PERAN PERLINDUNGAN JAMINAN SOSIAL DALAM MENEKAN RISIKO KECELAKAAN KERJA STUDI
PADA BPJS KETENAGAKERJAAN CABANG GORONTALO
DOI:
https://doi.org/10.71456/sultan.v4i1.2052Kata Kunci:
Perlindungan Jaminan Sosial, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Mitigasi Risiko, Kecelakaan Kerja, BPJS KetenagakerjaanAbstrak
Risiko kecelakaan kerja masih menjadi tantangan dalam upaya perlindungan tenaga kerja sehingga diperlukan sistem perlindungan jaminan sosial yang mampu memberikan rasa aman sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih selamat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perlindungan jaminan sosial terhadap risiko kecelakaan kerja pada peserta BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 pekerja yang terdiri atas penerima upah dan bukan penerima upah di Kota Gorontalo. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cakupan kepesertaan, kecukupan manfaat, aksesibilitas layanan, efisiensi serta kecepatan layanan, dan fungsi mitigasi risiko memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan upaya keselamatan dan kesehatan kerja. Di sisi lain, peningkatan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja terbukti menurunkan tingkat risiko kecelakaan kerja. Pengaruh perlindungan jaminan sosial terhadap risiko kecelakaan kerja terjadi baik secara langsung maupun melalui peran keselamatan dan kesehatan kerja sebagai variabel mediasi. Secara simultan, model penelitian mampu menjelaskan 59,9% variasi risiko kecelakaan kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan perlindungan jaminan sosial melalui perluasan kepesertaan, peningkatan manfaat, kemudahan akses layanan, kualitas pelayanan, dan mitigasi risiko berkontribusi dalam menekan risiko kecelakaan kerja serta mendukung terciptanya perlindungan tenaga kerja yang lebih efektif.
Referensi
Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: Syakir Media Press.
Ardi, A., & Prabowo, H. (2024). Efektivitas Jaminan Kecelakaan Kerja dalam Perlindungan Tenaga Kerja. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 9(2), 145–158.
Barr, N. (2012). Economics of the Welfare State (5th ed.). Oxford: Oxford University Press.
Bastagli, F., Hagen-Zanker, J., Harman, L., Barca, V., Sturge, G., & Schmidt, T. (2016). Cash Transfers: What Does the Evidence Say? A Rigorous Review of Programme Impact and the Role of Design and Implementation Features. London: Overseas Development Institute.
Behrendt, C., & Nguyen, Q. A. (2018). Innovative Approaches for Ensuring Universal Social Protection for the Future of Work. International Social Security Review, 71(2), 67–95.
Deu, M., Kadir, S., & Nani, Y. N. (2023). Social Protection and Employment Security in Indonesia: Challenges and Opportunities. Journal of Public Administration Studies, 15(1), 34–48.
Higuchi, Y., Seike, A., & Takahashi, K. (2001). Social Insurance and Labour Market Stability. Tokyo: Japan Institute of Labour.
Karo-Karo, A. W. (2024). Implementasi Program Jaminan Kecelakaan Kerja pada BPJS Ketenagakerjaan. Jurnal Kebijakan Publik Indonesia, 11(1), 21–33.
Kim, S., Lee, H., & Park, J. (2024). Compensation System Reform and Occupational Injury Recovery Outcomes. International Journal of Occupational Safety and Ergonomics, 30(1), 112–125.
Lindbeck, A., & Snower, D. J. (1998). The Insider–Outsider Theory of Employment and Unemployment. Cambridge: MIT Press.
Nani, Y. N., Abdussamad, Z., & Isa, R. (2025). Bureaucratic Reform and Public Service Quality Improvement in Indonesia. Journal of Public Governance, 12(1), 45–59.
Napitupulu, M., Siregar, D., & Harahap, R. (2025). Analisis Dampak BPJS Ketenagakerjaan terhadap Keselamatan Kerja. Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik, 10(1), 78–90.
Nasution, A., Putri, D., & Rahman, M. (2025). Tingkat Pengetahuan dan Kepuasan Masyarakat terhadap Kebijakan Kesehatan BPJS di Indonesia. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 14(2), 101–115.
Pinna Pintor, C., Murtas, R., Demontis, R., & Contu, P. (2024). The Impact of Health on Labour Market Outcomes: A Rapid Systematic Review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 21(3), 1–18.
Santana, V. S., Araújo-Filho, J. B., Albuquerque-Oliveira, P. R., & Barbosa-Branco, A. (2006). Occupational Accidents: Social and Economic Consequences. Revista de Saúde Pública, 40(6), 1004–1012.
Trontin, C., & Béjean, S. (2004). Social Protection and Occupational Risk Management. Social Science & Medicine, 58(8), 1471–1485.
Waehrer, G. M., Leigh, J. P., & Miller, T. R. (2005). Costs of Occupational Injury and Illness within the Health Services Sector. International Journal of Health Services, 35(2), 343–359.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ervina Kaluku, Zuchri Abdussamad, & Rusli Isa

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






