PENGARUH FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP EXPERIENTIAL CONSUMPTION MAHASISWA PADA TREN KUNJUNGAN KAFE MODERN

Penulis

  • Delia Putri Maharani* universitas Palangkaraya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia
  • Ripana Wulandari Universitas Palangkaraya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia
  • Anis Wulandari Universitas Palangkaraya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia
  • Safitri Muflikhah Universitas Palangkaraya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia
  • Khairina Nor Hafifah Universitas Palangkaraya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia
  • Nabila Syahvalensi Universitas Palangkaraya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia
  • Bhayu Rhama Universitas Palangkaraya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71456/sultan.v4i1.2063

Kata Kunci:

Media Sosial, Perilaku Konsumtif, Mahasiswa, Fear Of Missing Out ( FOMO), Experiential Consumption

Abstrak

Perkembangan media sosial telah membawa perubahan dalam pola perilaku konsumsi mahasiswa, termasuk dalam aktivitas kunjungan ke kafe modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap perilaku konsumsi mahasiswa yang ditinjau melalui fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dan kecenderungan konsumsi berbasis pengalaman (experiential consumption). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 95 mahasiswa yang aktif menggunakan media sosial dan pernah mengunjungi kafe modern. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara FOMO dan experiential consumption, namun pengaruh tersebut tidak signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa perilaku konsumsi mahasiswa dalam mengunjungi kafe modern tidak hanya dipengaruhi oleh faktor media sosial, tetapi juga oleh faktor lain seperti kebutuhan fungsional, kenyamanan, dan interaksi sosial. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai dinamika perilaku konsumsi mahasiswa di era digital serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya yang mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumsi generasi muda.

Referensi

Festinger, L. (1954). A theory of social comparison processes. Human Relations, 7(2), 117–140. https://doi.org/10.1177/001872675400700202

Pine, B. J., & Gilmore, J. H. (1999). The Experience Economy: Work Is Theatre and Every Business a Stage. Boston: Harvard Business School Press. https://www.hbs.edu/faculty/Pages/item.aspx?num=9156

Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841–1848. https://doi.org/10.1016/j.chb.2013.02.014

Sahanaya, N. P. A. (2021). Pengaruh kemudahan penggunaan e-commerce dan promosi digital terhadap perilaku pembelian impulsif konsumen. https://ojs.unm.ac.id/tekpend/article/download/22613/pdf_1

Sari, D., dkk. (2024). Pengaruh gaya hidup terhadap perilaku konsumsi mahasiswa di era digital. https://rayyanjurnal.com/index.php/jleb/article/view/2714/0?utm_source

Wati, R., Arifin, M., & Cahya, A. (2024). Peran media sosial dalam membentuk perilaku konsumsi generasi muda.https://www.researchgate.net/publication/383165760_Pengaruh_Media_Sosial_Tik_Tok_dan_Gaya_Hidup_terhadap_Perilaku_Konsumtif_Mahasiswa_Program_Studi_Pendidikan_Ekonomi_Universitas_Bhinneka_PGRI_Tulungagung_Tahun_Akademik_20232024

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-19

Cara Mengutip

Maharani, D. P., Wulandari, R., Wulandari, A., Muflikhah, S., Hafifah, K. N., Syahvalensi, N., & Rhama, B. (2026). PENGARUH FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP EXPERIENTIAL CONSUMPTION MAHASISWA PADA TREN KUNJUNGAN KAFE MODERN. SULTAN ADAM: Jurnal Hukum Dan Sosial, 4(1), 982–988. https://doi.org/10.71456/sultan.v4i1.2063