ngalimun, N. (2023). Konsep dasar pengembangan kreativitas anak dan remaja serta pengukurannya dalam psikologi perkembangan. EduCurio: Education Curiosity, 1(2), 426-439.

Mansur, H. (2021). Islamic education in the digital age. International Journal of Islamic Education, 9(1), 45-60.

Muhaimin. (2011). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Nata, A. (2016). Manajemen Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.

Ngalimun, H. (2017). Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis. Banjarmasin: Pustaka Banua.

Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.

Ngalimun, N., Matin, A., & Munadi, M. (2022). Building Democratic Values in Independent Policy Learning Through Multicultural Learning Communication. Jurnal Transformatif (Islamic Studies), 6(1), 33-48.

Rahman, F. (2022). Millennials, ethics, and Islamic pedagogy. Journal of Moral Education, 14(3), 231-248.

Rahmawati, S. (2021). Digital culture and moral degradation. Indonesian Journal of Education, 5(1), 66-80.

Riinawati, N. (2022). Implementation of Character Education in Islamic Perspective at School. Journal of Positive Psychology and Wellbeing, 6(1), 561-566.

Saeed, A. (2010). Islam and Modernity. Oxford: Wiley-Blackwell.

Sukardi. (2020). Pendidikan karakter di sekolah Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 150-172.

Yusuf, M. (2019). Re-contextualizing Islamic education. Journal of Islamic Thought, 7(4), 88-102.

Zwagery, R. V., Safithri, E. A., & Latifah, N. (2020). Psikologi Perkembangan: Konsep Dasar Pengembangan Kreatifitas Anak. Yogyakarta: Parama Ilmu.

Downloads

Published

2025-11-10

How to Cite

Yusuf, S. N. (2025). Relevansi Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Krisis Moral Generasi Milenial. JIS: Journal Islamic Studies, 3(3), 286–294. https://doi.org/10.71456/jis.v3i3.1506