Pendampingan dan Edukasi Kesehatan dalam Pencegahan Stunting di Desa Kuala Sempang, Kabupaten Bintan

Authors

  • Afriyadi* STIE Pembangunan Tanjungpinang
  • M Angga Nandrianto STIE Pembangunan Tanjungpinang
  • Gusni Malasari STIE Pembangunan Tanjungpinang
  • Pamilia Evriani STIE Pembangunan Tanjungpinang
  • Rahma Septiani STIE Pembangunan Tanjungpinang
  • Muliyanti Lestari STIE Pembangunan Tanjungpinang
  • Rivo Sanjaya STIE Pembangunan Tanjungpinang

DOI:

https://doi.org/10.71456/sur.v4i2.1562

Keywords:

Stunting, Pembangunan Ekonomi, Edukasi Gizi, Human Capital, Kuala Sempang

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah serius yang menghambat pembangunan sumber daya manusia di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan seperti Desa Kuala Sempang, Kabupaten Bintan. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga pada produktivitas ekonomi dan kualitas generasi masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pembangunan ekonomi, pendidikan gizi, dan peran masyarakat dalam upaya pencegahan stunting di Kuala Sempang. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, melalui wawancara terhadap kader posyandu, ibu balita, dan perangkat desa. Data dikumpulkan dengan observasi lapangan serta dokumentasi kegiatan Rembug Aksi Percepatan Penurunan Stunting 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat terhadap gizi anak meningkat setelah dilaksanakan edukasi partisipatif dan penyuluhan gizi. Peningkatan ekonomi keluarga juga terbukti berpengaruh terhadap kemampuan rumah tangga dalam menyediakan pangan bergizi. Dapat disimpulkan bahwa sinergi antara pembangunan ekonomi lokal, peningkatan pendidikan gizi ibu, dan dukungan pemerintah desa merupakan strategi efektif untuk mempercepat penurunan angka stunting di wilayah pesisir.

References

Herlina, M., Susilowati, E., & Supiadi, E., et al. (2025). Determinants of Stunting Prevention in Coastal Fishing Families of Bengkulu City. Journal of Infrastructure, Policy and Development, 9(1), Article 10290. https://doi.org/10.24294/jipd10290

Schultz, T. W. (1961). Investment in Human Capital. The American Economic Review, 51(1), 1–17.

Sianturi, F. A., Subiyakto, R., & Darmanto, D. (2024). Efektivitas Program Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Bintan. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(12). https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v9i12.17194

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2006). Pembangunan Ekonomi (edisi ke-9). Jakarta: Erlangga.

Yusriadi, Y., Sugiharti, S., Ginting, Y. M., Sandra, G., & Zarina, A. (2024). Preventing Stunting in Rural Indonesia: A Community-Based Perspective. African Journal of Food, Agriculture, Nutrition and Development, 24(9), 24470–24491. https://doi.org/10.18697/ajfand.134.24820

Downloads

Published

2026-01-02

How to Cite

Afriyadi, Nandrianto, M. A., Malasari, G., Evriani, P., Septiani, R., Lestari, M., & Sanjaya, R. (2026). Pendampingan dan Edukasi Kesehatan dalam Pencegahan Stunting di Desa Kuala Sempang, Kabupaten Bintan. Surplus: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 4(2), 169–175. https://doi.org/10.71456/sur.v4i2.1562