Dimensi Ajaran Islam
Hubungan Antara Akidah, Syariah, dan Akhlak dalam Realitas Empiris
DOI:
https://doi.org/10.71456/jis.v4i3.2765Keywords:
Akidah, Syariah, Akhlak, Dimensi Ajaran Islam, Realitas EmpirisAbstract
Artikel ini bertujuan menganalisis hubungan konseptual dan empiris antara akidah, syariah, dan akhlak serta relevansinya terhadap kehidupan sosial masyarakat Muslim kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui penelaahan Al-Qur’an, hadis, karya pemikir Islam klasik dan kontemporer, serta artikel jurnal ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dan integratif dengan menghubungkan dimensi normatif ajaran Islam dengan realitas perilaku manusia. Hasil kajian menunjukkan empat temuan utama. Pertama, akidah berfungsi sebagai fondasi teologis yang memberikan orientasi makna terhadap tindakan manusia. Kedua, syariah menjadi kerangka normatif yang menerjemahkan nilai keimanan ke dalam aturan ibadah dan muamalah. Ketiga, akhlak merupakan manifestasi konkret dari internalisasi akidah dan pelaksanaan syariah dalam kehidupan individual maupun sosial. Keempat, integrasi ketiganya menjadi penting dalam menghadapi realitas empiris kontemporer, terutama krisis moral, perubahan sosial, pluralitas, dan transformasi digital. Dengan demikian, keberagamaan Islam yang utuh harus mempertemukan keyakinan, kepatuhan normatif, dan kematangan moral dalam kehidupan nyata
References
Ahmed, Habib. (2025). “Islamic Normative Legal Theory: Framework and Applications.” Journal of Law and Religion. Cambridge University Press.
Al-Attar, Mariam. (2017). “Meta-ethics: A Quest for an Epistemological Basis of Morality in Classical Islamic Thought.” Journal of Islamic Ethics, 1(1–2), 29–53.
Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. (1993). Islam and Secularism. Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).
Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. (1995). Prolegomena to the Metaphysics of Islam: An Exposition of the Fundamental Elements of the Worldview of Islam. Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).
Al-Daghistani, Sami. (2022). The Making of Islamic Economic Thought: Islamization, Law, and Moral Discourses. Cambridge: Cambridge University Press.
Al-Ghazali, Abu Hamid. (2004). Ihya’ ‘Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Ma‘rifah.
Auda, Jasser. (2008). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: The International Institute of Islamic Thought.
Catovic, Saffet Abid. (2026). “Towards an Islamic Energy Ethic and Praxis.” Dalam The Cambridge Handbook of Islam and Environmental Law. Cambridge: Cambridge University Press.
Clarke, Morgan, & Emily Corran (eds.). (2026). Rules and Ethics. Manchester: Manchester University Press.
Duhana, Tara, Nurmalasari, Mahdum Adanan, & Jimmy Copriady. (2025). “Integrasi Akidah dan Akhlak dalam Pendidikan Islam.” Jurnal Manajemen Pendidikan.
Fakhry, Majid. (1991). Ethical Theories in Islam. Leiden: E. J. Brill.
Hasan, Nur Lailatul Fitriyah Zainul, & Ainur Rofiq Sofa. (2026). “Integration of Aqidah Sharia and Akhlaq in Interdisciplinary Islamic Religious Education Studies.” Interdisciplinary Journal of Global and Multidisciplinary, 2(2), 411–421.
Hourani, George F. (1985). Reason and Tradition in Islamic Ethics. Cambridge: Cambridge University Press.
Ibn ‘Ashur, Muhammad al-Tahir. (2006). Treatise on Maqasid al-Shari‘ah. Herndon, VA: International Institute of Islamic Thought.
Jassal, Smita Tewari. (2020). Islamic Conversation: Sohbet and Ethics in Contemporary Turkey. London: Routledge.
Kamali, Mohammad Hashim. (2008). Maqasid al-Shari‘ah Made Simple. London: The International Institute of Islamic Thought.
Nafsiyah, Faizatun, Laura Paramita, Dini Sutanti, Eko Nursalim, & Khojir. (2025). “The Integration of Aqidah, Morals, and Sufism in Islamic Education.” International Journal on Advanced Science, Education, and Religion, 8(2).
Nurdi, Hary, & Ani Cahyadi. (2026). “Transformation of Integrative Islamic Education Curriculum: The Synergy of Science, Technology, and Maqasid al-Shariah in Islamic Education.” AL GHAZALI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam.
Pahutar, Agus Anwar, Mahyudin Ritonga, Mursal, & Abdul Halim Hanafi. (2024). “Konsep Maqasid Syariah dalam Mengatasi Tantangan Sosial dan Budaya di Era Globalisasi.” Dakwatul Islam, 9(1).
Suryani, Andri, Hamdanah, & Normuslim. (2026). “Pendidikan Agama Islam: Integrasi Ruang Lingkup Ajaran Islam (Aqidah, Syari’ah, dan Akhlak).” Journal of Multidisciplinary, 3(1).
Susanto, Ari, Akhyar Rasyidi, Mohamat Harianton, Muchammad Syarifuddin, & Sumarno. (2026). “Penerapan Pendidikan Islam dalam Kurikulum: Integrasi Tauhid, Akhlak, dan Pendekatan Humanis.” Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam.
Syafi’i, Imam, Kartika Nur Umami, Yahya Aziz, & Muhammad Anas Ma’arif. (2022). “Integration of Aqidah Akhlak Learning: Efforts to Improve the Quality of Islamic Education.” AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 14(3), 4387–4394.
Thalita, Alyanisa, Halimatus Sa’diah, Rokhilawati, & M. Yusuf Bahtiar. (2026). “Aqidah, Syariah, dan Akhlak: Pilar Utama Pembentukan Karakter Muslim.” Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora, 7(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ngalimun, & Mu’ammar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








