TRADISI TUNGGU TUBANG DALAM SISTEM KEKERABATAN MASYARAKAT SEMENDE DI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.71456/sultan.v4i2.2224Kata Kunci:
Tunggu Tubang, Semende, OKU Selatan, Adat Istiadat, PewarisanAbstrak
Tunggu Tubang merupakan salah satu tradisi adat yang menjadi ciri khas masyarakat Semende di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Sumatera Selatan. Sistem ini menempatkan anak perempuan tertua sebagai pemegang hak pengelolaan harta pusaka keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Tunggu Tubang dalam sistem kekerabatan masyarakat Semende serta pengaruhnya terhadap kehidupan sosial masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah mengenai adat Semende. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tunggu Tubang bukan sekadar pewaris harta, melainkan simbol pemersatu keluarga yang memiliki tanggung jawab menjaga rumah, tanah, dan keharmonisan kerabat. Sistem ini memperlihatkan adanya unsur matrilineal dalam masyarakat Semende yang tetap berjalan berdampingan dengan nilai-nilai musyawarah dan kekeluargaan.
Referensi
Ambarwati, J., Setiawan, D., & Anwar, M. S. (2025). The implementation of Islamic education values in the customs of Tunggu Tubang Semende at Manggarai Village. International Journal on Advanced Science, Education, and Religion, 8(2), 32–41. https://doi.org/10.33648/ijoaser.v8i2.862
Arifin, Z., Delfi, M., & Pujiraharjo, S. (2017). Tunggu Tubang: Marginalisasi perempuan Semende. Musãwa: Jurnal Studi Gender dan Islam, 16(2), 236–247. https://doi.org/10.14421/musawa.2017.162.236-247
Badan Pusat Statistik Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. (2024). Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dalam angka 2024. Badan Pusat Statistik Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.
Efrianto. (2017). Struktur masyarakat Semende di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya, 3(1), 617–640.
Muslim, M., & Kurniati, H. (2024). Transformative paradigm of Semende indigenous people in Bandar Lampung City in the division of inheritance Tunggu Tubang Hijrah. Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam, 11(1). https://doi.org/10.24252/al-qadau.v11i1.48189
Salmudin. (2021). Tunggu Tubang as a method for peaceful inheritance distribution of Semende indigenous peoples. De Jure: Jurnal Hukum dan Syar'iah, 13(1), 220–236. https://doi.org/10.18860/j-fsh.v13i1.11028
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Herni Ramayanti, Amanda Jessy Carissa, Adesti Dwi Hasanah, Arini Asnita, Fadilatul Amanah, & Redo Putra

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






