TELAAH KRITIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP MUHAMMADIYAH 1 BANJARBARU
DOI:
https://doi.org/10.71456/sultan.v4i2.2109Kata Kunci:
Kurikulum Merdeka, Pendidikan Agama Islam, Implementasi Kurikulum, Evaluasi CIPP, Pembelajaran BerdiferensiasiAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis problematika implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru secara kritis dan komprehensif. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif lapangan, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap dua guru PAI yang terlibat langsung dalam implementasi kurikulum. Analisis dilakukan melalui empat tataran evaluasi menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product): tataran ide/gagasan, tataran dokumen tertulis, tataran implementasi, dan tataran hasil (outcome). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konseptual Kurikulum Merdeka memiliki keselarasan filosofis dengan nilai-nilai Pendidikan Islam, namun dalam implementasinya masih terdapat kesenjangan signifikan. Pada tataran ide, terjadi problem epistemologis dan dikotomi ilmu. Pada tataran dokumen, ditemukan kesenjangan antara desain kebijakan makro dengan implementasi mikro di sekolah. Pada tataran implementasi, guru menghadapi keterbatasan waktu, heterogenitas peserta didik, dan belum optimalnya pembelajaran berdiferensiasi serta asesmen autentik. Pada tataran hasil, terjadi gap antara aspek knowing, believing, dan doing pada peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi guru, penyederhanaan beban administratif, dan pengembangan asesmen autentik yang komprehensif.
Referensi
Astini, N. K. S. (2022). Tantangan implementasi Merdeka Belajar pada era New Normal Covid-19 dan era Society 5.0. Jurnal Lampuhyang, 13(1), 1–10.
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2025). Panduan Pembelajaran dan Asesmen
Daradjat, Z. (2000). Ilmu Pendidikan Islam. Bumi Aksara.
Drajat, Z. (2005). Ilmu Jiwa Agama. Bulan Bintang.
Efendi, M., dkk. (2024). Penerapan asesmen formatif dan sumatif dalam Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah Swasta Darul Hadits Huta Baringin. Cognoscere: Jurnal Komunikasi dan Media Pendidikan, 2(2), 60–70.
Faiz, A., dkk. (2022). Pembelajaran berdiferensiasi dalam Program Guru Penggerak pada Modul 2.1. Jurnal Basicedu, 6(2), 2844–2854.
Fitriyah, & Bisri, M. (2023). Pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan keragaman dan keunikan siswa sekolah dasar. Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 9(2), 65–75.
Hamidah, N. (2023). Problematika Kurikulum Merdeka Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 2 Papar [Skripsi]. UIN Maulana Malik Ibrahim.
Himmah, U. (2023). Analisis problematika guru Pendidikan Agama Islam dalam penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Basicedu, 7(6), 3870–3882.
Himpunan Peraturan Perundang-undangan. (2014). Undang-Undang Sisdiknas Sistem Pendidikan Nasional. Fokus Media.
Khoirin Nisa, S., Yoenanto, N. H., & Nawangsari, N. A. F. (2023). Hambatan dan solusi dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada jenjang Sekolah Dasar. Jurnal Kependidikan, 9(2), 15–26.
Mawardi, Wahdah, & Nurhalida. (2024). Problematika implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Sekolah Dasar Negeri 64 Sungai Raya tahun ajaran 2023/2024. Tarbawi Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 35–48.
Moleong, L. J. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Mustakim. (2024). Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di MIS GUPPI 11 Talang Rimbo [Tesis]. Pascasarjana IAIN Curup.
Olive Tunas, K., dkk. (2024). Kurikulum Merdeka: Meningkatkan kualitas pembelajaran dengan kebebasan dan fleksibilitas. Journal on Education, 6(4), 22025–22040.
Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah (Edisi Revisi Tahun 2025). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Ramayulis. (2008). Metodologi Pendidikan Agama Islam. Kalam Mulia.
Septemiarti, I. (2025). Kurikulum Merdeka dalam Perspektif Filosofis Pendidikan Islam [Disertasi]. Pascasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
Stufflebeam, D. L. (2000). The CIPP Model for evaluation. Dalam D. L. Stufflebeam, G. F. Madaus, & T. Kellaghan (Eds.), Evaluation Models (hlm. 279–317). Kluwer Academic Publishers.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sumarsih, I., dkk. (2022). Analisis implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 8248–8258.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Sekretariat Negara.
Wuwur, E. S. P. O., dkk. (2024). Problematika implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Soko Guru, 4(1), 250–262.
Zahir, A., dkk. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka jenjang SD Kabupaten Luwu Timur. Jurnal IPMAS, 2(2), 1–8.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Riduan Iksan, Ihsan Noor, & Syaifuddin Sabda

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






