Digitalisasi Sistem Pembayaran Melalui Payment Gateway dan Transaksi Non-Tunai terhadap Kinerja Keuangan UMKM di Industri Batik Jawa Tengah dengan Literasi Keuangan Digital Sebagai Variabel Moderasi

Authors

  • Wulan Lexa Maharani* Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  • Sutapa Universitas Islam Sultan Agung Semarang

DOI:

https://doi.org/10.71456/sur.v4i2.2106

Keywords:

Cashless Transactions, Digital Financial Literacy, Financial Performance, MSMEs, Payment Gateway

Abstract

Perkembangan sistem pembayaran digital mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengadopsi payment gateway dan transaksi non-tunai guna meningkatkan kinerja usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh payment gateway dan transaksi non-tunai terhadap kinerja keuangan UMKM batik di Jawa Tengah dengan literasi keuangan digital sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah pelaku UMKM batik di Jawa Tengah, sedangkan sampel berjumlah 155 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, dan Moderated Regression Analysis (MRA) menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi non-tunai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, sedangkan payment gateway berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Literasi keuangan digital tidak mampu memoderasi hubungan payment gateway dengan kinerja keuangan UMKM, namun mampu memoderasi hubungan transaksi non-tunai dengan kinerja keuangan UMKM dengan arah interaksi negatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan transaksi non-tunai yang efektif dapat meningkatkan kinerja keuangan UMKM, sedangkan peran literasi keuangan digital lebih terlihat dalam memengaruhi efektivitas penggunaan transaksi non-tunai.

References

Ananda, D. F., & B. (2025). The effect of payment gateways, digitalization of MSMEs, financial literacy, and venture capital on MSME performance. 10.

Arifuddin, S. N. (2023). Pengaruh literasi keuangan dan financial technology terhadap kinerja keuangan UMKM (Studi kasus pada coffee shop di Kota Kediri). Jurnal Akuntansi Keuangan.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Sage Publications.

Demetrius, F., & Yusbardini. (2025). Pengaruh literasi keuangan dan teknologi keuangan terhadap kinerja UMKM. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan, 7(1), 325–333. https://doi.org/10.24912/jmk.v7i1.33012

Emzir. (2023). Metodologi penelitian pendidikan: Kuantitatif dan kualitatif (Revisi). Rajawali Pers.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (10th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2022). Multivariate data analysis (9th ed.). Cengage Learning.

Hermawan, K. Y. A., & G. (2021). Literasi keuangan sebagai moderasi pengaruh akses permodalan dan payment gateway terhadap kinerja UMKM di Kabupaten Buleleng.11.

Lamidi, M. D. (2025). The impact of payment gateway adoption, digital financial literacy, and financial inclusion on MSMEs' financial performance. 5.

Lestari, D. A., & D. (2020). Pengaruh payment gateway terhadap kinerja keuangan UMKM. 1.

Masdianti, N. P. (2025). Pengaruh fintech payment gateway, financial self-efficacy, dan sikap keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kabupaten Buleleng, 15.

Rino, U. Y. (2025). Pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di era digital.], 3.

Ruchyat, N. S., & D. (2024). Pengaruh penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terhadap adopsi pembayaran non-tunai pada UMKM di Kota Kendari. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media.

Sari, R. W., & W. (2022). Pengaruh literasi keuangan, modal manusia, dan financial technology terhadap kinerja UMKM di Kabupaten Semarang. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 411–417.

Siahaan, R. A., & A. (2024). Analisis perbandingan payment gateway untuk sistem pembayaran berbasis aplikasi dengan comparative study. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIK).

Sudaryono. (2023). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan mix method (3rd ed.). Rajawali Pers.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.

Sumastuti, E., H., S., et al. (2024). Exploring the impact of green finance, financial literacy, and social capital on the performance and financial sustainability of Indonesian MSMEs. Journal of Economic, Business and Accounting.

Syafrilillah, I. I., I., M., et al. (2025). The influence of payment gateways, financial literacy and social media users on the financial performance of companies in MSMEs in Jember Regency, 15.

Wahidiyah, M. W. R. N., Asna, & Mustikowati, R. I. (2025). Pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan digital payment terhadap kinerja keuangan UMKM kuliner Kabupaten Malang. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi), 9(3), 538–556. https://doi.org/10.31955/mea.v9i3.6209

Widiastuti, C. T., U., N., et al. (2024). Literasi keuangan dan inovasi digital: Kunci keberlanjutan dan ketahanan UMKM.

Downloads

Published

2026-06-26

How to Cite

Maharani, W. L., & Sutapa. (2026). Digitalisasi Sistem Pembayaran Melalui Payment Gateway dan Transaksi Non-Tunai terhadap Kinerja Keuangan UMKM di Industri Batik Jawa Tengah dengan Literasi Keuangan Digital Sebagai Variabel Moderasi. Surplus: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 4(2), 2113–2129. https://doi.org/10.71456/sur.v4i2.2106