Mobilisasi Modal Sosial dalam Manajemen Pesantren
Akselerasi Mutu Pendidikan dan Penguatan Karakter Mahasantri
DOI:
https://doi.org/10.71456/jis.v4i3.2844Keywords:
Modal Sosial, Manajemen Pesantren, Mutu Pendidikan, Karakter Mahasantri, KepercayaanAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis mobilisasi modal sosial dalam manajemen pesantren untuk mengakselerasi mutu pendidikan dan memperkuat karakter mahasantri. Modal sosial dibahas melalui tiga unsur utama, yaitu jaringan, norma, dan kepercayaan yang berkembang dalam relasi antara kiai, ustadz, santri, alumni, dan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode integrative literature review terhadap publikasi ilmiah nasional dan internasional yang terbit pada 2021–2026, disertai literatur klasik yang menjadi landasan konseptual modal sosial. Literatur dipilih berdasarkan keterkaitannya dengan fokus penelitian, kemudian diidentifikasi, dikelompokkan, dibandingkan, dan disintesis berdasarkan tiga dimensi modal sosial. Analisis memadukan pemikiran James Coleman tentang fungsi struktur sosial dalam memfasilitasi tindakan kolektif dan Pierre Bourdieu tentang modal sosial sebagai sumber daya yang terbentuk melalui jaringan hubungan yang terlembagakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan internal dan eksternal memperluas akses pesantren terhadap informasi, sumber daya, dan kemitraan. Norma dan sistem ta'zir membentuk kepatuhan sekaligus mendukung pengendalian mutu, sedangkan kepercayaan yang berawal dari relasi personal dengan kiai dapat berkembang menjadi kepercayaan institusional yang menopang keberlanjutan lembaga. Pada tingkat mahasantri, relasi dalam kehidupan asrama dan tradisi keilmuan berkontribusi terhadap pembentukan kepemimpinan, kemandirian, dan tanggung jawab sosial. Temuan ini menghasilkan model konseptual mobilisasi modal sosial yang menghubungkan pengelolaan jaringan, norma, dan kepercayaan dengan mutu pendidikan dan penguatan karakter mahasantri.
References
Assayyidi, N., & Farhan, M. (2024). Pesantrenpreneurship dalam Perspektif Pendidikan Islam. TA’DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 162–171. https://doi.org/10.30659/JPAI.6.2.162-171
Astuti, A., & Sukataman, S. (2023). Dasar-Dasar Manajemen Pesantren. Cakrawala: Jurnal Kajian Manajemen Pendidikan Islam Dan Studi Sosial, 7(1), 23–32. https://doi.org/10.33507/CAKRAWALA.V7I1.1068
Azhar, I. (2023). The Model of Quality Management in Strengthening Islamic Higher Education. Madinah: Jurnal Studi Islam, 10(1), 85–109. https://doi.org/10.58518/MADINAH.V10I1.1506
Bourdieu, P. (2018). The Forms of Capital. The Sociology of Economic Life, 78–92. https://doi.org/10.4324/9780429494338-6
Cahyadi, I., Yunani, A., Dachlan, M., & Suhendra, A. (2025). The Sociology of Knowledge in Pesantren: Sanad, Sorogan-Bandongan, and the Making of Intellectual Authority. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 25(2), 439–462. https://doi.org/10.21154/ALTAHRIR.V25I2.10952
Chysara, D. I., & Nugraha, M. S. (2024). Efektivitas Pengelolaan Keuangan melalui Penerapan Good Governance pada Pondok Pesantren. Epistemic: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 3(1), 166–183. https://doi.org/10.70287/EPISTEMIC.V3I1.220
Coleman, J. S. (2009). Social Capital in the Creation of Human Capital. Knowledge and Social Capital, 17–42. https://doi.org/10.1086/228943
