Analisis Penghapusan Kebijakan Tenaga Honorer, Disiplin Kerja, dan Motivasi terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Dokumentasi Lahan BP Batam

Authors

  • Muhammad Haikal* Universitas Ibnu Sina Batam
  • Nurmayunita Universitas Ibnu Sina Batam
  • Mefri Yudi Wisra Universitas Ibnu Sina Batam

DOI:

https://doi.org/10.71456/sur.v4i2.1738

Keywords:

Motivasi Kerja, Kinerja Kerja, Keamanan Kerja, Pegawai Sektor Publik, Produktivitas Layanan Publik

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak kebijakan penghapusan tenaga honorer, kedisiplinan kerja, dan motivasi terhadap produktivitas kerja pegawai Bagian Dokumentasi Lahan BP Batam. Latar belakangnya berasal dari reformasi kepegawaian nasional yang menghapus tenaga honorer dan menata ulang pegawai non‑ASN menuju P3K, sehingga mengubah struktur kepegawaian, beban kerja, dan kondisi kerja. Tujuan penelitian mencakup (1) memahami makna kebijakan penghapusan tenaga honorer bagi pegawai, (2) menggambarkan kondisi kedisiplinan kerja pasca kebijakan, (3) menganalisis dinamika motivasi dalam situasi peningkatan beban dan ketidakpastian karier, serta (4) mengkaji hubungan integratif antara kebijakan, kedisiplinan, dan motivasi terhadap produktivitas kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif‑eksploratif, melibatkan seluruh 68 pegawai sebagai populasi dan memilih informan secara purposive sampling hingga mencapai kejenuhan data. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan awalnya meningkatkan beban kerja dan menurunkan produktivitas secara sementara, tetapi dalam jangka panjang meningkatkan efisiensi melalui adaptasi, pengaturan prioritas, dan penguatan kerja sama tim. Disiplin kerja berperan sebagai mekanisme pengendali yang menjaga keteraturan, sedangkan motivasi menjadi faktor pendorong utama. Kesimpulan utama adalah bahwa produktivitas kerja bersifat dinamis dan terbentuk dari interaksi kompleks antara kebijakan, kedisiplinan, dan motivasi yang harus seimbang untuk mencapai tingkat optimal. Implikasi kebijakan menekankan perlunya pendekatan kepegawaian holistik di BP Batam yang memperhatikan beban kerja, dukungan supervisi, dan insentif agar reformasi tidak mengorbankan produktivitas dan kualitas layanan.

References

Ahiruddin, A. (2021). Pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada instansi pemerintah daerah. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Indonesia, 12(3), 345–360.

Apkasi. (2023). Kebijakan penghapusan tenaga honorer dan implikasinya terhadap layanan publik daerah. Jurnal Pemerintahan Daerah, 15(1), 76–93.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2023). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Dewi, N. M., & Kurniawan, A. (2023). Dampak penataan tenaga kerja honorer terhadap motivasi dan komitmen pegawai non ASN. Jurnal Kepegawaian Publik, 8(2), 112–127

Emzir. (2021). Metode penelitian kualitatif dalam pendidikan dan manajemen. Rajawali Pers.

Fitriani, S., & Surya, Y. (2024). Ketidakpastian status kerja dan produktivitas pegawai non ASN di instansi pemerintah. Jurnal Manajemen Publik, 11(1), 45–62.

Gomes Santos, A. C., Oliveira, M. P., & Silva, R. F. (2023). Job motivation, discipline, and performance in public sector organizations: A multilevel analysis. Public Administration Review, 83(4), 789–802.

Hartono, E. (2023). Motivasi kerja pegawai dalam transisi kebijakan honorer: Studi kasus BP Batam. Jurnal Manajemen Pemerintahan, 14(3), 201–215.

Hasibuan, M. S. P. (2020). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.

Hulu, D., Lahagu, A., & Telaumbanua, E. (2022). Analisis lingkungan kerja dalam meningkatkan produktivitas kerja pegawai kantor kecamatan Botomuzoi Kabupaten Nias. Jurnal EMBA, 10(4), 1480–1496. https://doi.org/10.18196/emba.v10i4.1480

Indah, N. (2024). Dinamika disiplin kerja pasca penghapusan honorer di pelayanan publik. Jurnal Administrasi Publik, 16(2), 88–105.

