INTEGRASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN NILAI-NILAI PLURALISME DAN MULTIKULTURALISME DALAM MEMBANGUN MODERASI BERAGAMA
DOI:
https://doi.org/10.71456/sultan.v4i2.2014Kata Kunci:
Pendidikan Agama Islam, Pluralisme, Multikulturalisme, Moderasi Beragama, ToleransiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai pluralisme dan multikulturalisme dalam Pendidikan Agama Islam serta kontribusinya dalam membangun moderasi beragama. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai literatur, jurnal ilmiah, buku, dan dokumen yang relevan dengan Pendidikan Agama Islam, pluralisme, multikulturalisme, dan moderasi beragama. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai pluralisme dan multikulturalisme memiliki landasan yang kuat dalam ajaran Islam, baik yang bersumber dari Al-Qur’an, hadis, maupun praktik kehidupan Nabi Muhammad saw. Integrasi nilai-nilai tersebut dapat dilakukan melalui pengembangan kurikulum, penerapan metode pembelajaran yang dialogis dan partisipatif, serta pembentukan budaya sekolah yang inklusif dan menghargai keberagaman. Implementasi Pendidikan Agama Islam yang terintegrasi dengan nilai pluralisme dan multikulturalisme mampu menumbuhkan sikap toleran, humanis, demokratis, dan anti kekerasan pada peserta didik. Selain itu, pendekatan ini berkontribusi dalam memperkuat moderasi beragama sehingga peserta didik mampu memahami dan mengamalkan ajaran agama secara seimbang, menghargai perbedaan, serta menjaga keharmonisan kehidupan sosial. Dengan demikian, integrasi Pendidikan Agama Islam dengan nilai pluralisme dan multikulturalisme menjadi strategi penting dalam membangun generasi yang moderat, inklusif, dan berkomitmen terhadap persatuan bangsa di tengah masyarakat multikultural.
Referensi
Abubakar, A., Ngalimun, N., Liadi, F., & Latifah, L. (2020). Bahasa sebagai nilai perekat dalam simbol budaya lokal tokoh agama. Jurnal Transformatif (Islamic Studies), 4(2), 159-172.
Azra, Azyumardi. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III. Jakarta: Kencana
Baidhawy, Zakiyuddin. (2018). “Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural.” Jurnal Pendidikan Islam 1, No. 1
Choirul Mahfud. Pendidikan Multikultural. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2016.
Eck, Diana L. (2003). Encountering God: A Spiritual Journey from Bozeman to Banaras. Boston: Beacon Press
Fahri, M., dan Ahmad Zainuri. (2016). “Moderasi Beragama di Indonesia.” Intizar 25, No. 2.
Hidayat, Komaruddin. Agama untuk Peradaban. Jakarta: Kencana, 2019.
Hodgson, Marshall G.S. (1974). The Venture of Islam. Vol. 1. Chicago: University of Chicago Press
Ilahi, Mohammad Takdir. (2020). “Pendidikan Islam dan Moderasi Beragama.” Jurnal Pendidikan Islam Indonesia 5, No. 1.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Latifah, L., & Ngalimun, N. (2025). Teknologi Digital Sebagai Ruang Pertemuan Agama Dan Budaya Masyarakat Multikultural. SINTESA: JURNAL SAINS & TEKNOLOGI, 1(02), 51-64.
Madjid, Nurcholish. (2008). Islam Doktrin dan Peradaban. Jakarta: Paramadina
Misrawi, Zuhairi. (2010). Al-Qur’an Kitab Toleransi. Jakarta: Pustaka Oasis
Muhadjir, Noeng. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin
Muhaimin. (2010). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Mustaqim, Abdul. (2013). “Deradikalisasi Penafsiran Al-Qur’an dalam Konteks Keindonesiaan yang Multikultural.” Suhuf 6, No. 2
Naim, Ngainun. (2015). Islam dan Pluralisme Agama. Yogyakarta: Aura Pustaka
Nata, Abuddin. Metodologi Studi Islam. Jakarta: Rajawali Pers, 2012.
Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.
Ngalimun, N., Noortyani, R., & Hermawan, S. (2025). Nilai Religi dalam Tradisi Lisan Sansana Dayak Ngaju. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 19(1), 426-440.
Qaradawi, Yusuf. (2013). al- Islam Radikal: Analisis terhadap Radikalisme dalam Berislam. Solo: Era Intermedia
Rosyada, Dede. (2014). Pendidikan Multikultural di Indonesia. Jakarta: Prenadamedia Group
Saifuddin, Lukman Hakim. Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2019.
Sanaky, Hujair A.H. (2012). “Pendidikan Multikultural dalam Perspektif Islam.” Jurnal Pendidikan Islam 1, No. 2.
Shihab, Alwi. (1999). Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama. Bandung: Mizan.
Shihab, M. Quraish. (2007). Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Maudhu‘i atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan
Tafsir, Ahmad. (2014). Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya
Tilaar, H.A.R. (2004). Multikulturalisme: Tantangan-Tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Jakarta: Grasindo
Yaqin, Ainul. (2025). Pendidikan Multikultural: Cross-Cultural Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan. Yogyakarta: Pilar Media
Zed, Mestika. (2012). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Cahyo Muliawan, Hamdanah, & Normuslim

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






