INTERNALISASI NILAI-NILAI HADIS DALAM ADAB SEHARI-HARI

PERSPEKTIF LIVING HADIS

Penulis

  • Tamjidnor UIN Antasari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.71456/sultan.v4i1.1784

Kata Kunci:

Living Hadis, Internalisasi Nilai, Adab, Praktik Sosial

Abstrak

Kajian hadis tidak lagi terbatas pada pendekatan tekstual, tetapi berkembang melalui perspektif living hadis yang melihat hadis sebagai praktik sosial dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai hadis dalam adab sehari-hari melalui perspektif living hadis. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai hadis berlangsung melalui tiga mekanisme utama, yaitu pembiasaan, tradisi sosial, dan interaksi sehari-hari yang berlangsung secara berkelanjutan. Nilai-nilai seperti kejujuran, sopan santun, empati, dan tolong-menolong tidak hanya dipahami secara kognitif, tetapi terwujud dalam bentuk adab konkret dalam kehidupan masyarakat. Dalam perspektif living hadis, nilai-nilai tersebut bertransformasi dari teks normatif menjadi praktik sosial yang hidup dan mengakar. Penelitian ini menegaskan bahwa living hadis berperan sebagai jembatan antara teks hadis dan realitas sosial, serta memiliki kontribusi penting dalam pembentukan karakter dan etika sosial di era modern. Temuan ini memperkaya kajian hadis dengan menekankan pentingnya dimensi internalisasi nilai dalam praktik adab sehari-hari.

Referensi

Ahmed, S. (2016). What is Islam? The importance of being Islamic. Princeton University Press.

Asad, T. (1986). The idea of an anthropology of Islam. Occasional Papers Series. Center for Contemporary Arab Studies, Georgetown University.

Azami, M. M. (1977). Studies in hadith methodology and literature. Islamic Book Service.

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Anchor Books.

Brown, J. A. C. (2009). Hadith: Muhammad’s legacy in the medieval and modern world. Oneworld Publications.

Brown, J. A. C. (2022). The Wiley Blackwell concise companion to the hadith. Wiley Blackwell.

Fadhilah, N. (2023). Internalisasi nilai-nilai Islam dalam pembentukan karakter melalui pendekatan living hadis. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 77–95.

Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. Basic Books.

Hasanah, U. (2024). Living hadis dan transformasi sosial keagamaan di era digital. Jurnal Sosial Keagamaan, 9(1), 1–15.

Ibn al-Ṣalāḥ. (2010). An introduction to the science of hadith (E. Dickinson, Trans.). Garnet Publishing. (Original work published ca. 13th century)

Lave, J., & Wenger, E. (1991). Situated learning: Legitimate peripheral participation. Cambridge University Press.

Lucas, S. C. (2023). Constructive critics, ḥadīth literature, and the articulation of Sunnī Islam. Brill.

Pratama, R., & Kurniawan, D. (2024). Peran living hadis dalam membentuk etika komunikasi digital. Jurnal Komunikasi Islam, 8(1), 33–50.

Qudsy, S. Z. (2016). Living hadis: Genealogi, teori, dan aplikasi. Jurnal Living hadis, 1(1), 177–196. https://doi.org/10.14421/livinghadis.2016.1073

Rahman, F. (1982). Islam and modernity: Transformation of an intellectual tradition. University of Chicago Press.

Salleh, N. M. (2020). Living hadith as a socio-cultural practice. International Journal of Islamic Studies, 4(2), 55–72.

Saputra, E., Hidayat, R., & Kurniawan, A. (2024). Living hadith: Concept, role, and development in Indonesia. Jurnal Hadis dan Peradaban, 3(2), 88–105.

Sulaiman, A., & Hidayat, T. (2023). Living hadis dalam praktik keagamaan masyarakat Indonesia. Jurnal Studi Hadis, 7(2), 145–162.

Weber, M. (1978). Economy and society: An outline of interpretive sociology (G. Roth & C. Wittich, Eds.). University of California Press.

Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-05

Cara Mengutip

Tamjidnor. (2026). INTERNALISASI NILAI-NILAI HADIS DALAM ADAB SEHARI-HARI: PERSPEKTIF LIVING HADIS. SULTAN ADAM: Jurnal Hukum Dan Sosial, 4(1), 347–355. https://doi.org/10.71456/sultan.v4i1.1784