KAIDAH POKOK AL-DHARURAT
TELAAH KONSEPTUAL TENTANG DHARAR-DHIRAR, MASYAQQAH, MASLAHAH-MAFSADAH, DAN CABANG-CABANGNYA DALAM FIKIH ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.71456/sultan.v4i1.1906Kata Kunci:
Kaidah Dharurat, Dharar dan Dhirar, Masyaqqat, Maslahah, Mafsadah, Fikih IslamAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kaidah pokok al-dharurat dalam hukum Islam beserta cabang-cabangnya dalam perspektif fikih Islam. Kajian ini meliputi konsep dharar dan dhirar, perbedaan antara masyaqqat dan dharurat, klasifikasi kebutuhan manusia, serta peran maslahah dan mafsadah sebagai dasar penetapan hukum dalam Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber sekunder, seperti Al-Qur’an, hadis, kitab fikih dan ushul fikih klasik, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaidah al-dharurat mencerminkan fleksibilitas dan kemampuan adaptasi hukum Islam dalam merespons kondisi darurat manusia dengan tetap memperhatikan batasan-batasan syariat. Kaidah ini melahirkan berbagai bentuk keringanan hukum, seperti kebolehan melakukan hal yang dilarang dalam keadaan tertentu serta prinsip bahwa kesulitan mendatangkan kemudahan. Selain itu, konsep maslahah dan mafsadah menjadi pertimbangan penting dalam menjaga keseimbangan antara fleksibilitas hukum dan tujuan syariat Islam. Dengan demikian, kaidah darurat menegaskan bahwa hukum Islam bersifat kontekstual, adaptif, dan senantiasa berorientasi pada perlindungan kemaslahatan manusia serta pencegahan kemudaratan.
Referensi
Akbar, M. N. (2022). Implementasi kaidah al-masyaqqah tajlib at-taysir dalam ibadah. Jurnal Tinta, 4(2), 27–38.
Alamudi, I. A., Suriyadi, Utami, M. A., & Ramadhani, S. R. (2024). Studi qawaid fiqhiyyah: Aspek ibadat dan muamalat dalam kaidah la dharara wa la dhirar. Qonun Iqtishad El Madani Journal, 4(1), 21–28.
Amirullah, M. (2021). Konsep mashlahah Dr. Muhammad Sa’id Ramadhan Al-Bûthî dalam mengistinbath hukum nawazil (studi atas kitab Ma’an Nas dan Masyûrat Ijtima‘iyah). Jurnal Wasatiyah: Jurnal Hukum, 2(1), 54–74.
Fahmi, M., & Sufyan, M. S. (2024). Penerapan kaidah fiqh al-hajatu tanzilu manzilata al-dharurah dalam kompleksitas perubahan kehidupan. Lentera: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies, 6(1), 42–61.
Harun, I. A. (2022). Implementasi maslahah mursalah dalam ekonomi Islam. Jurnal Economina, 1(3), 564–577.
Hikam, S., & Khasanah, K. (2023). Prinsip maslahah dalam jaminan produk halal di Indonesia. El-Hisbah: Journal of Islamic Economic Law, 3(2), 146–160.
Mazuki, S. A., Abdullah, M. S., & Mustafa, M. F. (2024). Penentuan al-awlawiyyat maslahah dan mafsadah dalam fatwa perubatan di Malaysia. RIS: Online Journal of Research in Islamic Studies, 11(1), 113–130.
Mustapha, A. M., & Junoh, N. (2022). Konsep darurah dan kaedah-kaedah fiqhiyyah yang berkaitan dengan darurah. Jurnal Pengajian Islam, 15(1), 69–90.
Na’imah, F. U. (2021). Konsep darurat sebagai upaya bergesernya status hukum. Jurnal Kajian Hukum Islam, 8(1), 35–50.
Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.
Nugroho, I. Y., & Hamidah, T. (2021). Konsep maslahah perspektif Izzudin Ibn Abd. Salam. Ulumuna: Jurnal Studi Keislaman, 7(2), 270–275.
Putri, N. S. A. Z., Adenia, T. A. N., Dina, S. A. R., Sutiawan, M. A., Abdussalam, M. H., & Kurniawan, T. (2025). Penerapan kaidah adh-dhararu yuzalu dalam praktik ekonomi Islam. Jurnal Ilmu Hukum, 3(1), 53–63.
Rahmaputri, N. A., Nuha, N. H., Nurafrizal, A., & Zamroni, M. (2025). Penerapan prinsip al-masyaqqah tajlib at-taysir dalam hukum Islam: Analisis terhadap kaidah assasiyyah ketiga. Jurnal Kajian Hukum dan Kebijakan Publik, 2(2), 1144–1151.
Rahmawati, & Thamrin, H. (2021). Relevansi utility dan mashlahah dalam ekonomi syariah. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 4(2), 1–9.
Yusran, A. M., & Akmal, A. (2025). Kaidah-kaidah fikih dalam kondisi menyulitkan: Kajian atas kaidah pokok, cabang, dan penerapannya. Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(3), 2200–2211.
Yusron, M. (2021). Rational reasoning and maslahah: Umar ibn al-Khattab’s ijtihad on cases of Islamic inheritance. Journal of Islamic Law, 2(2), 197–210.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Norhayati, Aulia Fitri, Hamdiah, Norfitria, & Lahmudinur

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






