IMPLEMENTASI GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN FRAUD KORPORASI
DOI:
https://doi.org/10.71456/sultan.v4i1.1747Kata Kunci:
Corporate Governance, Fraud Prevention, Indonesia, Internal Control, Whistleblowing SystemAbstrak
Penelitian ini mengkaji peran Good Corporate Governance (GCG) dalam pencegahan fraud korporasi, khususnya dalam konteks Indonesia yang masih menghadapi tantangan sistemik terkait kecurangan dan korupsi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi mekanisme GCG dalam pencegahan fraud, menilai efektivitas GCG, menganalisis hambatan implementasi kontekstual di Indonesia, serta merumuskan pelajaran praktis dari praktik lintas negara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi literatur terstruktur untuk menganalisis regulasi, laporan lembaga antifraud, dan penelitian empiris mengenai governance dan fraud prevention periode 2018–2025. Populasi terdiri atas karya ilmiah, laporan, dan studi kasus tentang GCG dan fraud di Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, Malaysia, serta Singapura, dengan sampel dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen utama berupa pedoman analisis dokumen yang mengukur transparansi, independensi dewan, kualitas komite audit, pengendalian internal, kode etik, serta whistleblowing system, dan analisis data dilakukan dengan analisis tematik berbasis teori menggunakan perangkat lunak ATLAS.ti. Hasil menunjukkan bahwa GCG yang efektif mengurangi peluang fraud melalui pengawasan dewan, komite audit, sistem pengendalian internal, budaya etis, serta keterbukaan informasi, serta bergantung pada komitmen tulus, kompetensi SDM, dan penegakan hukum yang konsisten. Kesimpulannya, GCG berfungsi optimal sebagai sistem pencegahan berlapis, bukan sekadar formalitas kepatuhan, dan perlu diformulasi ulang di Indonesia lewat peningkatan independensi kepemilikan, penegakan regulasi, serta pengembangan budaya integritas.
Referensi
ACFE. (2021). Internal controls and fraud prevention. Austin, TX: Association of Certified Fraud Examiners.
ACFE. (2022). Report to the nations: 2022 global study on occupational fraud and abuse. Austin, TX: Association of Certified Fraud Examiners.
Albrecht, W. S., Albrecht, C. O., Albrecht, C. C., & Zimbelman, M. F. (2019). Fraud examination (6th ed.). Cengage Learning.
Aryati, R., & Cahyono, Y. T. (2021). Efektivitas dewan komisaris independen dalam mitigasi risiko fraud korporasi di perusahaan publik Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 9(3), 401–420. https://doi.org/10.17509/jrak.v9i3.33102
Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic analysis: A practical guide. Sage.
Bryman, A. (2023). Social research methods (6th ed.). Oxford University Press.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five traditions (4th ed.). Sage.
Effendi, M. A. (2020). The power of good corporate governance: Teori dan implementasi (Edisi 2). Salemba Empat.
Emzir. (2022). Metodologi penelitian pendidikan: Kualitatif, kuantitatif, dan campuran. Rajagrafindo Persada.
Financial Reporting Council. (2018). The UK corporate governance code 2018. London, UK: FRC. https://www.frc.org.uk/directors/corporate-governance-and-stewardship/uk-corporate-governance-code
Handayani, R., & Subroto, B. (2022). Pengaruh penerapan good corporate governance terhadap pencegahan fraud pada perusahaan manufaktur. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 24(1), 45–58. https://doi.org/10.9744/jak.24.1.45-58
Hasibuan, D. D. L., & Erlina. (2021). Mekanisme good corporate governance dan kemungkinan terjadinya fraud. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 21(2), 88–104. https://doi.org/10.24914/jeb.v21i2.4110
KPK. (2023). Laporan tahunan 2022. Jakarta, ID: Komisi Pemberantasan Korupsi. https://www.kpk.go.id
Lestari, N., & Taufik, A. (2022). Hambatan implementasi GCG di perusahaan BUMN Indonesia: Pendekatan kualitatif. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 13(1), 30–48. https://doi.org/10.29244/jmo.v13i1.37210
Mahdi, S., & Hadi, A. (2022). Corporate governance dan fraud prevention: Komparasi best practice Malaysia, Singapura, dan Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 26(1), 1–18. https://doi.org/10.26905/jkdp.v26i1.6701
Nugroho, W., & Januarsi, Y. (2021). Whistleblowing system dan deteksi kecurangan: Moderasi komitmen organisasi. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 12(2), 307–325. https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2021.12.2.18
OECD. (2023). G20/OECD principles of corporate governance 2023. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/ed750b30-en
OJK. (2021). Roadmap tata kelola perusahaan Indonesia 2021–2025. Jakarta, ID: Otoritas Jasa Keuangan. https://ojk.go.id
Prihanto, H. (2021). Etika bisnis dan profesi: Membangun manusia seutuhnya. RajaGrafindo Persada.
Sarbanes Oxley Act of 2002, Public Law 107 204, 116 Stat. 745 (2002). https://www.govinfo.gov/content/pkg/PLAW-107publ204/pdf/PLAW-107publ204.pdf
Sudaryono. (2021). Metodologi penelitian. UNY Press.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suwardi, E., & Agustia, D. (2021). Audit komite dan pencegahan kecurangan: Bukti dari perusahaan publik di Asia Tenggara. Asian Journal of Accounting Research, 6(1), 55–72. https://doi.org/10.1108/AJAR-05-2020-0035
Transparency International. (2024). Corruption perceptions index 2023. Transparency International. https://doi.org/10.48395/CPI2023.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ach. Rofiki Putra, Ermanto Fahamsyah, & Fendi Setyawan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






