Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Menggunakan Metode Economic Value Added (Eva) pada Perusahaan Sub-Sektor Minyak dan Gas yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2024
DOI:
https://doi.org/10.71456/sur.v4i2.1843Keywords:
Economic Value Added, Industri Minyak dan Gas, Kinerja KeuanganAbstract
Penelitian ini menganalisis kinerja keuangan perusahaan sub-sektor minyak dan gas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024 menggunakan metode Economic Value Added (EVA). Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya tekanan pada industri energi akibat fluktuasi harga minyak global, penurunan produksi nasional, serta tuntutan perusahaan untuk menciptakan nilai tambah ekonomi secara berkelanjutan bagi pemegang saham. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam menciptakan nilai tambah ekonomi melalui pengukuran EVA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Populasi penelitian terdiri atas 19 perusahaan sub-sektor minyak dan gas, sedangkan sampel penelitian sebanyak 9 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kelengkapan data dan konsistensi pelaporan keuangan. Analisis data dilakukan dengan menghitung Net Operating Profit After Tax, Invested Capital, Weighted Average Cost of Capital, Capital Charges, dan EVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan menghasilkan EVA positif yang menandakan kinerja keuangan yang baik dan kemampuan menciptakan nilai tambah ekonomi. PT AKR Corporindo Tbk., PT Energi Mega Persada Tbk., PT Rukun Raharja Tbk., PT Sillo Maritime Perdana Tbk., dan PT Soechi Lines Tbk. secara konsisten mencatat EVA positif, sedangkan PT Capitalinc Investment Tbk. secara konsisten menghasilkan EVA negatif. Penelitian menyimpulkan bahwa profitabilitas dan efisiensi pengelolaan modal berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dan penciptaan nilai bagi pemegang saham.
References
Adhan, R. A., Zulfikar, & Amiruddin. (2024). Analisis kinerja keuangan menggunakan metode economic value added pada PT Elnusa Tbk tahun 2018–2022. Jurnal Eksis Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Samarinda, 20(1), 18–34.
Aning Fitriana. (2024). Buku ajar analisis laporan keuangan. Akademi Keuangan & Perbankan Riau (AKBAR).
Apristasari, J. (2024). Analisis kinerja keuangan dengan menggunakan metode economic value added (EVA) dan market value added (MVA) pada PT Mayora Indah Tbk tahun 2018–2022 [Skripsi].
Awaluddin, I., Tamburaka, S., & Riberu, R. A. (2025). Analisis kinerja keuangan menggunakan metode economic value added pada PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 10(1), 154–163. https://doi.org/10.33772/jakuho.v10i1.248
Badan Pusat Statistik. (2025). Produksi minyak bumi dan gas alam, 1996–2023. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/1/MTA5MiMx/produksi-minyak-bumi-dan-gas-alam--1996-2023.html
Budi Gautama Siregar, M. S., & Lubis, A. L. (2025). Penilaian kinerja keuangan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dengan metode economic value added. Journal of Innovation in Business and Economics, 7(1), 15–22. https://doi.org/10.22219/jibe.vol7.no1.15-22
Creswell, J. W. (2022). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Hastuti. (2018). Analisis kinerja keuangan dengan pendekatan metode economic value added [Skripsi].
Hefrizal, M. (2018). Analisis metode economic value added untuk menilai kinerja keuangan pada PT Unilever Indonesia. Jurnal Akuntansi Dan Bisnis: Jurnal Program Studi Akuntansi, 4(1), 64–73. https://doi.org/10.31289/jab.v4i1.1552
Indonesia, C. (2024, January 16). Setoran sektor migas ke negara tahun 2023 turun jadi Rp117 triliun. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/news/20240116110422-4-506204/setoran-sektor-migas-ke-negara-tahun-2023-turun-jadi-rp117-triliun
Irfani, A. S. (2020). Manajemen keuangan dan bisnis: Teori dan aplikasi. PT Gramedia Pustaka Utama.
I Putu Indra Yupri Yanto, I. G. P. B. A. (2024). Analisis kinerja keuangan dengan menggunakan metode economic value added pada perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2022. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Humanika.
Jumingan. (2017). Analisis laporan keuangan. PT Bumi Aksara.
Kasmir. (2019). Analisis laporan keuangan (Rev. ed.). PT Rajagrafindo Persada.
