TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PAYLATER DAN IMPLIKASINYA PADA KONSUMEN MUSLIM
DOI:
https://doi.org/10.71456/sultan.v4i2.2320Kata Kunci:
Paylater, Hukum Islam, Fintech syariah, Riba, GhararAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik Paylater dalam perspektif hukum Islam serta implikasinya terhadap konsumen Muslim. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan analisis literatur dan regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem Paylater konvensional mengandung unsur riba, gharar, dan potensi ketidakadilan dalam akad, sehingga tidak sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariah. Selain itu, penggunaan Paylater cenderung meningkatkan perilaku konsumtif dan risiko utang pada konsumen Muslim. Penelitian ini juga menemukan bahwa perlindungan hukum terhadap konsumen masih belum optimal, baik dari sisi regulasi maupun implementasi. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan model Paylater berbasis syariah yang mengedepankan transparansi, keadilan, dan kemaslahatan, serta peningkatan literasi keuangan masyarakat. penelitian ini menegaskan pentingnya peran pemerintah, lembaga keuangan, dan otoritas pengawas dalam merumuskan kebijakan yang tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga selaras dengan prinsip-prinsip syariah. Edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat mengenai risiko penggunaan layanan Paylater serta pemahaman terhadap akad dalam Islam menjadi langkah strategis untuk mencegah praktik yang merugikan. Dengan demikian, diharapkan tercipta ekosistem keuangan digital yang inklusif, adil, dan sesuai dengan nilai-nilai hukum Islam.
Referensi
Auda, J. (2021). Maqasid al-Shariah as philosophy of Islamic law: A systems approach. Journal of Islamic Ethics, 5(1–2), 1–20. https://doi.org/10.1163/24685542-12340051
Bazarbash, M., & Beaton, K. (2022). Financial technology and digital financial inclusion: Opportunities and risks. Journal of Financial Stability, 58, 100967. https://doi.org/10.1016/j.jfs.2021.100967
Bowen, G. A. (2021). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 21(2), 1–15. https://doi.org/10.1108/QRJ-06-2020-0060
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications.
Hassan, M. K., Rabbani, M. R., & Abdullah, Y. (2021). Islamic fintech and financial inclusion: Opportunities and challenges. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 7(2), 229–252. https://doi.org/10.21098/jimf.v7i2.1322
Liu, Y., Chen, Y., & Chen, X. (2022). Buy now pay later services and consumer credit behavior in digital platforms. Electronic Commerce Research and Applications, 55, 101184. https://doi.org/10.1016/j.elerap.2022.101184
Mishra, V., Walsh, I., & Srivastava, A. (2023). Merchants’ adoption of mobile payment in digital financial ecosystems. Technological Forecasting and Social Change, 189, 122337. https://doi.org/10.1016/j.techfore.2023.122337
Nurhayati, N., Falahuddin, F., & Rahman, A. (2022). Normative legal research methods in Islamic law studies: Approaches and implementation. Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam, 7(2), 305–322. https://doi.org/10.29240/jhi.v7i2.4874
Setiawan, B., Nugraha, D. P., & Irawan, A. (2023). Digital financial services, consumer protection, and fintech regulation in emerging economies. Journal of Risk and Financial Management, 16(4), 191. https://doi.org/10.3390/jrfm16040191
Snyder, H. (2022). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 139, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2021.09.009
Zhao, Y., Bacao, F., & Oliveira, T. (2022). What factors determining customer continuingly using food delivery apps during COVID-19? International Journal of Hospitality Management, 91, 102683. https://doi.org/10.1016/j.ijhm.2020.102683
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Eifen Diana Jetthakova, Muhammad Habib, Pitriyani, Raihana Meicicha Syhafira, Hendrikus Pain Geroda Lamamere, & Dalfinda Dio Pratama

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






