Muhammadiyah Dan Nahdlatul Ulama Dalam Konsep Pendidikan Di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.71456/jis.v1i2.242Keywords:
Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Dalam Konsep PendidikanAbstract
Penelitian ini menggunakan diskriptif kualitatif dengan metode kepustakaan (library research), dengan hasil bahwa: Peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu kunci utama dalam menanggulangi problem ini juga telah dilancarkan oleh Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Lembaga Pendidikan Muhammadiyah dan NU bergerak mencerdaskan bangsa berupaya mencapai sebuah kesejahteraan sejak awal pendiriannya. Rupanya problem utama bukan cuma masalah kemampuan kognisi dan skill, tetapi juga munculnya problematika degradasi akhlaq yang mendera. Pendidikan di kedua lembaga ini berkonsentrasi pada pembentukan manusia yang utuh baik materiil maupun spiritual. Muhammadiyah dan NU Tidak semata mengajarkan gagasan kecerdasan intelektualitas semata, tetapi lembaga pendidikan yang mereka dirikan mulai sekolah dasar hingga perfuruan tinggi dan pondok pesantren mengajarkan nilai-nilai kecerdasan spiritual. Bahwa sisi akhlaq manusia dibangun terlebih dahulu, untuk memahami posisi dirinya dihadapan Allah, sesama manusia, dan alam semesta. Memahamkan bahwa manusia harus mampu menjadi khalifah yang memakmurkan bumi sebagai amanah dari Allah kepadanya.
References
Achmadi, (2008). Ideologi Pendidikan Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar
A. Rubaidi, (2010). Radikalisme Islam, Nahdlatul Ulama, Masa Depan Moderatisme Islam di Indonesia, Yogyakarta: Logung Pustaka
Nashir, H. (2006). Meneguhkan ideologi gerakan Muhammadiyah. UPT Penerbitan Universitas Muhammadiyah, Malang.
Nashir, H. (2010). Muhammadiyah gerakan pembaruan. Suara Muhammadiyah.
Irwanto. (2020). Manajemen Mutu Berbasis Religi di SD Mutiara Parahyangan Bandung. MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 75-94.
Latifah, L., Ngalimun, N., Setiawan, M. A., & Harun, M. H. (2020). Kecakapan Behavioral Dalam Proses Pembelajaran PAI Melalui Komunikasi Interpersonal: Behavioral Proficiency In The PAI Learning Process Through Interpersonal Communi-cation. Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 5(2), 36-42.
Latifah, L. (2021). KECEMASAN KOMUNIKASI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 3(1).
Noer, Deliar, (1985). Gerakan Moderen Islam di Indonesia 1900-1942, Jakarta: LP3ES
Nata, H. Abuddin (ed), (2001). Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Lembaga-Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia, Jakarta: Gramedia
Ngalimun, N. (2021). Isi Pesan Dalam Seminar Regional Kalimantan di Gereja Protestan (Gpib) Palangka Raya: Membangun Indonesia Dalam Konteks Kemajemukan Agama-Agama. Religi: Jurnal Studi Agama-agama, 17(1), 136-150.
Ngalimun. (2022). Internal Dan Eksternal Dalam Penerapan Penilaian Manajemen Mutu Di Lembaga Pendidikan Islam. Muallimun: Jurnal Kajian Pendidikan dan Keguruan. Vol. 2 No. 2
Pasha, Musthafa Kamal & Darban, Ahmad Adaby, (2009). Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam, Yogyakarta: Pustaka SM
Rosidi, A. (2022). Inovasi Pengembangan Sekolah Dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Dalam Manajemen Strategi Pemasaran Di SD Muhammadiyah Kleco Kotagede Yogyakarta. JIS: Journal Islamic Studies, 1(1), 1-8. Suprapti, S., Ilmiyah, N., Latifah, L., & Handayani, N. F. (2022). Islamic Aqidah Learning Management to Explore the Potential of Madrasah Students. Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), 5(1), 4664-4673.
Slamet Abdullah & Muslich KS, (2010). Seabad Muhammadiyah, dalam Pergumulan Budaya Nusantara, Yogyakarta: Global Pustaka Utama
Tuhuleley, Said (ed), (2003). Reformasi Pendidikan Muhammadiyah Suatu Kenisca-yaan, Yogyakarta: SM
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ayep Rosidi, Suprapti, Irwanto, Ngalimun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