Larage, G., Tirayoh, V. Z., & Maradesa, D. (2025). Analisis kinerja keuangan dengan metode economic value added (EVA) pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk tahun 2020–2023. Management and Business Knowledge Journal. https://doi.org/10.58784/mbkk.297
Liow, F. E. R. I. (2023). Kinerja keuangan perusahaan. CV Literasi Nusantara.
Manuhutu, Y. A., Karamoy, H., & Sintje, R. (2020). Analisis laporan keuangan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan telekomunikasi PT Smartfren Telecom Tbk tahun 2017–2018. Jurnal EMBA, 15(2), 55–61.
Manullang, R. R., Arum, R. A., & Suryani, R. (2024). Evaluasi peran economic value added (EVA) sebagai penilaian kinerja manajemen perusahaan dalam era bisnis kontemporer. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 5(9), 4475–4487.
Mulyaningsih, N., & Fauziah, E. (2025). Analisis kinerja keuangan dengan menggunakan metode economic value added (EVA) pada PT Royalindo Investa Wijaya periode 2020–2022. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 4(4), 7021–7029. https://doi.org/10.56799/ekoma.v4i4.8545
Nugraha, A. (2025). Kemandirian energi: Pilar pertumbuhan ekonomi Indonesia. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/opini/20250922164143-14-669184/kemandirian-energi-pilar-pertumbuhan-ekonomi-indonesia
Pratiwi, A., & Purba, A. P. (2022). Economic value added (EVA) dan market value added (MVA) sebagai alat ukur kinerja keuangan pada PT BNI (Persero) Tbk. Jurnal Akuntansi Barelang, 6(2), 1–10.
Prihadi, T. (2019). Analisis laporan keuangan: Konsep dan aplikasi. PT Gramedia Pustaka Utama.
Rambe, I. (2020). Analisis kinerja keuangan pada PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. El-Amwal, 6(2), 223–234. https://doi.org/10.29103/el-amwal.v6i2.12894
Ramopolii, G. M., Runtu, T., & Latjandu, L. D. (2024). Analisis kinerja keuangan menggunakan metode economic value added dan market value added pada perusahaan sub sektor perdagangan ritel barang primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Riset Akuntansi Dan Portofolio Investasi, 2(2), 458–465. https://doi.org/10.58784/rapi.232
Sa’adah, L. (2020). Manajemen keuangan. LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah.
Sembiring, L. D. (2021). Analisis laporan keuangan. CV Media Sains Indonesia.
Sholeh, H., & Yanthi, M. D. (2023). Analisis pengukuran kinerja keuangan dengan metode economic value added (EVA) pada perusahaan perbankan. Jurnal Penelitian Ekonomi Akuntansi (JENSI), 7(2), 248–263. https://doi.org/10.33059/jensi.v7i2.8071
Simanullang, J. F. (2024). Analisis kinerja keuangan berdasarkan metode economic value added (EVA) pada perbankan di BEI [Skripsi].
Siregar, A. H., & Andriaskiton, M. (2024). Analisis kinerja perusahaan tahun 2022–2023 dengan metode EVA (PT Ace Hardware Indonesia Tbk). Methosika: Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Methodist, 8(2), 103–111. https://doi.org/10.46880/jsika.vol8no2.pp103-111
Sudaryono. (2021). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan mix method (2nd ed.). Rajawali Pers.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suratno, I. B. (2014). Economic value added: Dari suatu alat penilai kinerja manajemen menuju konsep pemerataan pendapatan. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 4(2). https://doi.org/10.21831/jpai.v4i2.855
Tambunan, J. P., Sayuti, J., & Herawati, Y. (2025). Analisis kinerja keuangan menggunakan metode economic value added dan market value added. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 2(5), 59–71.
Tambunan, S., Anindya, D. A., & Habibie, M. (2021). Kinerja keuangan. Yayasan Kita Menulis.
Taufiq, M. A., Nurman, & Budianti, H. (2022). Analisis kinerja keuangan dengan pendekatan metode economic value added (EVA) pada PT Kalbe Farma Tbk tahun 2016–2020. Transekonomika: Akuntansi, Bisnis Dan Keuangan, 2(5), 141–152. https://doi.org/10.55047/transekonomika.v2i5.177
TV, M. (2024). Penerimaan negara sektor migas anjlok jadi Rp117 triliun di 2023. Metro TV News. https://www.metrotvnews.com/read/kM6CaZAM-penerimaan-negara-sektor-migas-anjlok-jadi-rp117-triliun-di-2023
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Algrin Cristi Anggelia, Khusnatul Zulfa Wafirotin, & Ika Farida Ulfah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








