INTERAKSI POLA ASUH KELUARGA DAN LINGKUNGAN SOSIAL DALAM MEMBENTUK PERILAKU KRIMINAL REMAJA
KAJIAN LITERATUR REVIEW
DOI:
https://doi.org/10.71456/sultan.v4i1.1910Kata Kunci:
Pola Asuh, Lingkungan Sosial, Perilaku Kriminal Remaja, Teman Sebaya, Literature ReviewAbstrak
Perilaku kriminal remaja merupakan permasalahan sosial serius yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama pola asuh keluarga dan lingkungan sosial teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pola pengaruh kedua faktor tersebut terhadap perilaku kriminal remaja berdasarkan sintesis literatur terdahulu. Pendekatan yang digunakan adalah literature review sistematis dengan menganalisis 15 penelitian yang terpilih dari database Google Scholar, SINTA, dan Garuda, yang diterbitkan antara tahun 2014 hingga 2024. Hasil sintesis mengidentifikasi tiga temuan utama: pertama, pola asuh orang tua merupakan prediktor primer kenakalan remaja, di mana pola asuh autoritatif berfungsi protektif sedangkan pola asuh permisif dan otoriter meningkatkan risiko; kedua, pengaruh teman sebaya sebaya devian secara signifikan memperbesar risiko kenakalan dengan odds ratio 1,73; dan ketiga, interaksi antara kedua faktor tersebut beroperasi melalui dua model, yaitu model penyangga (buffering model) dan model kumulatif (cumulative risk model). Model penyangga aktif ketika pola asuh autoritatif membangun kapasitas internal remaja sebelum terpapar pengaruh devian, sedangkan model kumulatif aktif ketika kelemahan pola asuh dan paparan teman sebaya devian berlangsung bersamaan. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi desain program intervensi pencegahan kenakalan remaja berbasis keluarga dan komunitas.
Referensi
Andriyani, J. (2020). Peran lingkungan keluarga dalam mengatasi kenakalan remaja. At-Taujih: Bimbingan dan Konseling Islam, 3(1), 86-98. https://doi.org/10.22373/taujih.v3i1.7235
Aviyah, E., & Farid, M. (2014). Religiusitas, kontrol diri dan kenakalan remaja. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 3(02), 126-129. https://doi.org/10.30996/persona.v3i02.371
Bulan, Y., Zahra, Z., & Nisa', I. (2022). Pengaruh lingkungan sosial terhadap perkembangan mental remaja. TAUJIHAT: Jurnal Bimbingan Konseling Islam. https://journal.uinsi.ac.id/index.php/TAUJIHAT/article/view/6481
Firmansyah, D., & Saepuloh, D. (2022). Social learning theory: Cognitive and behavioral approaches. Journal of Innovation in Pharmaceutical and Health Sciences, 1(3). https://journal.formosapublisher.org/index.php/jiph/article/download/2317/1982/6816
Gunarsa, Y. S. D., & Gunarsa, S. D. (2012). Psikologi remaja. BPK Gunung Mulia.
Hasan, M. I. (2022). Pokok-pokok materi metodologi dan penelitian dan aplikasinya. Ghalia Indonesia.
Irawan, R. (2024). Pola asuh orang tua single parents dalam menanggulangi kenakalan remaja di Kelurahan Karang Maritim Kecamatan Panjang Bandar Lampung. Jurnal Syntax Admiration, 5(4), 1188-1203. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i4.1098
Khasanah, B. L., & Fauziah, P. (2020). Faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan fungsi keluarga di Indonesia. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 13(3), 213-227. https://doi.org/10.24156/jikk.2020.13.3.213
Kristianti, W., Anwar, A., & Utami, N. I. (2022). Kenakalan remaja ditinjau dari gaya pengasuhan orang tua. PSIKOSAINS: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi, 17(1), 83-91. https://doi.org/10.30587/psikosains.v17i1.4568
Mahesha, A., Anggraeni, D., & Adriansyah, M. I. (2024). Mengungkap kenakalan remaja: Penyebab, dampak, dan solusi. PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 16-26. https://doi.org/10.55681/primer.v2i1.278
Massa, N., Rahman, M., & Napu, Y. (2020). Dampak keluarga broken home terhadap perilaku sosial anak. Jambura Journal of Community Empowerment, 1(2), 79-85. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjcs/article/view/7055
Rizki Eko Putra, M. D., & Apsari, N. C. (2021). Hubungan proses perkembangan psikologis remaja dengan tawuran antar remaja. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 3(1), 14-26. https://doi.org/10.24198/jkrk.v3i1.31969
Sarwirini. (2011). Kenakalan anak (juvenile delinquency): Kausalitas dan upaya penanggulangannya. Perspektif, XVI(4). https://ejournal.uwks.ac.id/myfiles/201209442514478516/5.pdf
Sarwono, S. W. (2012). Psikologi remaja. PT RajaGrafindo Persada.
Sarwono, S. W. (2016). Psikologi remaja (edisi revisi ke-19). PT Raja Grafindo Persada.
Soraya, K., & Lubis, S. A. (2024). Hubungan keluarga broken home dengan perilaku sosial siswa yang menyimpang pada siswa SMA. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(3), 1893-1904. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i3.6352
Sudarsono. (2012). Kenakalan remaja: Prevensi, rehabilitasi, dan resosialisasi. Rineka Cipta.
Suryandari, S. (2020). Pengaruh pola asuh orang tua terhadap kenakalan remaja. JIPD: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 4(1), 23-29. https://doi.org/10.36928/jipd.v4i1.313
Tianingrum, N. A., & Nurjannah, U. (2020). Pengaruh teman sebaya terhadap perilaku kenakalan remaja sekolah di Samarinda. Jurnal Dunia Kesmas, 8(4), 275-282. https://doi.org/10.33024/jdk.v8i4.2270
Umam, N. (2021). Konformitas teman sebaya dan perilaku kenakalan remaja di sekolah. Jurnal Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (JASIKA), 1(2). https://jasika.umy.ac.id/index.php/jasika/article/view/15
Unayah, N., & Sabarisman, M. (2015). Fenomena kenakalan remaja dan kriminalitas. Sosio Informa: Kajian Permasalahan Sosial dan Usaha Kesejahteraan Sosial, 1(2), 121-140. https://doi.org/10.33007/inf.v1i2.142
Utami, A. C. N., & Raharjo, S. T. (2021). Pola asuh orang tua dan kenakalan remaja. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 4(1), 1-15. https://doi.org/10.24198/focus.v4i1.22831
Yusuf, S. (2019). Psikologi perkembangan anak dan remaja (cetakan ke-18). PT Remaja Rosdakarya.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dewi Sinta, M. Fahli Zatrahadi, & Miftahuddin

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