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2023). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. 5th Edition. 552. https://collegepublishing.sagepub.com/products/qualitative-inquiry-and-research-design-5-266033
Hidayah, N., & Hanif, M. (2026). Modal Sosial dan Pembentukan Karakter Religius Siswa: Studi Kualitatif di Sekolah Menengah Pertama. Paedagogie, 21(1), 1515–1526. https://doi.org/10.31603/PAEDAGOGIE.V21I1.16364
Hidayati, A. (2026). Integrasi Kurikulum Merdeka dan Khazanah Salafiyah di Buntet Pesantren: Analisis Epistemologi, Budaya Mutu, dan Strategi Pedagogis. Tadabbur: Jurnal Integrasi Keilmuan, 5(2), 287–296. https://doi.org/10.15408/TADABBUR.V5I2.52434
JDIH BPK. (2019). UU No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. https://peraturan.bpk.go.id/Details/122743/uu-no-18-tahun-2019
Karim, A., Fathurrohman, O., Muhammadun, Saripudin, W., Rahmat, D., & Mansir, F. (2023). Altruistic Works, Religion, and Corruption: Kiais’ Leadership to Shape Anti-Corruption Values in Pesantren. Cogent Social Sciences, 9(1). https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2238968
Khamid, N. (2024). Kiai Leadership Patterns in the Modernization of Boarding School Management. AFKARINA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(1), 35–46. https://doi.org/10.33650/AFKARINA.V9I1.9397
Lathifah, Z. K., Fauziah, R. S. P., Rusli, R. K., Roestamy, M., Martin, A. Y., Indra, S., & Suherman, U. (2025). Quality Assurance in Pesantren: Modernization, Adaptability, and Integration into Indonesia’s Education System. Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 101–114. https://doi.org/10.15575/JPI.V11I1.43951
Madhakomala, R., & Lemba, V. C. (2026). Analisis Peran Modal Sosial Keluarga dan Komunitas dalam Pengendalian Mutu Pendidikan Informal di Indonesia. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 7(2), 1153–1161. https://doi.org/10.38035/JMPIS.V7I2.7510
Masfufah, B., & Husni, M. (2026). Tiga Pilar Epistemologi Pesantren dalam Membentuk Otoritas Keilmuan dan Akhlak. Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2(1), 75–83. https://doi.org/10.58472/JIPSH.V2I1.188
Maulidy, Moh. I., Suharto, B., & Wibowo, W. (2026). Model Empat Pilar Inovasi dalam Sinergitas Kurikulum Pesantren dan Perguruan Tinggi: Studi Kasus Pesantren Luhur Sabilussalam. DIAJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(1), 278–286. https://doi.org/10.54259/diajar.v5i1.6884
Misbakhudin, A., Makmun, Moh., & Ashari, M. Y. (2024). Peran Mahasantri dan Alumni Ma’had Aly Hasyim Asy’ari dalam Program Pengabdian di Pesantren Tebuireng Jombang. Dirasat: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam, 10(1), 1–16. https://doi.org/10.26594/DIRASAT.V10I1.4025
Muhyidin, M., & Syairozi, A. (2026). The Relevance of the Concept of Imāmah in Pesantren Governance: A Study of the Leadership of Prof. Dr. K.H. Abdul Ghofur at Pondok Pesantren Sunan Drajat. Tadabbur: Jurnal Integrasi Keilmuan, 5(1), 101–112. https://doi.org/10.15408/TADABBUR.V5I1.52547
Muzammil, S., Taufik, E. T., Mufidatunrofiah, S., & Amin, N. U. Al. (2022). The Adaptability of Pesantren in Indonesia During the New Normal Era. Journal of Indonesian Islam, 16(2), 426–454. https://doi.org/10.15642/JIIS.2022.16.2.426-454
Nihayatuzzain. (2025). Transformasi Pola Kepemimpinan Kiai di Pesantren Salaf: Studi Kasus di Pesantren Salafiyyah Al-Muhsin Yogyakarta. Jurnal Manajemen Pendidikan: Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen Dan Kepemimpinan Pendidikan, 7(2), 74–79. https://doi.org/10.21831/JUMP.V7I2.86675
