KONSEP TENTANG HAKIKAT ILMU PENGETAHUAN SEBAGAI LANDASAN PENDIDIKAN ISLAM

Penulis

  • Vera Anandya Putri* Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
  • Syaifuddin Sabda Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.71456/sultan.v4i2.2306

Kata Kunci:

Konsep Hakikat, Ilmu Pengetahuan, Pendidikan Islam

Abstrak

Ilmu pengetahuan merupakan landasan utama dalam pembentukan peradaban manusia sekaligus menjadi fondasi filosofis dan teologis dalam penyelenggaraan pendidikan Islam. Artikel ini bertujuan menganalisis hakikat ilmu pengetahuan sebagai landasan pendidikan Islam melalui perspektif filsafat dan teologi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, buku-buku filsafat ilmu, karya para pemikir Islam, serta artikel ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis dengan mengkaji konsep-konsep pokok mengenai hakikat ilmu, sumber ilmu, objek ilmu, perkembangan ilmu pengetahuan, serta kedudukannya dalam Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang diperoleh melalui proses berpikir rasional, sistematis, empiris, dan metodologis sehingga menghasilkan kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Dalam perspektif Islam, ilmu tidak hanya bersumber dari akal dan pengalaman empiris, tetapi juga berasal dari wahyu sebagai sumber kebenaran yang bersifat absolut. Oleh karena itu, epistemologi Islam mengintegrasikan akal, pengalaman, intuisi, dan wahyu sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan. Ilmu memiliki kedudukan yang sangat tinggi karena menjadi sarana mengenal Allah Swt., membentuk akhlak, memperkuat keimanan, serta menjadi landasan pelaksanaan amal saleh. Dengan demikian, hakikat ilmu pengetahuan dalam pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada pengembangan intelektual, tetapi juga pada pembentukan manusia yang beriman, berakhlak mulia, kritis, dan bertanggung jawab dalam mewujudkan kemaslahatan umat.

Referensi

Adib, H. M. (2011). Filsafat ilmu: Ontologi, epistemologi, aksiologi, dan logika ilmu pengetahuan. Pustaka Pelajar.

Afriansyah, A. (2023). Peran Guru Dalam Pendidikan Taman Siswa Sebuah Kajian Filsafat Ki Hajar Dewantara Yang Humanisme Dan Religious. EduCurio: Education Curiosity, 1(2), 403-413.

Anwar, K., & Masuwd, M. A. (2026). Artificial Intelligence, Social Media, and Post-Truth: An Islamic Education Perspective. Al-Mudarris (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam), 9(2), 245-264.

Arisa, A. (2024). Konsep Pendidikan Inklusif Dalam Pandangan Islam. EduCurio: Education Curiosity, 3(1), 257-263.

Baiti, R. (2017). Esensi wahyu dan ilmu pengetahuan. Wardah, 18(2), 164–176.

Bakhtiar, A. (2014). Filsafat ilmu. Rajawali Pers.

Hanafiah, M., Hafidzi, A., Nadhiroh, W., Assyauqi, M. I., Abidin, M. Z., Kurdi, M. S., & Andini, Y. (2019). Islamic perspective on students wearing a burqa at universities in Indonesia: Results from a survey at three universities. Asian Journal for Public Opinion Research, 7(4), 251–260.

Helmi, M., & Rahmaniah, S. (2020). Pandangan filosofis dan teologis tentang hakikat ilmu pengetahuan sebagai landasan pendidikan Islam. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 10(2).

Ilmiyah, N., Syakir, A., & Rafiah, H. (2026). INTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM PEMBELAJARAN DI MAN 1 BANJARMASIN. Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 68-76.

Juhari. (2019). Aksiologi ilmu pengetahuan (Telaah tentang manfaat ilmu pengetahuan dalam konteks ilmu dakwah). Al-Idarah, 3(1), 98–110.

Khumairah, S. (2025). INTEGRASI ILMU PENGETAHUAN DAN AGAMA DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM. Cangkal: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(2), 27-32.

Latifah, L., & Ngalimun, N. (2025). Teknologi Digital Sebagai Ruang Pertemuan Agama Dan Budaya Masyarakat Multikultural. SINTESA: JURNAL SAINS & TEKNOLOGI, 1(02), 51-64.

Latifah, L., Zwagery, R. V., Safithry, E. A., & Ngalimun, N. (2023). Konsep dasar pengembangan kreativitas anak dan remaja serta pengukurannya dalam psikologi perkembangan. EduCurio: Education Curiosity, 1(2), 426-439.

Ngalimun, H. (2017). Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis. Banjarmasin: Pustaka Banua.

Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.

Ngalimun, N. (2023). Pemulihan pendidikan pasca pandemi melalui transformasi digital dengan pendekatan manajemen pendidikan Islam di era society 5.0. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial.

Retnosari, P. (2020). Filsafat ilmu sebagai dasar dan arah pengembangan ilmu. Jurnal Widyaloka IKIP Widya Darma, 7(11).

Rizal, A. S. (2016). Ilmu sebagai substansi esensial dalam epistemologi pendidikan Islam. Ta'lim, 14(1), 3–15.

Safitri, N. A. R., & Ramadani, S. (2025). PERKEMBANGAN SAINS DAN TEKNOLOGI DALAM PERSPEKTIF AGAMA. Cangkal: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(2), 33-39.

Soelaiman, D. A. (2019). Filsafat ilmu pengetahuan: Perspektif Barat dan Islam. Bandar Publishing.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-16

Cara Mengutip

Putri, V. A., & Sabda, S. (2026). KONSEP TENTANG HAKIKAT ILMU PENGETAHUAN SEBAGAI LANDASAN PENDIDIKAN ISLAM. SULTAN ADAM: Jurnal Hukum Dan Sosial, 4(2), 1503–1512. https://doi.org/10.71456/sultan.v4i2.2306