INTERNALISASI NILAI MULTIKULTURAL DALAM SISTEM PENDIDIKAN PESANTREN DI KALIMANTAN SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.71456/sultan.v4i1.1750Kata Kunci:
Pesantren Kalimantan Selatan, Pendidikan Multikultural, Internalisasi nilaiAbstrak
Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter santri di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai multikultural diinternalisasikan dalam sistem pendidikan pesantren di Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai multikultural dilakukan melalui integrasi dalam kurikulum, keteladanan kiai, budaya asrama, serta aktivitas sosial santri. Proses ini berlangsung secara formal melalui pembelajaran di kelas dan secara informal melalui interaksi kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren. Nilai-nilai yang dikembangkan meliputi toleransi, solidaritas sosial, kesetaraan, dan moderasi beragama yang diperkuat oleh kearifan lokal budaya Banjar. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi antara nilai Islam dan budaya lokal menjadi pendekatan yang efektif dalam membangun pendidikan multikultural yang kontekstual. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan pendidikan multikultural berbasis pesantren di Indonesia.
Referensi
Aly, A. (2011). Pendidikan Islam multikultural di pesantren: Telaah terhadap kurikulum pondok pesantren modern Islam Assalaam Surakarta. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Baidhawy, Z. (2005). Pendidikan agama berwawasan multikultural. Jakarta: Erlangga.
Banks, J. A. (2008). An introduction to multicultural education (4th ed.). Boston, MA: Pearson.
Banks, J. A., & McGee Banks, C. A. (Eds.). (2010). Multicultural education: Issues and perspectives (7th ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.
Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren: Studi pandangan hidup kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia (9th ed.). Jakarta: LP3ES.
Fitria, N. A., & Diantoro, F. (2022). Kebijakan penerapan nilai-nilai pendidikan multikultural di pondok pesantren. Pendidikan Multikultural, 6(1), 1–12. https://doi.org/10.33474/multikultural.v6i1.13741
Harweli, D., & Sesmiarni, Z. (2024). Aplikasi pendidikan multikultural di pondok pesantren. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 3(1), 31–35. https://doi.org/10.31004/jpion.v3i1.214
Madjid, N. (1997). Bilik-bilik pesantren: Sebuah potret perjalanan. Jakarta: Paramadina.
Mahfud, C. (2016). Pendidikan multikultural. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Maksum, A. (2011). Pluralisme dan multikulturalisme paradigma baru pendidikan agama Islam di Indonesia. Yogyakarta: Aditya Media Publishing.
Mursyid. (2015). Multikulturalisme di pesantren: Potret pendidikan Islam multikultural. At-Turas: Jurnal Studi Keislaman, 2(2), 1–14. https://doi.org/10.33650/at-turas.v2i2.177
Padli, E. (2023). Pendidikan multikultural pesantren di Indonesia. Fikroh Jurnal Studi Islam, 7(2), 146–155. https://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/fikroh/article/view/1172
Rifa’i, M., & Khaeriyah, E. (2019). Pendidikan multikultural di pondok pesantren. IQ (Ilmu Al-Qur'an): Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 1–15. https://doi.org/10.37542/iq.v2i01.93
Suheri, S., & Nurrahmawati, Y. T. (2018). Model pendidikan multikultural di pondok pesantren. Pedagogik: Jurnal Pendidikan, 5(1), 25–40. https://doi.org/10.33650/pjp.v5i1.217
Yaqin, M. A. (2005). Pendidikan multikultural: Cross-cultural understanding untuk demokrasi dan keadilan. Yogyakarta: Pilar Media.
Yusuf, M. (2023). Pendidikan multikultural dalam membentuk karakter santri di pondok pesantren. Tsaqafatuna, 5(2), 134–141. https://doi.org/10.54213/tsaqafatuna.v5i2.246
Zamroni. (2011). Pendidikan demokrasi pada masyarakat multikultural. Gavin Kalam Utama.
Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Zulqarnain. (2016). Penanaman nilai-nilai pendidikan multikultural di pondok pesantren DDI-AD Mangkoso Barru Sulawesi Selatan. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 1(2), 169–181. https://doi.org/10.25299/althariqah.2016.vol1(2).631
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hasni Noor, Galuh Nashrulloh Kartika MR, Erni Susilawati, Jumiati, & Abdul Hafiz

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






