IMPLEMENTASI INOVASI DIGITAL FERIZY DALAM PEMBELIAN TIKET KAPAL DI PELABUHAN BOLOK KUPANG
DOI:
https://doi.org/10.71456/sultan.v4i1.1856Kata Kunci:
Inovasi Digital, Ferizy, Pelayanan Publik, Tiket Online, Pelabuhan Bolok KupangAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi inovasi digital Ferizy dalam pembelian tiket kapal di Pelabuhan Bolok Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi di Pelabuhan Bolok Kupang dan Kantor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Ferizy memberikan kemudahan pelayanan melalui sistem pembelian tiket secara online yang lebih praktis dan mendukung digitalisasi pelayanan publik. Namun, implementasi Ferizy masih menghadapi kendala pada aspek kesesuaian dan kerumitan penggunaan sistem. Penumpang yang terbiasa menggunakan teknologi digital cenderung mudah beradaptasi, sedangkan penumpang dengan literasi digital rendah, khususnya generasi usia lanjut dan masyarakat dari wilayah yang masih menggunakan sistem manual, mengalami kesulitan dalam registrasi akun, pengisian data, serta pembayaran digital. Selain itu, implementasi Ferizy baru optimal pada tahap pemesanan tiket secara daring, namun pada tahap operasional masih ditemukan kendala seperti antrean, keterbatasan literasi digital masyarakat, ketergantungan pada layanan manual dan praktik perantara informal (Calo). Dalam mendukung implementasi inovasi Ferizy, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang melakukan penguatan melalui kepemimpinan, pembelajaran organisasi, jejaring kerjasama organisasi, serta penyesuaian fasilitas sarana prasarana pelayanan. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan inovasi digital pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur digital, dukungan kelembagaan dan kemampuan masyarakat dalam beradaptasi terhadap perubahan sistem pelayanan berbasis digital.
Referensi
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage Publications.
Dwivedi, Y. K., et al. (2021). Digital government research: A review and agenda for future research. Government Information Quarterly, 38(2), 101–112.
Emzir. (2016). Metodologi penelitian kualitatif: Analisis data. Rajawali Pers.
Mergel, I., Edelmann, N., & Haug, N. (2019). Defining digital transformation: Results from expert interviews. Government Information Quarterly, 36(4), 101–111.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
OECD. (2023). Government at a glance 2023. OECD Publishing. https://www.oecd.org
Pradana, I. P. Y. B. (2025). Critical drivers in public sector innovation: Governance and service insights from Yogyakarta and Kupang. Bisnis & Birokrasi: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi, 32(2), 69–82.
Pradana, I. P. Y. B., Kumorotomo, W., & Susanto, E. (2022). Transformasi administrasi publik: Inovasi dan tata kelola sektor publik. Undana Press.
Pradana, I. P. Y. B., Kumorotomo, W., & Susanto, E. (2023). The institutionalization of public innovation: Evidence from Indonesia. Administration & Society, 55(Nomor Isu), 1–26.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.
Sinambela, L. P. (2011). Reformasi pelayanan publik: Teori, kebijakan, dan implementasi. Bumi Aksara.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
United Nations. (2022). United Nations e-government survey 2022: The future of digital government. United Nations Department of Economic and Social Affairs. https://publicadministration.un.org
World Bank. (2023). Digital government and public sector transformation. World Bank Group. https://www.worldbank.org
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Gyscha Dianchristy Takain, Hendrik Toda, Rouwland A Benyamin, & I Putu Yoga Bumi Pradana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






