Dinamika Sosial Ekonomi Usaha Mikro Kecil Menengah Periode 2022-2024

Authors

  • Nijar Nazwar Mulyana* Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Rizki Setiawan Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Stevany Afrizal Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.71456/sur.v4i2.1777

Keywords:

UMKM, Habitus, Modal Sosial, Modal Budaya, Komunitas Perumahan, Dinamika Sosial Ekonomi, Modal Simbolik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika sosial ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Perumahan Bumi Mutiara Serang pada periode 2022–2024 pasca pandemi COVID-19. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam perubahan perilaku pelaku usaha dalam konteks sosial dan ekonomi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika UMKM tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh interaksi antara habitus, modal ekonomi, sosial, budaya, dan simbolik sebagaimana dijelaskan oleh Pierre Bourdieu. Transformasi habitus pelaku UMKM terlihat dari perubahan pola usaha yang lebih adaptif, terencana, dan inovatif. Modal ekonomi cenderung dikelola secara mandiri dengan pendekatan kehati-hatian, sementara modal sosial berperan penting melalui kepercayaan, jaringan, dan loyalitas pelanggan. Modal budaya berkembang melalui pengalaman praktis dan adaptasi terhadap digitalisasi, sedangkan modal simbolik terbentuk melalui reputasi dan pengakuan sosial. Selain itu, lingkungan perumahan berfungsi sebagai arena sosial yang memperkuat interaksi antara pelaku usaha dan konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberlangsungan UMKM ditentukan oleh kemampuan mengintegrasikan berbagai bentuk modal dalam konteks sosial yang dinamis, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif dalam memahami dan mengembangkan UMKM berbasis komunitas.

References

Aminah. (2023). Dampak inflasi terhadap biaya produksi UMKM di Indonesia.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Industri Mikro dan Kecil 2023. Jakarta: BPS.

Bourdieu, P. (1984). Distinction: A Social Critique of the Judgement of Taste. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Bourdieu, P. (1986). The Forms of Capital. In J. Richardson (Ed.), Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education. New York: Greenwood Press.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. Thousand Oaks: Sage Publications.

Ghony, M. D., & Almanshur, F. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Kementerian Koperasi dan UKM. (2023). Perkembangan Data UMKM dan Usaha Besar Tahun 2023.

Kementerian PPN/Bappenas. (2021). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang RPJMN 2020–2024.

Moleong, L. J. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Rahmawati, I., & Nugroho, B. (2023). Transformasi digital UMKM dan dampaknya terhadap perubahan sosial ekonomi di Yogyakarta.

Tambunan, T. (2019). UMKM di Indonesia: Perkembangan dan Tantangan. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Downloads

Published

2026-05-09

How to Cite

Mulyana, N. N., Setiawan, R., & Afrizal, S. (2026). Dinamika Sosial Ekonomi Usaha Mikro Kecil Menengah Periode 2022-2024. Surplus: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 4(2), 854–865. https://doi.org/10.71456/sur.v4i2.1777