FRAGMENTASI TATA KELOLA PARIWISATA BALI
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BERKELANJUTAN MELALUI MODEL GRINDLE
DOI:
https://doi.org/10.71456/sultan.v4i1.1967Kata Kunci:
Implementasi Kebijakan, Pariwisata Berkelanjutan, Bali, Model Grindle, Tata Kelola Kolaboratif, Tri Hita KaranaAbstrak
Tata kelola pariwisata di Bali menghadapi krisis struktural intensifikasi pembangunan secara progresif menggerus fondasi ekologis dan sosial-budaya yang menjadi daya tarik utama destinasi global ini. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas implementasi kebijakan pariwisata berkelanjutan di Bali melalui model implementasi kebijakan Merilee S. Grindle (1980), yang mendiagnosis kegagalan tata kelola melalui dua dimensi analitis: isi kebijakan (content of implementation) dan lingkungan implementasi (context of implementation). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data yang berasal dari dokumen kebijakan, peraturan perundang-undangan, dan laporan institusional. Hasil penelitian mengungkap empat defisit tata kelola yang saling terkait: (1) fragmentasi kelembagaan dengan dinamika silo antar-instansi; (2) struktur kekuasaan asimetris yang memarjinalkan komunitas lokal; (3) kebutaan ekologis dalam konten kebijakan; dan (4) mekanisme kepatuhan yang lemah sehingga regulasi lingkungan hanya berfungsi secara nominal. Penelitian ini berargumen bahwa mengatasi hambatan struktural ini memerlukan pergeseran paradigma menuju tata kelola kolaboratif berbasis jaringan yang melembagakan partisipasi publik substantif, pemantauan berbasis komunitas, dan integrasi formal nilai Tri Hita Karana ke dalam kerangka perancangan serta penegakan kebijakan.
Referensi
Adityanandana, M., & Gerber, J. F. (2019). Post-growth in the Tropics? Contestations over Tri Hita Karana and a tourism megaproject in Bali. Journal of Sustainable Tourism, 27(12), 1839–1856. https://doi.org/10.1080/09669582.2019.1666813
Akbar, M. N. A. H., Setyowati, E., & Sujarwoto. (2017). Implementasi kebijakan pembangunan desa wisata berkelanjutan. Jurnal Administrasi Publik (JAP), 5(6), 394–401.
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bali. (2021). Laporan Kajian Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup Provinsi Bali. Bappeda Bali.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bali. (2022). Laporan Realisasi Anggaran Daerah Provinsi Bali Tahun Anggaran 2022. Bappeda Bali.
Badan Pusat Statistik (BPS) Bali. (2022). Bali Dalam Angka 2022. BPS Provinsi Bali.
Butler, R. W. (1980). The concept of a tourist area cycle of evolution: Implications for management of resources. The Canadian Geographer, 24(1), 5–12. https://doi.org/10.1111/j.1541-0064.1980.tb00970.x
Cahyono, J. P., et al. (2025). Evaluating the effectiveness of public policy sustainable tourism development in Indonesia: A comprehensive systematic literature review. Prosiding International Conference on Economic and Sustainable Development (ICESIDE).
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Darma Putra, I N. (2017). Tourism, culture, and heritage in a Hindu realm: The politics of Balinese identity. In P. Hitchner, F. Hutcheson, & J. Arifin (Eds.), Southeast Asian perspectives on power (pp. 203–226). Routledge.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Bali. (2022). Laporan Pengelolaan Sampah Provinsi Bali 2022. DLHK Bali.
Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2011). An integrative framework for collaborative governance. Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), 1–29. https://doi.org/10.1093/jopart/mur011
Global Sustainable Tourism Council (GSTC). (2022). GSTC Destination Criteria: Version 2.0. Global Sustainable Tourism Council.
Grindle, M. S. (1980). Politics and policy implementation in the Third World. Princeton University Press.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). (2023). Laporan Kinerja Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2023. Kemenparekraf RI.
Lipsky, M. (1980). Street-level bureaucracy: Dilemmas of the individual in public services. Russell Sage Foundation.
Mazmanian, D. A., & Sabatier, P. A. (1983). Implementation and public policy. Scott Foresman and Company.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Muhammad, F. J., Irawati, I., & Halimah, M. (2022). Implementasi kebijakan program pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kota Manado. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 7(1), 1–18.
Narain, K., Priya, V., & Pratama, B. (2020). Groundwater depletion and saltwater intrusion in coastal Bali: A hydro-geological assessment. Environmental Science & Policy, 114, 247–256. https://doi.org/10.1016/j.envsci.2020.08.017
Pforr, C. (2006). Tourism policy in the making: An Australian network study. Annals of Tourism Research, 33(1), 87–108. https://doi.org/10.1016/j.annals.2005.04.004
Pressman, J. L., & Wildavsky, A. (1973). Implementation: How great expectations in Washington are dashed in Oakland. University of California Press.
Pribudi, A., & Sugiarto, E. (2023). Responsible tourism dalam kebijakan pariwisata berkelanjutan. Jurnal Kebijakan Publik, 14(4), 312–327.
Scharpf, F. W. (1997). Games real actors play: Actor-centered institutionalism in policy research. Westview Press.
Syahrial, S., et al. (2025). The effectiveness of public policy in the management of sustainable marine culinary tourism. SIGn Journal of Social Science, 6(1), 88–112.
United Nations World Tourism Organization (UNWTO). (2005). Making tourism more sustainable: A guide for policy makers. UNWTO & UNEP.
Van Meter, D. S., & Van Horn, C. E. (1975). The policy implementation process: A conceptual framework. Administration & Society, 6(4), 445–488. https://doi.org/10.1177/009539977500600404
World Commission on Environment and Development (WCED). (1987). Our common future (Brundtland Report). Oxford University Press.
World Travel and Tourism Council (WTTC). (2023). Economic impact research 2023: Global summary. WTTC.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ni Made Hintya Mahayani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






