TAKHRIJ HADIS TENTANG: KEAJAIBAN TANDA-TANDA HARI KIAMAT
DOI:
https://doi.org/10.71456/sultan.v4i1.2002Abstrak
Hadis merupakan sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur’an yang memiliki peran penting dalam menjelaskan berbagai aspek kehidupan umat Islam, termasuk persoalan eskatologi atau tanda-tanda hari kiamat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas hadis yang berkaitan dengan keajaiban tanda-tanda hari kiamat melalui analisis sanad dan matan. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan ilmu hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tentang keajaiban tanda-tanda hari kiamat memiliki kualitas ṣaḥīḥ dan ḥasan gharīb, baik dari aspek sanad maupun matan. Para perawi dalam sanad dinilai memiliki kredibilitas yang baik dan matan hadis tidak bertentangan dengan Al-Qur’an maupun hadis-hadis yang lebih kuat. Oleh karena itu, hadis tersebut dapat diterima sebagai dasar dalam memahami tanda-tanda hari kiamat dalam perspektif Islam.
Referensi
Ahmad, A. (2005). Paradigma baru memahami hadis Nabi saw.: Refleksi pemikiran pembaruan Prof. Dr. Muhammad Syuhudi Ismail. MSCC.
Al-‘Asqalani, A. ibn ‘A. ibn H. (1325 H). Tahdzīb al-Tahdzīb. Dā’irah al-Ma‘ārif al-Niẓāmiyyah.
Al-Bukhari, M. ibn I. (2002). Ṣaḥīḥ al-Bukhārī. Dār Ibn Kathīr.
Al-Khatib al-Baghdadi. (2004). Al-Kifāyah fī ‘ilm al-riwāyah. Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Al-Mu‘jam al-Mufahras li Alfāẓ al-Ḥadīṡ al-Nabawī. (1936). Jilid 1. Brill. (Disusun oleh A. J. Wensinck).
Al-Naisaburi, M. ibn H. (2006). Ṣaḥīḥ Muslim. Dār Ṭayyibah.
Al-Qardhawi, Y. (1995). Kaifa nata‘āmal ma‘a al-sunnah al-nabawiyyah. Dār al-Syurūq.
Al-Suyuthi, J. al-D. (2003). Tadrīb al-rāwī fī sharḥ taqrīb al-nawāwī. Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Azami, M. M. (1992). Studies in hadith methodology and literature. American Trust Publications.
Ibn Hajar al-‘Asqalani. (2001). Nuzhat al-naẓar fī tawḍīḥ Nukhbat al-fikar. Dār al-Salām.
Ismail, M. S. (2016). Metodologi penelitian hadis Nabi. Bulan Bintang.
Latifah, L., & Awad, A. (2023). Metode Pendidikan Karakter Di Pesantren Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam. JIS: Journal Islamic Studies, 1(3).
Maizuddin. (2014). Penelitian hadis Nabi: Aplikasi metode manual dan digital. Ar-Raniry Press.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Mustaqim, A. (2016). Ilmu ma‘ānī al-hadis: Paradigma interkoneksi berbagai teori dan metode memahami hadis Nabi. Idea Press.
Ngalimun, H., Pd, M., & Kom, M. I. (2017). Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis. Banjarmasin: Pustaka Banua.
Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.
Siregar, K. I., & Narulita, S. (2015). Ulumul hadis kompilasi. Lembaga Pengembangan Pendidikan Universitas Negeri Jakarta.
Suprapti, S., Ilmiyah, N., Latifah, L., & Handayani, N. F. (2022). Islamic Aqidah Learning Management to Explore the Potential of Madrasah Students. Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), 5(1), 4664-4673.
Wasman. (2021). Metodologi kritik hadis. Elsi Pro.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ana Fa’afin, & Hairul Hudaya

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






