Metode Penafsiran Ma’na Cum Maghza Qur’an Surah Almaidah Ayat 51

Authors

  • Ardiansyah* Universitas Islam Negeri Palangka Raya
  • Khairil Anwar Universitas Islam Negeri Palangka Raya
  • Taufik Warman Mahfuzh Universitas Islam Negeri Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.71456/jis.v3i3.1543

Keywords:

Al-Māidah Ayat 51, Ma‘Nā Cum Maghzā, Metode Penafsiran

Abstract

Surah Al-Māidah ayat 51 merupakan ayat Al-Qur’an yang sering menimbulkan perdebatan, khususnya terkait relasi sosial-politik dan kepemimpinan dalam masyarakat plural. Penafsiran ayat ini kerap dilakukan secara literal sehingga mengabaikan konteks historis dan realitas sosial saat ayat tersebut diturunkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Surah Al-Māidah ayat 51 menggunakan metode penafsiran ma‘nā cum maghzā guna menemukan makna tekstual ayat sekaligus pesan moral yang relevan dengan konteks kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan melalui kajian terhadap tafsir klasik, tafsir kontemporer, dan literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ma‘nā, larangan dalam ayat tersebut berkaitan dengan kondisi politik Madinah yang sarat konflik, di mana istilah awliyā’ bermakna sekutu atau pelindung politik. Secara maghzā, ayat ini menegaskan pentingnya loyalitas, keadilan, dan kemaslahatan umat. Dalam konteks Indonesia yang plural dan demokratis, ayat ini tidak melarang secara mutlak kepemimpinan non-Muslim selama kepemimpinan tersebut adil dan tidak merugikan kepentingan umat.

References

Dewi, O. S. (2022). Teologi kepemimpinan dalam Surat Al-Maidah 5. Al-Kainah: Journal of Islamic Studies, 1(1), 55–72. https://doi.org/10.69698/jis.v1i1.6

Fadilah, A. (2019). Ma’na-cum-maghza sebagai pendekatan kontekstual dalam perkembangan wacana hermeneutika Al-Qur’an di Indonesia. Journal of Qur’an and Hadith Studies, 8(1), 1–17. https://doi.org/10.15408/quhas.v8i1.13383

Firdausiyah, U. W. (2021). Urgensi ma’na-cum-maghza di era kontemporer: Studi penafsiran Sahiron Syamsuddin atas Q. 5:51. Contemporary Quran, 1(1), 29. https://doi.org/10.14421/cq.2021.0101-04

Latifah, L. (2020). Makna Isi Kandungan Surah Al-A’raf Ayat 179 dalam Konsep dan Karakteristik Pendidikan Islam. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 2(1).

Latifah, L., & Ngalimun, N. (2025). Teknologi Digital Sebagai Ruang Pertemuan Agama Dan Budaya Masyarakat Multikultural. Sintesa: Jurnal Sains & Teknologi, 1(02), 51-64.

Minan, A. K., & Afifi, N. (2020). Kepemimpinan non-Muslim perspektif Islam: Tinjauan Al-Qur’an dan hadis. At-Turas: Jurnal Studi Keislaman, 7(1), 30–51. https://doi.org/10.33650/at-turas.v7i1.992

Mubarok, Z. F. (2020). Penafsiran Al-Qur’an Surat Al-Maidah ayat 51. Al-Karima: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 3(2), 39. https://doi.org/10.58438/alkarima.v3i2.69

Ngalimun, N., Rahman, N. F., & Latifah, L. (2020). Dakwah KH. Zainuri HB dan Peran Kepemimpinannya di Pesantren. Sahafa Journal of Islamic Communication, 3(1), 13-24.

Ramli. (2018). Mannheim membaca tafsir Quraish Shihab dan Bahtiar Nasir tentang auliya’ Surah Al-Maidah ayat 51. Refleksi: Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam, 18(1), 91–114. https://doi.org/10.14421/ref.v18i1.1859

Suprapti, S., Ilmiyah, N., Latifah, L., & Handayani, N. F. (2022). Islamic Aqidah Learning Management to Explore the Potential of Madrasah Students. Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), 5(1), 4664-4673.

Syachrofi, M. (2019). Signifikansi hadis-hadis memanah dalam tinjauan teori ma’na-cum-maghza. Jurnal Living Hadis, 3(2). https://doi.org/10.14421/livinghadis.2018.1692

Downloads

Published

2025-11-24

How to Cite

Ardiansyah, Anwar, K., & Mahfuzh, T. W. (2025). Metode Penafsiran Ma’na Cum Maghza Qur’an Surah Almaidah Ayat 51. JIS: Journal Islamic Studies, 3(3), 420–426. https://doi.org/10.71456/jis.v3i3.1543