Mismatch Kompetensi Lulusan SMK dan Kebutuhan Dunia Kerja

Antara Ekspektasi Siap Kerja dan Realitas Pasar Tenaga Kerja

Authors

  • Erawati Ratna Jenni* Universitas Negeri Semarang
  • Ika Asfiani Universitas Negeri Semarang
  • Cacha Puspitaningsih Universitas Negeri Semarang
  • Lala Distiana Universitas Negeri Semarang
  • Nina Farliana Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.71456/sur.v4i2.1754

Keywords:

Mismatch Kompetensi, Lulusan SMK, Pendidikan Vokasi, Pasar Tenaga Kerja, Kesiapan Kerja

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mismatch kompetensi antara lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan kebutuhan dunia kerja, khususnya dalam melihat kesenjangan antara ekspektasi siap kerja dan realitas pasar tenaga kerja. Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab ketidaksesuaian tersebut serta merumuskan strategi yang dapat meningkatkan relevansi kompetensi lulusan SMK dengan kebutuhan industri. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur dari berbagai jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat mismatch antara kompetensi lulusan SMK dengan kebutuhan dunia kerja. Kesenjangan ini terlihat dari belum optimalnya kesesuaian kurikulum dengan tuntutan industri, serta fasilitas praktik yang belum sepenuhnya mengikuti perkembangan teknologi. Selain itu, kerja sama antara SMK dan dunia industri masih belum berjalan secara maksimal sehingga mengurangi kesempatan siswa untuk memperoleh pengalaman langsung melalui praktik kerja, magang, maupun program link and match. Selain itu, banyak lulusan masih perlu menambah keterampilan setelah lulus, serta tidak sedikit yang bekerja tidak sesuai dengan bidang keahliannya. Secara keseluruhan, mismatch kompetensi ini dipengaruhi oleh faktor kurikulum, sarana dan prasarana, serta lemahnya keterhubungan antara SMK dan dunia industri. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih terintegrasi antara pendidikan dan industri agar lulusan SMK memiliki kompetensi yang relevan dan mampu bersaing di dunia kerja.

References

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Arjuni, R., Supriyanto, A., & Widodo, T. (2019). Quality of work-life in employees experiencing a job-skill mismatch. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 4(2), 215–230. https://doi.org/10.21580/pjpp.v4i2.893

Badan Pusat Statistik. (2024). Keadaan ketenagakerjaan Indonesia Februari 2024. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2025). Keadaan ketenagakerjaan Indonesia November 2025. Badan Pusat Statistik.

Depdiknas. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretariat Negara.

Google, Temasek, & Bain & Company. (2024). e-Conomy SEA 2024. https://economysea.withgoogle.com

Hasibuan, E., & Handayani, D. (2021). Pengaruh qualification mismatch terhadap upah tenaga kerja di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 29(1), 1–16.

Hidayat, R., & Sari, D. P. (2021). Integrasi pendidikan kejuruan dengan praktik lapangan untuk meningkatkan kesiapan kerja. Jurnal Pendidikan Vokasi, 11(3), 245–258.

Jaya, D. J., Saputra, T. W., Sudira, P., & Raharjo, N. E. C. (2025). Kurikulum SMK dalam menghadapi era disrupsi tenaga kerja serta tantangan Dunia Usaha dan Dunia Industri. Nozel: Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 7(2), 85–104. https://doi.org/10.12345/nozel.v7i2.123

Kemendikbud. (2024). Proyeksi kebutuhan tenaga kerja vokasi Indonesia 2024–2025. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kemendikbudristek. (2025). Target kesiapan kerja vokasi nasional 2026. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kim, S. J., & Choi, S. O. (2018). The effects of job mismatch on pay, job satisfaction, and performance. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 4(4), 49. https://doi.org/10.1186/s40852-018-0115-2

McKinsey & Company. (2023). The future of work in Indonesia: Skills for the digital economy. McKinsey Global Institute.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Nugroho, A., Pratama, R., & Widodo, S. (2023). Korelasi magang industri dengan kesiapan kerja lulusan SMK di Sumatera. Jurnal Manajemen Pendidikan Vokasi, 5(1), 34–47.

OECD. (2022). Skills outlook 2022: Transforming vocational education and training for the green transition. Organisation for Economic Co-operation and Development.

Pratama, D., Susilo, H., & Santoso, B. (2024). Prioritas soft skills pada lulusan SMK sektor pariwisata. Jurnal Hospitality dan Pariwisata, 6(2), 112–125.

Purwanto, A., & Widodo, T. (2022). Mismatch kompetensi soft skills pada lulusan SMK: Studi kasus manufaktur. Jurnal Ekonomi Pendidikan, 10(1), 78–92.

Rachmawati, D., & Suryadarma, D. (2024). Skill mismatch and job mismatch among vocational school graduates in Indonesia. Journal of Vocational Education & Training, 76(1), 45–62. https://doi.org/10.1080/13636820.2023.2256789

Rahman, A., & Yusuf, M. (2023). Keterbatasan metodologi penelitian vokasi di Indonesia: Analisis regional. Jurnal Penelitian Pendidikan, 15(2), 101–115.

Setiyaningsih, R., Panjawa, J., Laut, L. T., & Sugiharti, R. (2024). Qualification mismatch and labor wage implications. Economics Development Analysis Journal, 13(3), 456–472. https://doi.org/10.15294/edaj.v13i3.51234

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Susanti, E., & Pratiwi, N. (2022). Kesesuaian kurikulum SMK dengan kebutuhan industri manufaktur di Jawa Barat. Jurnal Teknik Industri, 14(1), 56–68.

Susilo, H. (2024). Rekomendasi kurikulum adaptif untuk pendidikan vokasi di era Merdeka Belajar. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 8(2), 89–102.

Wardani, D. K. (2020). Kompetensi pekerja dan efeknya terhadap work engagement: Riset pada pekerja dengan horizontal education mismatch. Jurnal Psikologi Industri, 5(1), 23–35.

Wibowo, S., & Santoso, A. (2025). Kebijakan kurikulum nasional dan adaptasi Industri 4.0 di SMK. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 12(1), 12–25.

World Economic Forum. (2023). The future of jobs report 2023. World Economic Forum.

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-05-03

How to Cite

Jenni, E. R., Asfiani, I., Puspitaningsih, C., Distiana, L., & Farliana, N. (2026). Mismatch Kompetensi Lulusan SMK dan Kebutuhan Dunia Kerja: Antara Ekspektasi Siap Kerja dan Realitas Pasar Tenaga Kerja. Surplus: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 4(2), 670–681. https://doi.org/10.71456/sur.v4i2.1754