Peran Digitalisasi UMKM dalam Transformasi Ekonomi Pedesaan

Studi Peningkatan Pendapatan dan Kemandirian Masyarakat Desa

Authors

  • Tomy Almijun Kibu* Program Studi Administrasi Pembangunan Universitas Haluoleo
  • Jamaluddin Hos Program Studi Administrasi Pembangunan Universitas Haluoleo

DOI:

https://doi.org/10.71456/sur.v4i2.1773

Keywords:

Digitalisasi UMKM, Ekonomi Pedesaan, Transformasi Ekonomi, Pendapatan, Kemandirian Masyarakat, Literasi Digital, UMKM

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi UMKM dalam transformasi ekonomi pedesaan, khususnya dalam meningkatkan pendapatan dan kemandirian masyarakat desa. Digitalisasi UMKM menjadi fenomena penting dalam perkembangan ekonomi berbasis teknologi, terutama di wilayah pedesaan yang masih menghadapi keterbatasan akses pasar dan informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pelaku UMKM dan perangkat desa, serta didukung oleh dokumentasi dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi UMKM di pedesaan masih berada pada tahap awal, di mana pemanfaatan teknologi digital masih terbatas pada penggunaan media sosial sebagai sarana promosi. Dampak digitalisasi terhadap peningkatan pendapatan bersifat tidak merata, karena hanya pelaku UMKM yang memiliki literasi digital dan kemampuan adaptasi yang baik yang mampu memperoleh manfaat ekonomi lebih signifikan. Selain itu, digitalisasi juga mulai mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui berkurangnya ketergantungan terhadap perantara dalam proses distribusi produk. Namun demikian, kemandirian tersebut masih bersifat terbatas karena adanya kendala literasi digital, akses teknologi, dan dukungan ekosistem yang belum optimal. Secara keseluruhan, digitalisasi UMKM memiliki potensi besar dalam mendorong transformasi ekonomi pedesaan, tetapi masih memerlukan penguatan dari aspek sumber daya manusia, infrastruktur, dan kebijakan pendukung agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih merata dan berkelanjutan.

References

Barney, J. (1991). Firm resources and sustained competitive advantage. Journal of Management, 17(1), 99–120. https://doi.org/10.1177/014920639101700108

Bharadwaj, A., El Sawy, O. A., Pavlou, P. A., & Venkatraman, N. (2013). Digital business strategy: Toward a next generation of insights. MIS Quarterly, 37(2), 471–482. https://doi.org/10.25300/MISQ/2013/37:2.3

Castells, M. (2010). The rise of the network society (2nd ed.). Wiley-Blackwell. https://doi.org/10.1002/9781444319514

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.https://doi.org/10.4135/9781483384515

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008

Denzin, N. K. (1978). The research act: A theoretical introduction to sociological methods (2nd ed.). McGraw-Hill. https://doi.org/10.4324/9781315134543

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications. https://doi.org/10.4135/9781483321686

Nambisan, S., Wright, M., & Feldman, M. (2019). The digital transformation of innovation and entrepreneurship: Progress, challenges and key themes. Research Policy, 48(8), 103773. https://doi.org/10.1016/j.respol.2019.03.018

OECD. (2020). SME digitalisation to build back better. OECD Policy Responses to Coronavirus (COVID-19). https://doi.org/10.1787/bdae6c8b-en

Rahayu, R., & Day, J. (2017). E-commerce adoption by SMEs in developing countries: Evidence from Indonesia. International Journal of Innovation and Technology Management, 14(1), 1650007. https://doi.org/10.1142/S0219877016500070

Sen, A. (1999). Development as freedom. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/0198297580.001.0001

Suryana. (2020). Kewirausahaan: Kiat dan proses menuju sukses. Jakarta: Salemba Empat.

Tambunan, T. (2019). UMKM di Indonesia: Teori dan kasus empiris. Jakarta: Ghalia Indonesia.

UNCTAD. (2021). Digital economy report 2021: Cross-border data flows and development. United Nations Conference on Trade and Development. https://doi.org/10.18356/9789210051649

Vial, G. (2019). Understanding digital transformation: A review and a research agenda. The Journal of Strategic Information Systems, 28(2), 118–144. https://doi.org/10.1016/j.jsis.2019.01.003

World Economic Forum. (2022). Digital skills for a resilient workforce. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.35468.87686

World Bank. (2021). Digital economy for Indonesia: Opportunities for MSMEs. Washington, DC: World Bank Group. https://www.worldbank.org/

Downloads

Published

2026-05-05

How to Cite

Kibu, T. A., & Hos, J. (2026). Peran Digitalisasi UMKM dalam Transformasi Ekonomi Pedesaan: Studi Peningkatan Pendapatan dan Kemandirian Masyarakat Desa. Surplus: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 4(2), 748–759. https://doi.org/10.71456/sur.v4i2.1773