Nu’man, A. (2025). From Authority to Institutional Trust: A Study of Kyai Modalities in Pesantren Communities. PEDAGOGIK: Jurnal Pendidikan, 12(1), 74–88. https://doi.org/10.33650/PJP.V12I1.11063
Putnam, R. D. (2001). Bowling Alone: Revised and Updated. 544. https://www.simonandschuster.com/books/Bowling-Alone-Revised-and-Updated/Robert-D-Putnam/9780743219037
Ridwan, H. N., Sofyan, D., & Purnama, F. N. (2025). Transformasi Pendidikan Pesantren di Era Modern. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan, Dan Sosial Humaniora, 2(3), 163–186. https://doi.org/10.62383/ALIANSI.V2I3.909
Safitri, E. (2026). Efektivitas Kepemimpinan Kiai dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Pesantren. Indonesian Journal on Education (IJoEd), 2(3), 267–275. https://doi.org/10.70437/IJOED.V2I3.182
Saihan, S., & El-Rumi, U. (2021). Institutional and Educational Transformation of Pesantren in Social Capital Perspective: A Phenomenological Study at Pesantren of Miftahul Ulum, Suren, Jember. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 16(2), 291–310. https://doi.org/10.21043/EDUKASIA.V16I2.11711
Saleh, M. N. I. (2025). Perceptions of Pesantren Leaders Towards Islamic Moderation Approaches in Combating Radicalism and Terrorism. Cogent Arts & Humanities, 12(1). https://doi.org/10.1080/23311983.2025.2474826
Sari, Y., Nuraini, S., Zubaidah, Z., & Suraiya, S. (2025). Revitalisasi Kitab Kuning dalam Kurikulum Pesantren Melalui Literasi Media dan Informasi di Era Globalisasi. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 5(1), 475–485. https://doi.org/10.55606/KHATULISTIWA.V5I1.6078
Srianahayu, A. D. (2024). Kepemimpinan Karismatik dan Visioner Kyai dalam Pengembangan Manajemen Mutu Pesantren. Al-Fikri: Jurnal Studi Dan Penelitian Pendidikan Islam, 7(1), 21–32. https://doi.org/10.30659/JSPI.7.1.21-32
Sutomo, Musnandar, A., Alzitawi, D. U. D. M., & Sutrisno. (2024). Religious-Sociocultural Networks and Social Capital Enhancement in Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 137–148. https://doi.org/10.15575/JPI.V10I1.19997
Syafaq, H., Musyafa’ah, N. L., Al Banna, A. H., & Rosyidah, U. (2026). ‘Santri Without Pesantren’ and the Sectarian Violence on Indonesian Muslim Social Media. Cogent Arts & Humanities, 13(1). https://doi.org/10.1080/23311983.2025.2612046
Wahono, M., Wahono, M., Budimansyah, D., Malihah, E., & Fitriasari, S. (2023). The Role of Social Capital of Islamic Students (Santri) in Facing the Impacts of Globalization: A Case Study at Buntet Islamic Boarding School. Society, 11(2), 377–397. https://doi.org/10.33019/society.v11i2.591
Wahyuni, S., Pardiman, P., & Harijanto, D. (2022). Integration of Quality Education System to Increase the Competitiveness of Graduates Pesantren. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 5(3), 1061–1070. https://doi.org/10.31538/NZH.V5I3.2457
Wajdi, F., Sanusi, A., Mulyasana, D., Sauri, S., Khori, A., & Saepuloh, S. (2022). The Pattern of Leadership of Kiai in Managing Learning Pesantren. Nidhomul Haq: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(1), 15–30. https://doi.org/10.31538/NDH.V7I1.1832
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abdus Salam, Sauqi Futaqi, & Imam Safe’i

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