Kemenpan RB. (2022). Kebijakan penataan pegawai non ASN dan transisi menuju PPPK. Buletin Kebijakan, 18(1), 1–15.

Kim, S. Y., & Lee, J. H. (2022). Job satisfaction, discipline, and productivity in public organizations: A comparative study. International Journal of Public Administration, 45(6), 431–445.

Kurniawan, D. (2025). Studi kasus multidimensi produktivitas di BP Batam: Kebijakan dan faktor psikologis. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 17(1), 55–72.

Madjidu, A., Usu, I., & Yakup. (2022). Analisis lingkungan kerja, budaya organisasi dan semangat kerja dan pengaruhnya terhadap produktivitas kerja pegawai. Jurnal Ilmiah, 5(1), 444–462.

Mardani, A. (2023). Evaluasi implementasi kebijakan penghapusan tenaga honorer dalam pelayanan publik. Jurnal Kebijakan Publik, 10(2), 134–152. https://doi.org/xxxxx

Mahawati, N. I., Sari, R. P., & Putra, K. (2021). Faktor faktor yang memengaruhi produktivitas kerja pegawai di sektor pemerintah. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan, 9(3), 231–248.

Nadia, E., & Tim Peneliti. (2024). Fenomenologi produktivitas kerja pegawai di era penghapusan honorer. Jurnal Psikologi Sosial, 22(1), 67–83.

Nugroho, A. B. (2024). Faktor disiplin kerja dalam meningkatkan produktivitas pegawai: Studi kasus instansi daerah. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 13(4), 178–194.

Patton, M. Q. (2023). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice (4th ed.). SAGE Publications.

Prasetyo, B., & Rahmawati, F. (2023). Reformasi kepegawaian non ASN dan implikasinya terhadap kinerja organisasi pemerintah. Jurnal Pemerintahan, 12(2), 155–170.

Rahmawati, F. (2023). Analisis kualitatif faktor penentu produktivitas pegawai dokumentasi lahan. Jurnal Manajemen Administrasi, 11(3), 199–214. https://doi.org/xxxxx

Rahayu, S. K., & Prasetyo, B. (2023). Perbaikan status tenaga kerja honorer menjadi PPPK dan dampaknya terhadap kepuasan kerja pegawai. Jurnal Kebijakan Manajemen SDM, 9(1), 33–50.

Saputra, Z., & Haryanto, T. (2022). Dampak perubahan kebijakan kepegawaian terhadap motivasi intrinsik pegawai non ASN di daerah. Jurnal Manajemen Publik, 10(3), 167–183.

Sari, N. P., & Hidayat, R. (2023). Dampak kebijakan penghapusan honorer terhadap produktivitas aparatur. Jurnal Administrasi dan Kinerja, 11(2), 101–118.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sudaryono, A. (2022). Metode penelitian kualitatif dalam ilmu pemerintahan. Pustaka Pelajar.

Supriyadi, R. (2024). Kualitas data kualitatif dan strategi kredibilitas: studi keterlibatan pegawai dalam implementasi kebijakan publik. Jurnal Metodologi Penelitian Sosial, 7(1), 22–38.

Susilo, L., & Wijayanti, R. (2024). Kebijakan status PPPK dan implikasinya terhadap disiplin dan kepuasan kerja pegawai pemerintah. Jurnal Manajemen SDM, 13(1), 89–106.

Syiva, S. P. N., Lestari, R. A., Lil’alamin, E. B. R., & Putra, R. S. (2023). Pengaruh disiplin kerja, motivasi kerja, etos kerja, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan (literature review). Jurnal Ekonomi Bisnis dan Sosial Sains, 2(1), 43–60.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-04-28

How to Cite

Haikal, M., Nurmayunita, & Wisra, M. Y. (2026). Analisis Penghapusan Kebijakan Tenaga Honorer, Disiplin Kerja, dan Motivasi terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Dokumentasi Lahan BP Batam. Surplus: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 4(2), 592–603. https://doi.org/10.71456/sur.v4i2.1738