Epistemologi 3 Tokoh (Ibnu Sina, Al Ghazali dan Ibnu Rusyd) dalam Pemikiran Pendidikan

Authors

  • M. Arif Hakim* Universitas Islam Negeri Palangkaraya
  • Normuslim Universitas Islam Negeri Palangkaraya

DOI:

https://doi.org/10.71456/jis.v3i3.1537

Keywords:

Epistemologi, Ibnu Sina, Al-Ghazali, Ibnu Rusyd, Pemikiran Pendidikan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model epistemologi Islam yang integratif melalui analisis komparatif terhadap pemikiran tiga tokoh besar Islam, yaitu Ibnu Sina, Al-Ghazali, dan Ibnu Rusyd. Ketiganya dipilih karena mewakili spektrum rasionalisme, spiritualisme, dan empirisme yang membentuk fondasi epistemologi Islam klasik. Penelitian ini berangkat dari problem fragmentasi ilmu modern yang cenderung memisahkan antara sains dan nilai-nilai keagamaan, sehingga diperlukan pendekatan konseptual yang mampu merekonstruksi hubungan antara akal, intuisi, dan wahyu di era digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis dan teknik sintesis komparatif. Sumber data mencakup karya primer ketiga tokoh dan kajian sekunder berupa artikel ilmiah bereputasi yang relevan dengan tema epistemologi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi rasionalitas Ibnu Sina, spiritualitas intuitif Al-Ghazali, dan empirisme rasional Ibnu Rusyd menghasilkan model epistemologi Islam integratif yang mampu menjadi dasar bagi rekonstruksi ilmu pengetahuan modern. Model ini tidak hanya menegaskan posisi wahyu sebagai sumber kebenaran tertinggi, tetapi juga mengembalikan fungsi akal dan intuisi sebagai instrumen pencarian ilmu yang saling melengkapi. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan epistemologi Islam kontemporer dan membuka ruang bagi penerapan praktis di bidang pendidikan Islam dan riset interdisipliner. Dengan demikian, studi ini mempertegas urgensi aktualisasi epistemologi Islam yang kontekstual, dinamis, dan adaptif terhadap tantangan era digital.

References

Abdurrahman. (2024). Metode penelitian kepustakaan dalam pendidikan Islam. Adabuna: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran, 3(2), 102–113. https://doi.org/10.38073/adabuna.v3i2.1563

Adiasta, M. A., Hendring, M. R., Firdaus, F., Muhammad, I., & Parhan, M. (2025). Integrasi akal dan wahyu dalam filsafat pendidikan Ibnu Sina: Telaah ontologis dan epistemologis (Vol. 2, No. 4).

Elmi, A. R. (n.d.). Epistemologi tafsir esoterik Al-Ghazali dalam kitab Ihya’ ‘Ulum al-Din.

Ibad, M., & Khalim, A. D. N. (2022). Epistemologi Ibnu Rusyd (Telaah relasi wahyu dan rasio). An-Nur: Jurnal Studi Islam, 14(1), 80–92. https://doi.org/10.37252/annur.v14i1.226

Latifah, L., & Ngalimun, N. (2023). Pemulihan pendidikan pasca pandemi melalui transformasi digital dengan pendekatan manajemen pendidikan Islam di era Society 5.0. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 5(1), 41–50.

Mahmudi. (n.d.). Fenomena dikotomi sains dan Islam: Analisis konsep integrasi-interkoneksi Ibnu Rusyd sosaintek. Jurnal Ilmu Sosial, Sains, dan Teknologi, 1(1).

Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia untuk penulisan karya ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265–278.

Ngalimun, N., & Rohmadi, Y. (2021). Harun Nasution: Sebuah pemikiran pendidikan dan relevansinya dengan dunia pendidikan kontemporer. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 3(2), 55–66.

Normuslim, & Latifah. (2025). Epistemologi Ibnu Rusyd, Al-Ghazali, dan Ibnu Sina: Perspektif filsafat Islam. JIS: Journal Islamic Studies, 3(3), 249–260. https://doi.org/10.71456/jis.v3i3.1492

Rizal, S., Nasir, M., & Pratiwi, I. (2023). Dikotomi ilmu pengetahuan dalam Islam perspektif Al-Ghazali. Lentera, 5(2), 122–150. https://doi.org/10.32505/lentera.v5i2.7344

Suprapti, S., Ilmiyah, N., Latifah, L., & Handayani, N. F. (2022). Islamic aqidah learning management to explore the potential of madrasah students. Budapest International Research and Critics Institute-Journal, 5(1), 4664–4673.

Surajiyo. (2025). Konsep epistemologi Al-Ghazali. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4).

Sutoyib, N., & Soleh, A. K. (2024). Epistemologi burhani Al-Ghazali dan Ibnu Rusyd: Studi komparasi. Refleksi: Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam, 23(2), 288–309. https://doi.org/10.14421/ref.v23i2.5118

Downloads

Published

2025-11-23

How to Cite

Hakim, M. A., & Normuslim. (2025). Epistemologi 3 Tokoh (Ibnu Sina, Al Ghazali dan Ibnu Rusyd) dalam Pemikiran Pendidikan. JIS: Journal Islamic Studies, 3(3), 404–410. https://doi.org/10.71456/jis.v3i3.1537